Skip to main content

Tentang Kedai Kopi : Ia Mengerti Hati


Tripple Chocolate Extra Whipped Cream and Caramel Sauce. manis, tapi meninggalkan bulir pahit yang nyata. 

saya datang tepat satu jam sebelum kedai kopi tutup. dengan lambang hijau dan posisinya yang selalu berada di gedung prestisius kedai kopi favorit saya ini menjadi magnet bagi mereka yang meminta kelas sosial. bahasa tubuh sedikit kikuk, kebingungan ketika menyebutkan pesanan, sedikit canggung dengan cara barista menyapa, dan obrolan yang terlalu keras dengan menyebutkan nominal serta pencapaian sehingga terdengar sampai ke meja tetangga adalah senyatanya teriakan atas ketidaknyamanan bentuk intimidasi dari kedai kopi dimana mereka memanjat ini. 

malam ini langit samarinda mendung, semendung hati mereka dengan bumper rendah terkurung banjir hilir mahakam ditambah hujan yang awet. sedikit marah pada salah alam merenggut independensi mereka.

saya duduk di area terbuka dengan tangan kiri memegang coklat pesanan saya dan tangan kanan memegang gelas air putih. tatapan heran dari mereka yang meminta kelas dari sepetak kedai kopi mengiringi langkah saya : bertanya tanya apakah gelas air putih yang saya pegang berbayar ataukah gratis.

"ini rasa yang aku cari"

celetuk Fatimah pada tegukan pertama kopinya, memancing saya untuk ikut mencicipi "rasa" hati yang tertuang dalam segelas kopi.

cukup tau, ia dalam keadaan pahit elegan yang terbalut manis.

saya ? ah kedai kopi sudah tau jawabannya.





Samarinda, 15 November 2016




Riffat Akhsan     

Comments

  1. ini tulisan terbaik dengan rasa bahasa sangat kuat.
    saya suka gaya nyang begini.

    "Manis elegan, meninggalkan butir pahit yang nyata.."
    Aku tahu. Karena seperti kopi, rasa selalu jujur pada diri sendiri.

    ReplyDelete

Post a Comment

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke sini. silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.