Skip to main content

Riffat, Kemana Aja ?


Astaghfirullah.

kaget saya waktu liat terakhir posting blog bulan januari tahun ini. sekarang udah bulan juli, yang berarti *hitung jari* LIMA BULAN SUDAH SAYA NGGAK NYAMPAH DI SINI.

uh la la ~

jadi, sebenarnya kemana aja saya selama ini ? jawabannya adalah KERJA. karena saya masih mbak mbak proyek yang butuh makan dan skin care.

kemarin saya main fitur ask me di instagram. itu lho fitur colongan instagram dari ask fm. yah semacam itulah, nah kebanyakan pada nanyain soal kerjaan saya dan suka duka di proyek konstruksi. saya jadi kepikir buat nulis itu di blog ini. mayan lah, daripada berdebu lebih lama yekan ?

so, di postingan ini saya mau cerita salah satu proyek yang saya kerjakan. dan proyek ini adalah proyek paling indah sepanjang karir saya di dunia konstruksi.

foto diambil jam 6 pagi. no filter, no make up, cuma pake skin care.

jadi, pekerjaan saya di kantor mengharuskan saya untuk berada di kantor atau turun ke lapangan. kalau di kantor jadwal saya lebih pasti. masuk jam 10 pagi, pulang 12 jam kemudian. bukan hal yang aneh mengingat budaya kerja ala korea di kantor saya. outfit ngantor standar lah, blouse - celana bahan atau blazer - celana bahan kalau lagi ada rapat.  kalau di lapangan biasanya jadwal saya lebih pagi, tapi justru nggak pasti jam berapa. saya harus kontakan dulu sama yang di lapangan untuk tau masuk proyek jam berapa dan kira - kira keluar jam berapa. outfit ngantor bebas semi formal. jadi lebih santai. 

di kantor atau di lapangan sama sama ada untung ruginya. kalau di kantor untungnya dalam ruangan, adem, gampang fokus. jam istirahat/makan nggak keganggu, kalau pas selow bebas internetan atau nonton korea, semua fasilitas tersedia.  kalau di lapangan untungnya bisa pulang lebih cepat, misal saya masuk jam 6 pagi, pulang kantor masih liat matahari :)), trus berasa piknik juga karena ((( menyatu dengan alam ))), dan agenda kerja yang lebih fleksibel.

kalau nggak enaknya di kantor tuh ya sudah pasti merupakan kelebihan di proyek, begitupun selebihnya. nggak enaknya di proyek adalah kelebihan di kantor. 

nggak enaknya di kantor itu pulang nggak bisa liat matahari, tru juga kalau pas lagi PMS bisa disaster banget. karena kerjaan saya kan tensi tinggi, eh ketemu sama hormon monster cem PMS ya jadinya world war III gitu lah, asli bisa bad mood banget saya. kalau nggak enaknya di proyek tuh kadang saking fleksibelnya jadinya agenda molor atau nggak nemu titik sepakat, trus ngantuknya itu lho. angin sepoi sepoi pepohonan itu bawaannya ngajak tidur doang :((. cuaca juga kadang bisa nggak bersahabat banget di proyek.

saya jarang sih full 12 jam di proyek kecuali kalau pekerjaan itu masuk critical path atau punch line kayak pekerjaan pengecoran. sering - sering saya dalam 12 jam sehari itu full di kantor atau kombinasi kantor - lapangan. 

nah yang saya ceritain kali ini juga gitu, saya 6 jam di lapangan, 6 jam nya di kantor.


rasa - rasa nya ini pertama kalinya saya dapat proyek di kawasan wisata. jadi proyek saya ini adalah jembatan kayu. nah lokasinya di taman mangrove gitu. karena lokasinya di atas laut, jadi semua material se tukang - tukang nya dinaikin kapal. seru sih.

materialnya mostly kayu ulin dengan berbagai dimensi, di drop oleh supplier di pelabuhan terdekat. nah, kapal seperti foto di atas ini yang angkut materialnya bolak balik pelabuhan - lokasi.

tak terkecuali, saya juga naik kapal :)


saya beruntung bisa sekalian menikmati pemandangan Kota Bontang dan juga MATAHARI di project visit saya kali ini. sesuatu yang mungkin satu bulan sekali aja belum tentu bisa saya dapatkan.


well, kerjaan di dunia konstruksi nggak melulu gersang kok. yang hijau - hijau juga ada ~



Kantor, Bontang. 27 Juli 2018




Riffat Akhsan

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.