Skip to main content

Posts

Showing posts from 2016

Catatan Akhir Tahun 2016

sumber gambar : zimosy.com saya nulis ini di tengah tengah stuck ngerjain tugas besar beton prategang dengan metode presstension. ya stuck adalah bahasa paling halus, kalau mau bahasa sebenarnya sih kepala saya udah mulai migrain ~ anyways seperti tahun tahun kemarin, saya bikin catatan tentang apa apa yang terjadi di hidup seya selama satu tahun kebelakang. tentunya dengan format yang suka suka saya setiap tahunnya. 2016 menjadi tahun titik balik bagi saya, dimana banyak sekali mimpi mimpi dan harapan yang terkubur kemudian muncul lagi dengan cara yang fantastis. saya sepenuhnya menyadari bahwa di dunia ini yang berlaku itu aturan tuhan, bukan aturan saya. hehehe catatan 2016 saya tuliskan menurut highlight apa apa saja yang terpancang kuat dalam ingatan saya, apa saja itu ? 1. tote bag super besar punya Accesorize London yang selalu setia menemani saya saya baru inget kalau saya beli tas ini bulan desember tahun kemarin dengan harga sekitar $100 yang nggak usah s...

Samarinda Banjir, Kenapa ?

soal banjir Samarinda, jadi kan kapan hari itu (tepatnya hari selasa 29 November 2016) ada banjir yang ampun ampun parah merendam hampir keseluruhan kota Samarinda dengan kadalaman fantatis. nah, masyarakat menyalahkan pemerintah karena gagal tanggap dengan bencana banjir, pemerintah menyalahkan para praktisi dan (dinas) yang terkait dengan konstruksi kenapa tidak membangun sistem pengendalian banjir yang memungkinkan agar tidak terjadi bencana banjir. nah praktisi konstruksi nggak terima dong yah dipojokkan, salah satunya di kampus saya. kita kita orang sipil ya males dong yah disalahkan gegara banjir. karena banjir di Samarinda merupakan hal yang kompleks dan terkait banyak pihak. jadi banjir Samarinda kemarin terjadi karena beberapa hal, yaitu : 1. posisi air sungai mahakam sedang pasang kata siapa yang punya pasang surut cuma air laut ? air sungai juga punya kali. tapi yes hanya sungai sungai besar cem sungai mahakam, sungai musi, sungai indragiri, sungai barito, dan sung...

Tentang Kedai Kopi : Ia Mengerti Hati

Tripple Chocolate Extra Whipped Cream and Caramel Sauce. manis, tapi meninggalkan bulir pahit yang nyata.  saya datang tepat satu jam sebelum kedai kopi tutup. dengan lambang hijau dan posisinya yang selalu berada di gedung prestisius kedai kopi favorit saya ini menjadi magnet bagi mereka yang meminta kelas sosial. bahasa tubuh sedikit kikuk, kebingungan ketika menyebutkan pesanan, sedikit canggung dengan cara barista menyapa, dan obrolan yang terlalu keras dengan menyebutkan nominal serta pencapaian sehingga terdengar sampai ke meja tetangga adalah senyatanya teriakan atas ketidaknyamanan bentuk intimidasi dari kedai kopi dimana mereka memanjat ini.  malam ini langit samarinda mendung, semendung hati mereka dengan bumper rendah terkurung banjir hilir mahakam ditambah hujan yang awet. sedikit marah pada salah alam merenggut independensi mereka. saya duduk di area terbuka dengan tangan kiri memegang coklat pesanan saya dan tangan kanan memegang gelas air putih....

Kenapa Sih Kita Harus Belajar Dinding Penahan Tanah Sampe Satu Semester Lamanya ?

saya inget banget waktu masih awal awal mata kuliah rekayasa pondasi kayaknya tuh satu kelas menggerutu kenapa sih dinding penahan tanah atau lebih dikenal dengan turap (yang bentuknya gitu doang) harus dipelajari sampe satu semester ? buahahahaha kebeneran saya juga barusan ngerjain hitungan perencanaan dinding penahan tanah jadi yah inget masa lalu gitu deh. sodara sodara, dinding penahan tanah itu adalah bangunan teknik sipil yang nggak kalah pentingnya sama jalan, jembatan, pelabuhan, bendungan dan yang lain..... kita ambil satu contoh ya : Kalimantan Timur meskipun bukan termasuk zona rawan gempa bukan berarti aman aman saja, justru tanah nya terus bergerak sehingga sering banget jalan tiba tiba bergelombang atau patah. nah disinilah turap hadir sebagai pahlawan. intinya sih sama persis hitungan turap di lapangan seperti turap yang kalian kerjakan waktu ujian akhir semester, beda nya mungkin di data tanah (sudut geser dalam, jenis tanah) beban, sama dimensinya sajooo. ...

Yuk Makan Gammi !

Pariwisata Kota Bontang memasuki babak baru,  setelah sebelumnya diakui sebagai spot wisata diving dunia , sekarang yang lumayan hits di Bontang ya wisata trekking liat hutan sama kuliner. ngomong ngomong soal kuliner salah satu yang kayaknya harus banget dicoba di Bontang tuh masakan Gammi yah, yang terkenal sih gammi bawis, tapi kalau saya lebih suka gammi ayam. gammi tuh macem macem banget, ada gammi ayam, gammi bawis, gammi cumi, gammi layang, dan gammi gammi yang lain. pada intinya gammi itu sama aja kayak penyetan di daerah jawa, bedanya ada di bumbu dan cara penyajian. bumbu sambal gammi ini semacam sambal bawang gitu tapi dimasak nya di piring tembikar ditambah dengan minyak goreng. aroma laut bercampur minyak panas bersatu dengan sambal gammi serta memang merupakan sensasi otentik Kota Bontang yang sulit bahkan tidak saya temukan di daerah lain. setiap orang punya lokasi rumah makan favorit buat makan gammi, mostly di daerah Bontang Kuala sih. tapi kalau saya...

Percakapan Absurd di Kampus #1

Photo by Kate Kalvach on Unsplash sumber gambar :  disini jadi seharian ini saya di PHP sama kenyataan tentang jadwal UTS, katanya jam 8 UTS rekayasa transportasi lanjut rekayasa pondasi dalam. saya udah siap mental hati jiwa raga buat ujian eh trus ketua kelas bilang kalau si dosen lagi rapat sama rektor trus ujian ditunda jam setengah 10. saya iyain aja deh sambil mikir gimana nasib rekayasa pondasi dalam saya. mendekati jam setengah sepuluh saya masuk kelas eh dosen nya bilang ujian udah mau kelar karena udah dimulai jam 8 dan saya diharuskan lapor ke jurusan karena salah jadwal -___- yasudahlah dengan hati hancur duduklah saya nunggu jam ujian rekayasa pondasi dalam mulai, eh trus ujian nya dibatalkan aja dong karena akan lain hal :(((( belum kelar drama ini semua, saya buru buru masuk ke kelas ujian beton prategang karena ujian udah dimulai satu jam sebelumnya dan saya baru dikabarin :(((( alhasil keluar dari ruang ujian dengan tangan kram hasil tuli...

Kalau Ke Samarinda Mau Kemana ? Perpus Etam

sudah satu bulan lebih saya di Samarinda, hmm as far as i feel, i don't know why its like everything feel appropiate here. semua terasa pas aja gitu, saya mulai menemukan jajanan langganan satu persatu mulai dari cireng, cimol, martabak manis, martabak telur, shushi, nasi padang, sampai zuppa soup dan maccaroni schotel sudah saya dapatkan dimana akang akang jualan dengan rasa dan harga yang pas. saya sudah menemukan print print an dan fotocopy an yang pas (selama kurang dari satu rim dan bukan ukuran A3 keatas. kalau itu sih saya ngeprint nya di Bontang ya), saya juga sudah menemukan rute terbaik keliling Samarinda, juga menemukan mall favorit. saya juga sudah mulai menata hidup dan jadwal how to balancing my riset academic activity with my Bontang's student association. karena saya tinggal di dorm Himpunan Mahasiswa Bontang, ya you know lah ya nggak ada cerita bisa konsen belajar di dorm sekalipun pintu saya tutup dan headset saya sumpelin ke kuping. nah lama lama saya mi...

Social Life

when i'm in Surabaya, i have social circle called "Sunday Sharing Community" a social community whom meet up Surabaya's digital enthusiast held by Community Development Division of Detikcom. but the laziness makes me absent oftenly, because at the moment i just think about the advantages and makes money side. so my exculpation for my laziness is because this community activity is just "social things" when i move on to Samarinda, my life changes significantly. i take an ambitious target to make big contribution for my company : i wish to be a doctoral candidates in construction management specialist without any scholarship at all (say amin please). this target motivate me because East Kalimantan still lack of Local Doctor with construction management consentration. most of them are doctoral with road and bridge consentration. it means for now, since i moved on to samarinda (and for maybe the next 5 years) my priority is to be fulltime learner al...

Quick Question : 10 Hal Tentang Teknik Sipil

berkuliah di dua kampus yang berbeda, ya saya dulu berkuliah teknik sipil di salah satu institut di Surabaya dan kini saya pindah kuliah di salah satu universitas di Samarinda memberikan pengalaman yang nggak jauh jauh beda tentang jurusan teknik sipil pada umumnya. kebeneran masih musim mahasiswa baru (saya juga mahasiswa baru kok, tapi saya mahasiswa pindahan dengan segala drama konversi transkip nilai saya nggak kelar kelar) O - Week ? OSPEK ? apaan tuh ? nggak ngerti deh *smirk* jadi dimanapun kalian kuliah, setidaknya kalian akan banyak sependapat dengan saya, saya mencoba menjawab pertanyaan cepat tentang 10 hal apa yang terlintas di pikiran saya ketika mendengar kata "teknik Sipil" apa saja itu ? ayo atuh scroll ke bawah.... 1. tugas setiap jurusan pasti ngasih tugas, ya secara lah ya kuliah dua sks dosen ngoceh satu setengah jam itu pasti menghasilkan berlembar lembar tugas yang menyita waktu tidur, nge-mall, hingga waktu nonton drama korea. sungguhlah l...

Ternyata Hidup Itu Nggak Terlalu Matematis ya

sumber gambar beberapa waktu yang lalu saya bertemu dengan seseorang yang sangat pelit, kikir, perhitungan, dan segala hal disandarkan pada untung rugi. mudahnya jangan sampai mengambil keputusan menolong orang lain kalau itu tidak memberi keuntungan sama sekali. kalau terhitung tidak memberi keuntungan bagi dirinya maka lebih baik tidak usah menolong. menjijikkan. kemudian saya jadi berkaca apakah saya juga seperti itu ya ? tapi kayaknya enggak deh. dulu waktu jaman jaman ambisi saya masih menghujam kaki langit, segala hal selalu saya hitung. semuanya tentang saya bisa mendapatkan keuntungan dalam bentuk apa, kalau tidak kerugian apa yang akan saya tanggung ? kemudian pelan pelan saya mulai mendewasa dan melihat segala sesuatu dengan lebih jernih. setelah berwaktu waktu dinasehatin oleh abah umi saya. "hidup itu tentang keberkahan, berkah artinya memberi manfaat dan kebahagiaan bagi diri sendiri dan orang lain" ternyata hidup tidak sematematis itu, saya ...

Review Drama Korea On The Way To The Airport

salah satu ahjussi di drama korea "Another Oh Hae Young" pernah berkata "saat kau menghargai sesuatu yang sementara, kau tidak melakukan hal yang sia sia" ya drama korea adalah sesuatu yang sementara, untuk itu saya suka sekali membahas tentang drama korea ini di blog saya. kali ini saya mau bahas drama korea overage yang berjudul "On The Way To The Airport". sejauh ini sih On The Way To The Airport merupakan drama korea overage kedua yang saya tonton setelah "The Good Wife" ya sinopsis cerita okeh, drama ini bercerita tentang seorang pramugari Choi Soo Ah (diperankan oleh Kim Ha Neul)   yang bersuamikan pilot. suami istri ini memiliki seorang anak perempuan berusia 12 tahun. karena suami istri ini mengalami masalah ekonomi (tidak bisa mengandalkan pendapatan tunggal saja) maka si pramugari dan suaminya lebih sering terbang dibandingkan dengan bersama anak mereka. sementara mereka tidak memiliki pos keuangan untuk membayar penjaga...

A Gift From Samarinda - Happy 23 !

jadi hari kamis kemarin saya berulang tahun untuk yang ke 23 kalinya. berbeda dengan tahun tahun sebelumnya yang saya berada di Surabaya , tahun ini saya berulang tahun di bumi etam. tepatnya tahun ini saya berulang tahun di Samarinda. tidak seperti anak gaul kekinian yang merayakan ulang tahunnya dengan teman teman sepergaulan berbalut dekorasi dominasi warna pastel dan balon huruf di restoran steak, saya merayakan ulang tahun saya berdua dengan sodara kembar saya dengan cara mengeksplorasi Kota Samarinda. untuk menerima hadiah yang Bumi Etam berikan pada kami. so here we go ! kuliah beton prategang ya iyalah broooh, kamis kemarin kan harinya kuliah, gimana sih ? saya kuliah jam delapan pagi tepat untuk menerima takdir harus mengerjakan tugas besar perencanaan jembatan beton prategang dengan perhitungan manual dan tulis tangan dari awal sampai akhir. *kebayang gimana kram nya tangan saya* ke pasar segiri untuk pertama kali pulang kuliah beton (dimana saya menjadi satu...