Skip to main content

Merekapun Menjadi Bagian dari Malam-mu

malam, jarum jam berpindah dari angka 12 ke angka 1. hari telah berganti. apa yang kamu lakukan saat itu ? sebagian dari kamu sibuk follow up pasien, menjadi bagian dari hecticnya Instalasi Rawat Darurat, menangani pasien rewel di bangsal berisi selusin pasien, berkutat dengan seonggok daging dalam kegiatan operasi, membantu persalinan seorang ibu muda yang sebenarnya terlalu cepat untuk menjadi ibu, tertidur di atas meja dengan textbook menjadi bantalmu, berkutat dengan tugas yang dideadline besok, kebut semalam belajar untuk ujian besok hari,  sementara sebagian lain nya terbuai dalam buaian mimpi dalam rengkuhan istana yang dibangun orang tuamu atau dirimu sendiri, kelelahan dengan beban pekerjaan dan hidup yang semakin terasa sesak, terbaring pasrah di kamar rumah sakit dengan infus menancap di pembuluh darahmu, atau kamu yang sedang menikmati gemerlap malam sebuah kota besar dengan mobil mewahmu yang harga bisa mensejahterakan fakir miskin satu kampung, atau sedang bernegosiasi dengan jokimu untuk memenangkan balapan ? atau kamu yang lagi asyik dugem dengan rokok dan miras merek luar negeri menemanimu ? atau kamu yang sedang terbangun untuk bersujud pada-Nya dan memohon ampun atas kenaifan hidup ? masih banyak lagi berbagai macam kegiatan untuk mengisi malammu yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

tapi tahukah kamu dibalik tingginya apartemen, megahnya hotel, angkuhnya tower kantormu, silaunya lampu tempat clubbingmu, sunyinya kampusmu, dan damainya malammu ada mereka yang masih belum bisa memeluk malam dalam hangatnya selimut ? berjualan sayur dari jam 9 malam hingga matahari terbit hanya demi sesuap nasi dan penghidupan yang lebih baik, melawan dingin nya malam dengan menahan kantuk menunggu dagangan makanan yang tidak juga habis, menjaga keamanan perumahan mewah-mu agar tidak terjadi tindak kriminal ?

mereka, kamu, saya, dan dia, hanya memainkan satu peran dalam waktu yang sama, entah apakah keberuntungan menempatkan kamu pada skenario terbaik atau skenario pilu,

bersykurlah, kamu bukan lah manusia paling malang jika kamu mau membuka matamu akan hidup,

bersukurlah, ada lebih banyak hal yang bisa dilihat dengan mata hatimu ketimbang menutupnya dengan tangis manja atau ambisi yang tak berkesudahan,

bersukurlah, engkau terlahir dalam sebaik-baik peran,

bersyukurlah atas segala yang ditakdirkan untukmu, karena tuhan punya cara terbaik dalam memberi conclusion dari sebuh drama kehidupan..




Sabtu, 9 Februari 2013 01:03

Love,



Faizah R. Akhsan

Comments

Popular posts from this blog

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.