Skip to main content

Life Is Like a Parabola Graph

i told you before that i'll write honestly and try to share what i fell to this as a part of self therapy.

today i realize that life is like parabola graph, maybe when i and you was at senior high school for science spesification this sub bab get million haters on physics subject.


saya pun begitu, sub bab gerak parabola yang biasanya digambarkan melalui bentuk grafik ini sangat memusingkan saya, karena setiap waktu, kecepatan dan posisi benda berubah, ada waktu maksimum, tinggi maksimum, dll belum lagi posisi benda yang harus ditinjau lewat arah horizontal dan vertikal.



tapi sekarang saya sadar, hidup itu begitu......

ketika kita menjalani salah satu aspek kehidupan, apapun itu sebenarnya kita berada di posisi benda dalam gerak parabola, kita harus meninjau dari sisi vertikal (pencapaian) dan horizontal (lingkungan).

begitupun dengan perasaan, saya merasakan ketertarikan, minat, semangat, yang sangat tinggi terhadap suatu hal, tapi ketika itu sudah mencapai puncak, semua perasaan hati itu akan meredup, terus meredup dan lama-lama hilang.

ketika kita ingin mengulangi lagi, terkadang tuhan tidak memberi kita kesempatan lagi.

hubungan pertemanan, sahabat, pasangan, karier, kehidupan, sosial, dll semua membentuk grafik ini, jika berulang dan fluktuatif, yah berarti kita masih diberi kesempatan tersebut.

life is like parabola graphs, there are phase which you'll back to ground, is it get repetation or not, well see the destiny.

say thanks to GOD for today, this hour, minute and second, because this moment never had repetation.

Alhamdulillahi rabbil Alamin





Surabaya, 2 oktober 2013



Riffat Akhsan

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.