abah saya dalam edisi testing wahana turun tebing "kalau ada laki - laki yang minta kamu untuk jadi ibu rumah tangga aja, sementara dia bilang perusahaan cukup di handle sama adik - adikmu, fix laki - laki itu egois dan nggak kenal kamu. kamu bukan perempuan di masa depan nya. pergi, pasti ada laki - laki yang mendukung karier kamu. yang mengerti bahwa bukan hanya laki - laki yang punya tanggungjawab ke orangtuanya. bahwa beberapa perempuan juga punya tanggungjawab ke perusahaannya" saya terdiam mendengar statement abah saya, well abah saya memang tidak suka banyak berkomentar tentang love-life saya. tapi perkataan beliau diatas membukakan mata saya, dan menguatkan keyakinan saya kenapa wali itu ayah. ya karena ayah lah yang paling objektif dalam membesarkan putra - putrinya. saya respect dengan abah saya. sebagai ayah maupun sebagai presiden direktur. di kantor, dari senin - jum'at saya nggak kerja langsung dengan abah saya. gap nya jauh antara...
It May Take A While But What’s Meant For You Will Always Find Its Way To You