Skip to main content

2017, Be Busy, Be Nice, Be Happy



berbicara tentang 2017, it means a new me. ya tahun ini saya merasakan banyak sekali hal hal yang harus dieliminasi kalau saya mau maju dan banyak juga hal hal yang mau nggak mau harus saya lakukan untuk mendukung tujuan saya dan itu semua merupakan hasil kontemplasi sama diri saya sendiri dan beberapa masukan dari paman guru dan keluarga.



2017 adalah tentang berani mengambil langkah besar dalam hidup, konsekuen dan persisten dalam perjalanannya.

saya berjanji sama diri saya untuk nulis setidaknya dua postingan dalam satu bulan untuk riffat-akhsan.blogspot.co.id dan satu postingan dalam satu bulan untuk riffattravelstories.blogspot.co.id

nggak papa sedikit isi tulisannya, yang penting disiplin buat uploadnya.

terus saya juga mulai nabung buat nulis paper ilmiah di bidang water management (bidang yang saya pilih sendiri) kalau mau kredit karier teknik sipil saya naik yang otomatis akan memiliki impact signifikan buat karier dan masa depan saya.

nggak lupa mimpi untuk naikin skor IELTS juga masih ada meskipun saya masih belum terlalu fokus kesana tapi semoga ada peningkatan sedikit lah di tahun ini.

saya pun mulai merancang perjalanan yang (semoga) terwujud di tahun ini beserta list item yang (kalau takdir) bisa menjadi milik saya dengan membayar sejumlah dollar.

selain itu ada amalan yang harus saya tambah disamping istiqomah dengan amalan yang sudah berjalan selama ini.

selebihnya adalah tentang semakin belajar untuk tunduk hati sama orangtua, dewasa dalam bersikap, dan tidak gampang menyimpulkan sesuatu sebelum segala sesuatunya jelas.


kalau tahun kemarin janji dengan diri sendiri di awal tahun (beberapa orang menyebutnya resolusi) saya ogah ogahan untuk menepatinya, tahun ini janji terhadap diri sendiri di awal tahun saya jadikan tanggungjawab yang harus saya lakukan seperti saya melakukan tanggungjawab atas pekerjaan dan hidup saya.

2017 memberikan kesempatan untuk berubah, atau tidak berubah. 2017 menantang saya untuk keluar dari keragu-raguan dan mencoba untuk berjalan terhadap apa yang saya yakini dan saya perjuangkan.

2017 adalah kesempatan yang diberikan tuhan untuk saya untuk saya manfaatkan sebaik-baiknya.


selamat tahun baru 2017 :)





Bontang, 30 Januari 2017



Riffat Akhsan

NB : semua gambar bersumber dari weheartit.com

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.