drama korea

05 September

 

kali ini saya harus sembah hormat dengan kemampuan intelejen cocoklogi netizen yang menduga Scarlett lah brand kecantikan lokal asal Indonesia yang bekerjasama dengan artis korea.

namun sumpah, saya tidak sangka kalau yang mereka gandeng adalah kapten Yoo Si Jin. wow gila sih, saya pikir mereka akan menggandeng talent perempuan asal Korea. namun what ? dari semua nama, saya nggak pernah kepikiran kalau ini bakal menjadi :


#ScarlettXSongJoongKi





di tahun 2016, saya pernah menulis bahwa drama yang dibintangi Song Joong Ki tepat setelah kelar wamil adalah drama yang membangkitkan minat saya kembali untuk menonton drama Korea. saya ingat sekali menghabiskan sepuluh episode drama Korea Descendant of The Sun semalaman untuk mengejar ketertinggalan saya. drama ini pula lah yang membawa saya menjalani habbit nonton drama on going hingga hari ini.




masih jelas di ingatan saya, betapa tumpah - tumpahnya pesona Song Joong Ki memerankan tokoh Kapten Yoo Si Jin. perwira militer Korea yang ditugaskan menjadi komandan pasukan khusus yang menjalani United Nations Peace of Mission di Negara bernama Urk. yang kemudian menjalin hubungan romansa dengan dokter cantik bernama Kang Mo Yeon (diperankan oleh Song Hye Kyo) yang dikirim untuk misi yang sama.

drama dengan episode awal yang logis. romantisme dalam yang nggak lebay. proses pacaran tokoh utama yang nggak too good to be true. dan jalan cerita yang masuk akal, menjadi alasan kebahagiaan saya di hari - hari terakhir di Perumahan Pantai Mentari Surabaya. drama ini penanda hari - hari itu. karena tidak lama setelah drama ini tamat saya ditakdirkan Allah pindah ke Samarinda.




drama yang ditulis Kim Eun Sook, diperankan Song Joong Ki, dan kini sang aktor bekerjasama dengan brand lokal asli Indonesia benar - benar memberikan emotional engagement untuk saya. betapa sesuatu yang terasa jauh di layar laptop dan berlatar drama Yunani, diperankan oleh talenta asal Korea, kini hadir lebih dekat dengan menjadi star ambassador produk asli anak negeri.


 #GlowingWithScarlett #Scarlettwhitening #SeeTheBeautyInEverydayThings



bangga. hanya itu yang bisa saya katakan untuk Scarlett. produk mereka memang masih butuh usaha lebih lagi untuk menjadi lebih baik. untuk memenuhi segala tuntutan costumer setianya. namun itu tidak menafikan betapa visioner dan berani tim marketing mereka menggandeng aktor sekelas Song Joong Ki.





terima kasih sudah membaca, mari menyelamati tim marketing Scarlett untuk upaya mereka melobi agency Song Joong Ki hingga akhirnya ini semua terjadi.






Balikpapan, 5 September 2021





Riffat Akhsan -- yang hari ini bingung mau nonton Vincenzo atau makan Grill Korea.

28 July

 
sumber gambar : media magelang - pikiran rakyat


satu kata untuk menggambarkan drama ini : dalam.

tidak banyak drama genre romantis yang memiliki kedalaman seperti drama ini. saya lupa kapan terakhir kali saya benar - benar terpukau dengan kedalaman romansa genre ini.

bagi saya, Nevertheless adalah drama yang candu, misterius, dan menyenangkan dalam setiap momen episodenya. 

sinopsis cerita

sumber gambar : twitter @futriana

katanya drama ini merupakan adaptasi dari webtoon. tapi saya bukan pembaca webtoon. jadi saya benar - benar clueless.

bercerita tentang Yoo Na Bi, mahasiswa tingkat akhir jurusan seni yang mendalami seni pahat. mahasiswa yang dipatahkan hatinya oleh pacar tercinta untuk sesuatu tak termaafkan ; menjadikan dirinya object seni without consent dan perselingkuhan.

laki - laki kerdus.

sebagai sesama perempuan, saya benar - benar tidak bisa memaafkan betapa liar dan erotisnya imajinasi mantan pacar Yoo Na Bi selama menyelesaikan karya seni pahat itu. namun itu belum cukup. yang lebih membuat saya ingin mengumpat adalah karena setelah puas melecehkan Na Bi dalam pikiran, si kerdus ini serakah dengan melampiaskan hasrat jahanamnya kepada perempuan lain di belakang Yoo Na Bi.

belum cukup sampai sana, laki - laki inferior ini malah tidak terima ketika ketahuan dan dikonfrontir oleh Na Bi. mereka putus dengan pihak yang memutus adalah si kerdus. katanya, Na Bi terlalu naif. kata lain dari ungkapan "kamu salah, karena terlalu baik - baik buat aku".

di adegan pembuka episode pertama ini, saya sudah ingin membanting macbook kalau saja saya tidak lupa betapa keras saya bermimpi untuk memiliki laptop ini.

sumber gambar : twitter @futriana

Na Bi yang frustasi lalu memutuskan nongkrong di salah satu cafe (iya, saya anggap cafe). di sanalah, Na Bi yang ngopi sendirian bertemu dan berkenalan dengan Park Jae On yang permisi duduk di sebelahnya.



Park Jae Eon, laki - laki dengan tato kupu - kupu. memiliki obsesi pada hewan metamorfosa tersebut. dan tampaknya ia juga tertarik dengan kupu - kupu dalam bentuk perempuan cantik bernama Yoo Na Bi (dalam hangul korea, Na Bi berarti kupu - kupu).

sebenarnya tidak ada yang aneh dari adegan mengobrol, kemudian tertawa sambil main panahan KW. (iya, saya nggak tau persis apa sih namanya. dart game ya ?)

namun, pertemuan pertama itu memantik sesuatu dalam diri Na Bi. dengan Jae On. iya merasa diinginkan.

sumber gambar : twitter @futriana

Jae Eon adalah mahasiswa jurusan seni tingkat tiga. namun secara umur, sebaya Na Bi. dalam drama diceritakan bahwa sebelum mengambil jurusan seni, Jae Eon lebih dulu menyelesaikan kuliah bisnis. melihat potongan adegan Jae Eon dan ibunya, saya tidak kaget dengan financial back up seorang Park Jae Eon yang melatarbelakangi ia mengambil kuliah bisnis.

yang menarik, Jae On sejak awal mendeclare kalau iya tidak ingin terikat. sementara kenyataan menyajikan how they interact is looks like campus couple. hubungan mereka tidak jelas, tarik ulur tak jelas namun saling menginginkan.

kemudian konflik berkembang dengan celah ketidakjelasan ini. menghadirkan beberapa laki - laki lain yang juga menginginkan Na Bi. yang anehnya membuat Jae Eon cemburu dan insecure namun tidak mengambil langkah apapun juga.

puncaknya adalah ketika teman masa kecil Na Bi hadir di hubungan mereka. Yang Do Hyeok. laki - laki ini ditokohkan sebagai cinta pertama Na Bi. seorang yang sangat baik - baik (bukan tipikal bad boy seperti Jae Eon). 



sayangnya, melihat poster drama ini saya berani bertaruh kalau nasib Yang Do Hyeok akan berakhir seperti Han Ji Pyeong di drama Start - Up


sad boy


kalau perlakuan Jae Eon ke Na Bi dalam satu kata adalah intim, maka satu kata untuk perlakuan Do Hyeok ke Na Bi adalah indah.


sumber gambar : twitter @futriana

Do Hyeok tampil sebagai pasangan ideal untuk Na Bi. perhatian, peduli, tau apa yang Na Bi mau. ingat hal - hal kecil dalam diri Na Bi. Do Hyeok yang sopan. lebih memilih tidur kedinginan di luar dibanding bersama dengan Na Bi tanpa consent. yang ketika membuka mata langsung bertanya "did you sleep well ?"

Do Hyeok yang merupakan cinta pertama Na Bi dan Do Hyeok yang sudah setia mencintai Na Bi sejak lama.

sederhananya, Yang Do Hyeok ini adalah contra villain.


mau lihat kupu - kupu di rumahku ?

sumber gambar : twitter @futriana

cerita bergulir dengan banyak adegan multitafsir. beberapa dirasa sangat red flag. namun dari sudut pandang lain terasa manis. iya, manusia memang sering terlibat dalam pusaran masokisme.

sampai saat saya menulis ini, perkembangan konflik dan karakter drama ini benar - benar menghipnotis saya. membuat saya tidak bisa menebak bagaimana kelanjutannya. selain sabar menanti satu episode setiap minggu. 
 
selain cinta segitiga para pria yang menginginkan Na Bi, ada beberapa couple lain dalam drama ini yang diciptakan jjagganim bukan hanya sebagai tempelan. saya bisa menangkap kalau jjagganim membangun relationship antar tokoh ini sama dalamnya seperti dalam dan rumitnya hubungan Jae Eon - Na Bi.

sumber gambar ; twitter @futriana

pertama, romansa teman sekelas Na Bi : Nam Kyu Hyun dan Oh Bit Na. kedua, hubungan pertemanan antara Yoon Sol dan Seo Ji Wan yang entah mengapa menimbulkan kecurigaan saya atas orientasi seksual mereka. ketiga, pasangan dengan konflik ringan namun langsung menjadi favorit saya ; asisten dosen dan staff TU Ahn Gyeon Jun dan Min Young.

tidak lupa, hubungan misterius antara Park Jae Eon dan Yoon Seol A yang melibatkan kunjungan rutin ke rumah sakit dan Jae Eon yang selalu ada untuk Seol A apapun yang terjadi.


ini adalah drama yang bercerita tentang perjalanan rasa.


beberapa ahli mengkategorikan hubungan mereka ke dalam tipe codependent relationship. saya kutip dari instagram LPDP ya, codependent relationship adalah suatu kondisi ketika seseorang terlalu bergantung dengan keberadaan orang lain. Sehingga membuatnya selalu mengutamakan kebahagiaan orang lain daripada diri sendiri. hubungan yang sudah kena red flag ke arah toxic relationship. bahkan saya baca paper dari Harvard University yang mengungkapkan bahwa hubungan kodependen terbukti mempengaruhi lingkup nilai-semantik.

wow. tapi saya punya perspektif sendiri.

dalam perspektif saya, baik Jae Eon - Na Bi maupun Do Hyeok - Na Bi, keduanya termasuk dalam codependent relationship. Do Hyeok yang apa apa anything for you untuk Na Bi. dan Na Bi yang sepertinya punya misi membuat seorang Jae Eon insyaf dari kelakukan bad boy nya.

namun, apalah saya. 

seorang mbak - mbak insinyur teknik sipil ini hanya mampu memaknai drama ini dengan sederhana : tentang dua orang yang saling belajar, dengan bertanya jauh ke dalam diri. sebenarnya apa bentuk rasa ini.


Park Jae On, berusaha mendalami dan belajar lagi arti dari sebuah ikatan. bahwa ikatan bukan selalu serupa kupu - kupu. keburukan dan rasa sakit dari kebahagiaan serta ketidakbebasan. yang berujung pada kesimpulan kepastian hubungan dan keseriusan itu tidak realistis.

ada bubuk sisik pada sayap kupu - kupu. tidak membahayakan, hanya bisa menimbulkan beberapa alergi. namun, justru kupu - kupu yang terluka jika dipegang. 

jika kehilangan sisik sayapnya, kupu - kupu bisa kehilangan pola dan warna sayap serta tidak lagi bisa terbang. 

ini adalah fakta langka yang dipegang oleh Jae Eon hingga (sepertinya) menjadi prinsip hidupnya. 

sumber gambar ; twitter @futriana

Yoo Na Bi, perempuan baik - baik menurut standar society. belajar mencintai berarti menyertakan keberanian mengambil risiko. cinta bukan hanya tentang vanilla. ia bisa berupa desakan gairah primitif, liar, purba, dan berbahaya. 

Na Bi dibesarkan oleh bibi yang amat sangat mencintainya. imo juga lah yang memberi nama Na Bi. berarti kebahagiaan yang selalu menyertai kemanapun ia terbang. bibinya juga lah yang memberikan lokasi apartment untuk disewa Na Bi selama kuliah.

apartment Na Bi ini sungguh bikin saya iri dan penasaran berapa besar UKT yang Na Bi bayar tiap semester.

berhubung saya adalah insan konstruksi, berikut spam visual interior apartment Yoo Na Bi 

   sumber gambar : IDN times

area dapur, ruang makan, dan living room. pintu yang putih itu kamar mandi.


sumber gambar : IDN times

living room, dan bedroom yang dibatasi partisi meja dengan elemen kayu. pintu warna putih adalah kamar mandi.


sumber gambar : IDN times

perspektif bedroom dan partisinya secara lebih dekat. di bawah ranjang Na Bi tidak ada lemari dengan laci - laci.

 
sumber gambar : IDN times


perspektif apartment dari angle bedroom


sumber gambar : IDN times

partisi antara bedroom dan living room yang merupakan meja belajar Yoo Na Bi


sumber gambar : IDN times

closet wardrobe untuk menyimpan baju Yoo Na Bi. bentuknya seperti kamar.


sumber gambar : IDN times

perspektif bedroom dari angle meja belajar Yoo Na Bi

sumber gambar : IDN times


inilah denah apartment Yoo Na Bi

sumber gambar : instagram @futriana

oke cukup dengan hunian Yoo Na Bi. 

mari beralih ke hubungan rumit Yoo Na Bi dengan ibunya.

hubungan Na Bi dengan ibunya bisa saya simpulkan kurang harmonis. Na Bi bahkan pernah berkata "seandainya imo saja yang jadi ibuku" dan ditanggapi dengan bijak oleh sang bibi.

sumber gambar : twitter @futriana

kesimpulan ini juga saya ambil karena adegan Na Bi yang sangat malas untuk mengunjungi apartment ibunya di hari ulang tahunnya. namun akhirnya berangkat juga karena bujukan sang Bibi.

naas, ketika ia sampai. alih - alih mendapat ucapan selamat ulang tahun, potong kue, dan tiup lilin, sang ibu malah "mengusir" Na Bi karena beliau sedang bersama ahjussi. hati saya hancur ketika sang ibu justru mengatakan "ibu pikir kamu datang sore, bukan pagi begini".

kalau saja setelah adegan itu, Na Bi tidak bertemu dengan Jae Eon di stasiun kereta dan memberikan kado ulang tahun, saya sudah bertekad akan mendrop drama ini.

sumber gambar : twitter @futriana

kembali ke urusan codependent relationship. menurut saya, jjagganim mengajak para penonton (dalam hal ini saya) untuk melihat arti rasa dan hubungan secara komprehensif.

saya membayangkan ada di posisi Yoo Na Bi. berhadapan dengan dua orang dengan warna dominasi hubungan yang berbeda. Park Jae Eon memang player dan bad boy kelas dewa. Na Bi sudah tau sampai ke akar bagaimana respon Jae Eon ketika mereka bertengkar, ketika cemburu, dan ketika marah. hal yang belum dilihat Na Bi adalah bagaimana jika Jae Eon keluar dari penjara persepsi atas sebuah hubungan yang serupa kupu - kupu. 

begitu pula dengan Do Hyeok. selama ini ia ditokohkan sebagai uri best boy. laki - laki baik yang didukung netizen untuk menjadi pasangan Na Bi di akhir cerita. namun again, sejauh ini saya belum melihat bagaimana reaksi Do Hyeok setelah Na Bi menjadi miliknya. bagaimana sikap Do Hyeok tentang arti kepemilikan, cemburu, bertengkar, dan marah. 


Nevertheless adalah drama dewasa. bukan hanya karena tensi sensualnya. namun, rumitnya konflik rasa yang diangkat oleh jjagganim hanya bisa dipahami oleh sesama orang dewasa. meski dalam bingkai kisah cinta dua orang mahasiswa tingkat akhir. 

frame mahasiswa tingkat akhir merupakan simbol dari jjagganim kepada penonton. bahwa lebih baik berada di persimpamgan sedini Yoo Na Bi ketimbang menghadapi rumitnya perselingkuhan setelah pernikahan ala drama makjang.

karena dari awal saya memosisikan diri sebagai Yoo Na Bi, lebih baik saya memilih Park Jae Eon. 


menurut saya, hubungan adalah tentang surrender to each other. saling menguatkan ketika salah satu merasa lelah. ya benar, Na Bi bersandar kepada Jae Eon. fakta nyata yang membuat mereka terlibat codependent relationship. namun dialog dan sikap Park Jae Eon memberikan impresi bahwa ia juga ingin bersandar pada perempuan sekuat Yoo Na Bi.

Na Bi sendiri, yang tidak diceritakan kenapa ayah dan ibunya berpisah pasti punya perspektif berbeda lagi dalam memaknai rasa dan hubungan.

dan ingat, poster di drama korea bukan hanya simbol. ia penuh makna.

sumber gambar : wikipedia

sudah banyak yang malas dengan konflik couple utama drama ini. namun saya masih setia menanti sampai akhir. drama sepuluh episode ini akan berakhir seperti apa dan bagaimana gambaran utuh dari pesan yang ingin disampaikan oleh jjagganim.

saya, masih menunggu dengan sabar.

karena drama ini layak untuk itu.





Balikpapan, 28 Juli 2021




Riffat Akhsan,-- yang hari ini diminta review addendum lagi. 

02 October

sumber gambar : dramabeans

kegantengan Ji Chang Wook yang manakah yang kamu pungkiri ?

inilah yang saya syukuri. setelah tamat ngebucin om Jisung di drama korea Doctor John akhirnya saya dapat drakor untuk ngebucin lagi. dan nggak tanggung - tanggung, tvN ngasih oppa Ji Chang Wook aja dong sebagai lead male nya uwuwuwuwu.

inilah drama pertama oppa Ji Chang Wook setelah jagat perdrama korea-an ditinggal oppa ganteng selama dua tahun untuk wamil. kemunculannya kali ini terasa beda. saya merasa oppa semakin matang, mature, dan yang pasti GANTENG. ibarat orang LDR trus akhirnya ketemuan dan memutuskan untuk bersama selamanya ~

oke jadi itu kesan pertama nonton drama ini. Ji Chang Wook lah alasan saya nungguin drama jum'at - sabtu ini.

terlepas dari kebucinan saya, harus diakui Ji Chang Wook adalah aktor yang selektif memilih naskah. pemilihan naskah dari drama yang dia bintangi merujuk kepada kondisi dia saat itu. seperti drama suspicious partner yang saya drop di tengah cerita karena menurut saya itu drama yang dibintangi Ji Chang Wook untuk kejar setoran mengumpulkan pundi - pundi won sebelum wamil HAHAHAHA.  

The K2 merupakan drama (serius) terakhir yang saya tonton sebelum oppa wamil. dan emang sebagus itu. sampai hari ini saya masih ingat jalan cerita drama itu.

sumber gambar : dramabeans

menjiwai peran adalah kekuatan akting Ji Chang Wook. inilah yang membuat banyak orang mengkategorikan drama ini ke dalam fantasy - romance. tapi tidak menurut saya. jalan cerita drama ini terasa nyata. ntah kenapa. 

bercerita tentang Ma Dong Chan (Ji Chang Wook) seorang PD - nim alias produser berbakat yang menggawangi acara reality show berjudul "Surga Eksperimen Tanpa Batas". sebuah reality show yang menghibur dan menakjubkan. kepiawaiannya dalam mengolah konten acara menjadikan Ma Dong Chan meraih berbagai penghargaan.  

suatu hari, Ma PD-nim merancang sebuah tayangan eksperimen yang fenomenal. melibatkan seorang ahli kimia, percobaan cryonic ini merupakan percobaan untuk membekukan manusia selama 24 jam untuk kemudian dibangunkan kembali. percobaan ini diyakini akan mengingkatkan kualitas hidup mamalia. percobaan yang sudah berhasil pada lumba - lumba kemudian diuji coba kepada manusia.

subjek uji adalah dua orang. yaitu Ma Dong Chan untuk subjek uji laki - laki. dan Ko Mi Ran sebagai subjek uji perempuan. singkat cerita ada konspirasi dalam eksperimen ini. sehingga yang tadinya hanya membekukan subjek uji selama 24 jam menjadi 20 tahun. proses pengujian ini terjadi pada tahun 1999. 

20 tahun kemudian, yaitu tahun 2019 lah cerita sebenarnya dimulai. Ma Dong Chan dan Ko Mi Ran kemudian terbangun dan mengalami kelainan fungsi tubuh. dimana karena efek pembekuan mereka harus bertahan hidup dengan suhu tubuh 31.5 derajat celsius. 

karena baru nonton 2 episode saat saya menulis cerita ini, jadi saya nggak bisa cerita banyak. yang jelas drama ini lucu dan menantang. saya mencium aroma romansa dalam perjalanan Ma Dong Chan dan Ko Mi Ran dalam mengungkap apa sebenarnya dibalik proses pembekuan mereka.

duh kan, jadi nggak sabar nungguin download nya yang keluar hari sabtu - minggu.

banyak yang menyayangkan kenapa Won Jin A yang mendapat peran sebagai Ko Mi Ran. menurut para bucin Ji Chang Wook, Won Jin A dinilai kurang cantik untuk peran Ko Mi Ran. hmmm saya justru senang dengan kehadiran Won Jin A dalam drama ini. benar, dia memang kurang cantik dibandingkan lawan main Ji Chang Wook di drama - drama sebelumnya. namun saya rasa writer-nim memilih Won Jin A karena ia memenuhi sketsa penokohan Ko Mi Ran. benar saja, saya melihat Won Jin A seperti menjadi dirinya sendiri dalam memerankan Ko Mi Ran. ia yang hangat, ceria, dan penyayang. jadi saya setuju - setuju aja dengan sosok Ko Mi Ran yang diperankan Won Jin A.

tentang alur cerita, saya punya feeling kalau cerita drama ini semakin lama akan semakin berat. jadi, jangan kaget kalau nanti unsur komedinya diberi porsi yang semakin sedikit dan porsi misteri yang semakin berat.

anyway, bucin Ji Chang Wook wajib banget nonton drama ini. karena kegantengan hakiki seorang Ji Chang Wook bertebaran dimana mana dalam drama ini. 

dadah ~  



Bontang, 2 Oktober 2019





Riffat Akhsan -- yang lagi ngemil kacang atom dan minum thai tea di rumah tenaga ahli.

14 December

gambar diambil via soompi

drama ini mencuri perhatian saya dengan plot cerita yang membahas sepatu. yup, bagi pecinta sepatu (seperti saya) Italia adalah santuari dengan Salvatore Ferragamo dewa nya.

you name it, Jimmy Choo terlihat malu - malu diantara tumpukan sepatu (imitasi) buatan si tokoh utama Koo Hae Ra. sedikit banyak saya mengenali seri terbatas Christian Louboutin di antara koleksi Centan Department Store, ada pula salah satu koleksi mirip Manolo Blahnik dalam desain yang diminati oleh costumer Gold Shoes.

bercerita tentang Koo Hae Ra, putri seorang maestro craftmanship sepatu. sang ayah merupakan lulusan terbaik sekolah desain sepatu yang eksis membuka lokakarya sepatu di pinggir kota Busan. sayang, siasat licik rentenir membuat bisnis mereka bankrut. sepeninggal sang ayah Koo Hae Ra harus berjuang membayar hutang dengan menggadai kemampuan desainnya, bergelut dengan kewaspadaan sirine polisi yang sewaktu - waktu menggerebek usaha pembuatan sepatu imitasinya.

sama seperti sang ayah, Koo Hae Ra merupakan bintang di sekolah desain sepatu. memiliki almamater yang sama dengan sang ayah, nasib Koo Hae Ra yang tidak sama. lokakarya Koo yang menjadi warisannya terpaksa dijarah rentenir atas nama hutang.

cerita belum selesai, Koo Hae Ra juga harus membayar biaya rumah sakit kakaknya yang koma.

suatu hari, Koo Hae Ra yang pintar dan cantik ini diminta untuk menjadi penerjemah seorang desainer asal Italia. rupanya sang desainer adalah pemilik Union Leather yang lagi di aproach habis - habisan oleh pemilik pabrik sepatu Tae In Joon. 

Tae In Joon sendiri adalah chaebol dengan hubungan keluarga ruwet, ibunya adalah seorang legenda pembuat sepatu mass product dengan brand HJO. namun, pada usaha suksesi nya Tae In Joon mencoba untuk masuk pasar handmade shoes dengan menghire Koo Hee Ra sebagai tim desainnya.

gimana ceritanya Koo Hee Ra bisa ngantor di pabrik Tae In Joon ? itulah yang bikin drama ini menarik.

diluar plot ceritanya yang tidak biasa, semua karakter yang terlihat abu - abu menggugah rasa penasaran saya. ditambah sinematografi yang menampilkan lansekap kota Busan dan Seoul semakin membuat saya betah nungguin drama ini setiap minggu.

drama ini agak filosofis ya, jadinya pacenya sedikit lambat. namun kekuatan cerita lah yang menyelamatkan saya dari kantuk. 

ada satu kalimat yang bikin saya agak geli yaitu statement kakak tiri Tae In Joon yang bilang kalau sampai kapanpun industri sepatu tidak akan pernah bisa mengalahkan industri konstruksi. kalimat ini terucap di tengah perseteruan kakak beradik penuh dendam ini dalam memperebutkan sebidang tanah di Goldiam. sang kakak ingin tanah itu dijadikan pusat perbelanjaan, sementara sang adik menginginkan pabrik sepatu yang berdiri di sana.

saya nahan ketawa pas dialog ini, rasanya pengen banget bilang ke "writer-nim, kami mbak - mbak tenaga ahli proyek konstruksi ini rela lho puasa makan siang demi beli high heels sol merah di situs belanja online"

industri konstruksi mungkin memang industri besar dan memiliki perputaran uang yang dahsyat, tapi percayalah setiap perempuan di industri konstruksi menyelipkan sepatu handmade original sebagai salah satu motivasi kerjanya selain harta, tahta, dan tas berjuta - juta

satu lagi yang membuat saya suka dengan tokoh Koo Hae Ra ini : dia ini aslinya kalangan atas, kemudian jatuh dan mencoba bangkit lagi dengan tekad dan kerja keras. keuletan dan ketekukan Koo Hae Ra, termasuk cara dia bertahan di divisi kantornya yang notabene menolak keberadaannya memikat saya. 

keja keras itu begitu. biar negara api menyerang, kerjaan harus kelar. 

class never lies, professionalism is a must.

berbicara tentang Tae In Joon sendiri, dia ini sebenarnya bukan pangeran berkuda putih juga. sifatnya nggak baik - baik banget. abu abu banget menurut saya, namun justru itu yang saya suka, karena tokoh ini jadi terlihat manusiawi.

bagi pecinta fashion, cara berpakaian dan style kerja di drama ini bener bener inspiring. bisa banget ditiru. dan sepatu - sepatunyaaaaaa, ya Allah cantik - cantik banget -,-

sebelum postingan ini menjadi semakin panjang, saya rekomen banget drama ini. ceritanya cukup beda, mostly membahas soal sepatu, dan industri sepatu. namun secara umum drama ini bercerita tentang bisnis. romansa yang coba dibangun juga ngggak melow melow menjengkelkan, jadi menurut saya cukup pas dinikmati.

para tokoh antagonis nya cukup oke, jahat tapi nggak bikin penonton sampai mau bakar TV seperti para tooh antagonis di drama Hide and Seek yang saya hempas di pertengahan. 

sinematografinya, mantap cantik gilaaaaaa.

sinematografi drama ini menampilkan cantiknya Kota Busan sehingga rasanya saya pengen memasukkan Busan ke dalam itenary Korea saya. selain Busan tentu saja lansekap Kota Seoul hadir dalam visual terbaiknya.  yang membedakan dari drama Korea lain, drama ini menampilkan lansekap Seoul dari sisi lain. cukup menyegarkan mata, setidaknya mata saya.

akhir kata, selamat menonton. semoga kamu tercerahkan ya dari tulisan ini.




Bontang, 14 Desember 2018





Riffat Akhsan, yang masuk kantor agak lambat hari ini setelah seharian kemarin meeting bersama para kakek kakek.

24 November

gambar diambil via mydramalist

drama yang punya judul lain "An Empress Dignity" ini mengusung genre Romantic - Thriller yang baru pertama kali saya tonton. sekilas aura thriller yang dibangun beserta beberapa aktor/aktrisnya mengingatkan saya sama drama korea "Return" (drama yang endingnya kurang puas tapi saya ikutin sampai akhir).

pas ngecek cast and production staff nya ; walah production director drama ini sebelumnya menggarap drama Return. wah, bakal seru nih.

ceritanya tentang Negara Korea yang memiliki sistem pemerintahan Monarki Konstitusional. Lee Hyuk (Shin Sung Rok) , kaisar kecintaan masyarakat yang memiliki sisi gelap. salah satunya adalah affair dia dengan juru bicara kerajaan Min Yoo Ra (Lee Elijah), mbak - mbak cantik dengan ambisi kekuasaan yang mengerikan. kalau saya posisikan drama ini kayak saeguk, Min Yoo Ra ini kayak selir. karena waktu dia sama Kaisar lebih banyak dibandingkan waktu Kaisar dengan Permaisuri. tapi kalau dari jobdesk dia ini kayak personal assistant nya Kaisar. pokoknya gitu lah.

ibu suri (alias ibunya Lee Hyuk) tidak tinggal diam dengan ambisi Min Yoo Ra. kemudian dengan intrik ini itu dinikahkan lah si Lee Hyuk dengan Oh Sunny (Jang Na Ra). mantan aktris drama musikal. dalam sekejab Oh Sunny menjadi Permaisuri. tapi cerita nggak berhenti sampai situ, dengan posisinya itu Oh Sunny ikut terseret dalam misteri pembunuhan anggota kerajaan.

nah, Min Yoo Ra ini yatim piatu. dia diasuh sama keluarganya Na Wang Sik. singkat cerita Na Wang Sik sama Min Yoo Ra ini punya anak (masih belum jelas apakah mereka ini menikah atau gimana). kemudian Min Yoo Ra memustuskan bekerja di istana. karena suatu kejadian, akhirnya Na Wang Sik masuk juga ke istana. bekerja sebagai pengawal kerajaan dengan tujuan balas dendam atas kematian ibunya. 

jadi Oh Sunny ini jatuh cinta sama Na Wang Sik, yang cinta mati sama Min Yoo Ra. sementara Min Yoo Ra nya jatuh cinta sama Kaisar Lee Hyuk. dan kelihatannya si Kaisar juga ada rasa sama permaisurinya ini.

kisah cinta segiempat yang sempurna. manis, dihiasi pertarungan power antar anggota keluarga kerajaan, intrik, konspirasi, action, balas dendam, humor, kasih sayang keluarga, yang mau tidak mau menarik empati yang nonton.

hal yang cukup menjanjikan untuk bikin saya nungguin drama ini tiap minggu adalah : kalau di drama thriller pada umumnya villain/tokoh antagonisnya berasal dari pihak luar maka bagaimana kalau intrik jahat dan konspirasi yang terjadi berasal dari keluarga kerajaan sendiri ?

kesan saya nonton beberapa episode awal adalah : watch out, ini drama 21+.

yup, intrik dan adegan yang tersaji di drama ini memang hanya bisa dimengerti sama yang berumur 21 tahun keatas. cukup berat, tapi seru.

kesan selanjutnya adalah drama ini terinspirasi banget dengan Royal Family di Buckingham Palace. tokoh Oh Sunny jelas sekali adalah seorang Megan Markle. trus adegan tabrakan kaisar dan beberapa orang kerajaan yang katanya "hilang" juga konspirasinya mirip - mirip sama konspirasi Lady Diana.

dan oh, setting cerita unik serta latar cerita mewah. utamanya adegan dalam istana. kamar kaisar yang punya semacam onsen itu ya Allah etnik tapi mewah banget. belum lagi bagian ruang jamuan makan dengan taman dan kolam cantik, duh kalau autumn itu pasti wow banget. serta cermin ibu suri yang isinya cctv dari ruangan - ruangan penting dalam istana.

aduh saya jatuh cinta.

pokoknya latar istana dalam drama ini tuh klasik tapi penuh dengan teknologi tinggi.

jangan lupakan adegan Royal Wedding, gilaaaaaa mahal dan totalitas banget tim produksinya.

drama ini layak tonton, coba deh.




Samarinda, 24 November 2018




Riffat Akhsan, yang lagi coba genre drama baru.

22 October

gambar diambil via wikipedia

jadi kebetulan saya dan umi saya secara nggak janjian nonton drama Korea yang sama.

saya kan di Samarinda, nggak laporan juga kalau lagi ngikutin drama ini. nah pas lagi khuyuk - khusyuknya nonton di episode 9 - 10, eh umi saya telpon. minta di didownload kan drama ini. 

ceritanya beliau pas pulang dari kampus, capek. trus buka TV dan drama ini lagi tayang (on going). nah umi saya langsung jatuh cinta sama drama ini, kata beliau script ceritanya kuat banget. 

eh ternyata yang beliau tonton episode 9 - 10.

drama ini bercerita tentang Profesor Ahli Bedah Jantung, Choi Seok Han yang harus kehilangan anaknya yang menderita penyakit jantung karena menyelamatkan sang putri yang juga menderita penyakit jantung. di sisi lain Park Tae Soo menjadi dokter asisten Profesor Choi karena beliau yang menyelamatkan jantung ibunya. cerita menjadi semakin seru karena ibu Park Tae Soo harus menunggu donor jantung.

sepertinya drama ini mengusung alur maju - mundur cantik seperti drama nya Tante Annelise Keating ( How to Get Away with Murder) untuk memantik rasa penasaran penonton. karena di episode awal diceritakan adegan Park Tae Soo yang membawa lari organ jantung, yang merasa Prof Choi berkhianat. memotong antrean donor jantung yang harusnya untuk ibunya dialihkan ke pejabat tinggi yang menderita penyakit yang sama dengan ibunya. 

dua episode pertama saya masih belum dapat feel nya selain tokoh utama nya Dokter Park Tae Soo yang gantengnya menghunjam bumi karena mirip sama pemain badminton China idola saya ; Fu Haifeng.

kemudian saya terpukau sama karakter putri direktur rumah sakit, Yoon Seo Yeon.

mbak - mbak yang disalahkan terus menerus atas keadaan yang bahkan dia nggak minta. tapi dia tetep gigih untuk bersikap lapang dada. dan yang bikin saya "klik" sama drama ini adalah tentang bagaimana mbak ini "main cantik" dengan kelebihan yang dia miliki.

drama medis memang ujungnya nggak jauh dari politik internal rumah sakit, conflict of interest antara nyelametin pasien atau hal hal duniawi seperti uang atau waktu luang, atau masalah sosial akibat intervensi pejabat gitu.

tapi saya setuju dengan umi saya, drama ini ceritanya kuat. dia punya ciri khas.

selain jalan cerita yang menghipnotis, saya menunggu - nunggu bagaimana script writer - nim berusaha membangun romansa antara Park Tae Soo dan Yoon Seo Yoon. apakah tetap manis tanpa menganggu cerita, ataukah gengges bin maksa.

well, kalau kamu memang suka drama medis seperti saya. drama ini harus banget ditonton.




Samarinda,  22 Oktober 2018




Riffat Akhsan, yang makin kesini makin sulit cari waktu buat nonton Drama Korea

20 October

gambar diambil via soompi

saya lupa kapan terakhir kali terbaper baper saking manisnya cerita sebuah drama korea. 

drama ini benar - benar bikin saya diabetes saking manisnya.

ceritanya tentang Han Se Gye (Seo Hyun Jin), bintang film yang punya kondisi khusus. jadi setiap bulan doi bakal berubah rupa menjadi orang lain selama sepekan. bentuk rupa nya ini bebas nggak terbatas umur, ras, usia, dan jenis kelamin. bisa jadi nenek tua, anak  kecil, anak laki - laki SMA, bapak bapak paruh baya, ibu - ibu berumur, jadi om om bule, mbak - mbak afro, bebas mah pokoknya.

kelainan ini doi dapat ketika lagi liburan di spanyol kalau nggak salah, doi terlibat kecelakaan dan diselamatkan oleh "seseorang". nah setelah kejadian kecelakaan itulah kelainan ini dimulai. 

seseorang yang menyelamatkan Han Se Gye ini si Seo Do Jae (Lee Min Ki), presdir maskapai penerbangan. semenjak kejadian si Seo Do Jae nyelametin Han Se Gye ini, Seo Do Jae juga punya kondisi khusus. dia jadi nggak bisa mengenali wajah orang. 

singkat cerita Han Se Gye ini jadi brand ambassador perusahaan Seo Do Jae. karena sebuah insiden akhirnya mereka berdua tau kondisi khusus yang dimiliki satu sama lain. cerita jadi makin bikin baper ketika setiap Han Se Gye berubah rupa dia nginepnya di rumah Seo Do Jae.

mereka berdua juga harus memerankan skenario "pasangan abad ini" untuk menarik popularitas maskapai penerbangan yang Seo Do Jae Pimpin.

ceritanya ringan, tapi bikin senyum senyum. gimana mereka bisa membuat satu sama lain nyaman tanpa kerasa maksa, yang paling bikin seger ya kocaknya itu lhoooo.

pokoknya seneng deh nonton ini, lumayan buat teman rehat disaat tugas kantor lagi jahanam sambil ditemani kopi panas.

tonton gih.






Samarinda, 20 Oktober 2018



Riffat Akhsan, yang senyum senyum sendiri nonton The Beauty Inside

27 September


salah satu ahjussi di drama korea "Another Oh Hae Young" pernah berkata "saat kau menghargai sesuatu yang sementara, kau tidak melakukan hal yang sia sia"

ya drama korea adalah sesuatu yang sementara, untuk itu saya suka sekali membahas tentang drama korea ini di blog saya.

kali ini saya mau bahas drama korea overage yang berjudul "On The Way To The Airport".

sejauh ini sih On The Way To The Airport merupakan drama korea overage kedua yang saya tonton setelah "The Good Wife" ya

sinopsis cerita
okeh, drama ini bercerita tentang seorang pramugari Choi Soo Ah (diperankan oleh Kim Ha Neul) yang bersuamikan pilot. suami istri ini memiliki seorang anak perempuan berusia 12 tahun.

karena suami istri ini mengalami masalah ekonomi (tidak bisa mengandalkan pendapatan tunggal saja) maka si pramugari dan suaminya lebih sering terbang dibandingkan dengan bersama anak mereka.

sementara mereka tidak memiliki pos keuangan untuk membayar penjaga. meminta tolong kepada adik si pramugari untuk menjaga anak mereka juga bukan solusi. ditambah dengan ibu sang pilot yang kekeuh tidak ingin membantu menjaga si cucu karena berkeyakinan ia adalah wanita lajang yang tidak ingin bersentuhan dengan perkara anak dan rumah tangga, plus nilai si anak yang jeblok sehingga ia gagal melanjutkan sekolah ke New Zealand akhirnya pasangan ini memutuskan untuk menyekolahkan anaknya ke Malaysia.

sebenarnya disini saya agak bingung. di awal cerita kalau mereka ada issu keuangan, lah kenapa mau sekolahin anak ke New Zealand sih yang biaya hidup dan sekolahnya selangit ?

trus juga disini dijelaskan si anak sekolah SD. mana ada sih anak SD sekarang umur 12 tahun ? lah anak seumur gitu kan udah lulus SD atau masuk SMP :))))

tapi gapapa, poin itu nggak mengganggu cerita. cuma mengganggu logika pikir saya saja.

nah anak si pramugari ini punya teman sekamar yang merupakan anak seorang arsitek Suh Do Woo (Diperankan oleh Lee Sang Yoon) dan seniman benang.

nah, ayah si arsitek ini adalah seorang seniman funiture barang antik berbahan kayu kenamaan, dan ibunya adalah seorang seniman benang kenamaan.

saking terkenalnya, si ibu sering banget diminta membuat karya untuk dipamerkan dalam rangka Korean Folks Exhibition di luar negeri. rumah orangtua si arsitek pun (yang memang korea banget) sering menjadi venue workshop kreasi benang maupun souvenir berbahan kayu bagi para istri duta besar yang berkunjung maupun socialite yang selevel dengan itu.

balik ke cerita rumah tangga Suh Do Woo (si arsitek) dengan istrinya yang seniman benang.

anak pasangan suami istri ini yang merupakan teman sekamar anak pramugari - pilot (yang saya ceritain sebelumnya) berangkat dari keluarga yang lebih mapan, tidak ada issue keuangan di dalam rumah tangga orangtuanya (pasangan suami istri arsitek - seniman benang)

tapi ada issue rendah diri dari si mama

jadi si anak memutuskan sendiri untuk sekolah di Malaysia (dan langsung di oke kan sama orangtuanya) dengan alasan mau jadi lebih mandiri.

nah karena saking mandiri nya si anak, dia jadi malas pulang ke Korea, hal ini dimanfaatkan oleh sang mama untuk melarang si anak pulang.

aneh ya ? iya saya juga bingung kok ada ibu macam itu.

si mama yang merupakan mantu dari keluarga seniman kenamaan merasa cemburu, merasa kemampuannya tidak dihargai oleh sang mertua. karena setiap event si nenek selalu cerita bahwa cucu nya mampu membuat lebih baik dari dirinya.

misal di episode 2 : ada workshop membuat kerajinan dari benang, si mantu (mama nya si anak) memperagakan cara membuat simpul benang menjadi bentuk kupu kupu. audiens males, minta langsung si nenek aja yang show. eh pas waktu si nenek tampil si nenek malah bilang sebelum memulai workshop "saya sangat merindukan cucu saya yang mampu membuat simpul kupu kupu lebih baik dari saya"

lah kan secara nggak langsung si mantu nggak dianggep dong :)))

karena merasa tidak dihargai dan passionate si istri yang berlebihan, akhirnya hubungan perkawinan antara si arsitek dengan si seniman benang menjadi dingin.

si arsitek begitu mencintai anaknya, sementara si seniman terkesan seperti sangat membenci sang anak.

kemudian terjadi insiden si anak arsitek meninggal tertabrak mobil, akibat tidak fokus karena menangis sehabis ditelpon oleh mama nya dilarang pulang ke Korea padahal ia sudah berjanji pada si nenek untuk pulang dan hadir pada ulang tahun si nenek.

bahkan saking bencinya, si mama melarang suaminya untuk memulangkan abu si anak dan meminta membuang semua barang si anak dengan alasan ia akan makin sedih.

berbeda dengan si ayah (si arsitek) dan si kakek nenek yang begitu mencintai si anak dan memutuskan untuk diam diam memulangkan si anak tanpa sepengetahuan si mama.

miris, banget....

dalam perjalanan pulang ke Korea ternyata si arsitek satu pesawat dengan si pramugari. ngobrollah mereka karena si pramugari juga dalam rangka memulangkan anaknya yang trauma dan begitu menyayangi teman sekamarnya.

dengan pribadi pramugari yang kalem tapi hangat, ada di sisi arsitek ketika si arsitek begitu berduka karena anak semata wayangnya pergi, singkat cerita selingkuh lah mereka berdua.....

kesan



drama overage korea yang saya tonton selalu bertemakan marriage reality sebagai penyeimbang manis gula gula drama korea segmentasi umur saya semacam "Healer" "Pinoccio" "W Two Worlds" "Descendants of The Sun" dan lain sebagainya.

drama ini bagus ditonton buat saya yang masih dicekoki pertanyaan "kapan nikah ?" "nunggu apalagi sih ?" (nunggu move on malih, ngana pikir move on gampang ? ya kalau situ bisa ketemu kokoh ganteng pinter fokus kontraktor dan cinta mati sama urang sih oke, tapi ya belum tentu juga urang cinta sama deseu) ataupun pernyataan "nikah itu enak lho" "nikah itu menyempurnakan separuh agama"

nah drama ini pas banget untuk marital education kamu kamu yang dicekoki fakta berat sebelah bahwa menikah itu enak selamanya. drama ini memberikan pandangan untuh tentang apa itu pernikahan.

kalau drama drama metropop yang biasa saya dan kamu kamu yang seumur saya tonton kan sebatas the journey to meet the ones yang episode terakhirnya biasanya adalah menikah atau akan menikah.

nah drama ini menjelaskan setelah menikah dan memiliki anak, lalu apa ?

di drama ini digambarkan, kalau saling cinta aja nggak cukup. harus ada toleransi, kompromi, maaf seluas semesta, sabar, dan mau mengalah.

selain itu ada issue ekonomi, kejenuhan, godaan dari luar (seperti rekan kerja junior yang naksir padahal udah tau kalau yang ditaksir sudah menikah), pencitraan keluarga harmonis nan bahagia, serta issue godaan untuk selingkuh karena stress dan nggak tahan dengan keadaan.

kalau tensi tinggi tuh, semua bisa jadi sebab tengkar bahkan sesimple cara minta tolong (episode 3).

tapi manisnya pernikahan, memiliki seseorang yang menjadi "rumah" untuk kita pulang juga digambarkan dengan apik di drama ini.

instead of ceritanya, sepertinya drama korea ini disponsori maskapai Low Cost Carrier milik negeri jiran tentang visit Malaysia with Air Asia gitu jadi jangan kaget kalau ada scene di Putrajaya dan seragam serta prosedur tetap penerbangan sipil nya pake maskapai ini.

karena saya emang suka dengan seluk beluk penerbangan - dan berharap suatu saat bakal dilibatkan dalam proyek pembangunan airport jadi saya oke oke aja sih sama sponsor drama ini yang mencolok mata.

drama ini juga banyak menggambarkan apa aja yang dilakukan pramugari selain berdiri di pintu pesawat menyapa kita sebelum dan setelah penerbangan.

termasuk peristiwa peristiwa astronomi yang pastinya cuma dialami sama mereka mereka yang bekerja di bidang penerbangan.

singkatnya drama ini memberikan wawasan baru tentang dunia penerbangan yang sering tidak diketahui orang awam.

kesimpulan
akting pemain nya standar aja, tapi menurut saya cukup menjiwai. sinematografi nya (sedikit) di atas rata rata dengan penerapan angle yang unik. alur cerita menarik dan mudah dipahami. konflik logis dan nggak lebay. kebudayaan Korea serta kesenian benang dan barang antik dengan ornamen khas membuat drama ini menjadi ciamik untuk ditonton.

rekomendasi saya drama korea ini menempati skor 7/10 karena di beberapa bagian terasa lambat dan ada adegan adegan nggak penting yang lebih baik dihilangkan.

overall drama korea ini worth to wait and worth to watch kok.

saya aja nungguin drama nya muncul tiap jum'at sabtu ~


Samarinda, 27 September 2016




Riffat Akhsan

18 March



setelah lama males dengan kegaringan drama korea, baru kali ini saya mau nonton drama korea yang bahkan di negaranya masih on going dan rela menunggu setiap minggu hanya untuk kelanjutan satu episode.

terakhir saya nonton k-drama tanpa bosan adalah you are all sorrounded, kemudian saya nggak menemukan lagi drama korea yang bisa mengalihkan dunia saya dari tugas kuliah dan kerjaan kantor.


setidaknya ada 6 kriteria versi saya dalam mengkatagorikan bagus tidaknya drama korea : pemeran utama yang harus sama sama cantik dan ganteng (nggak boleh salah satu aja, yang cewek cantik yang cowok biasa aja atau yang cowok ganteng yang cewek biasa aja), episode awal yang logis, romantisme dalam yang nggak lebay, proses pacaran tokoh utama yang nggak too good to be true, dan jalan cerita yang masuk akal (nggak usah kebanyakan chaebols, pemerintahan, dan konflik ruwet perkara anak ketuker, yang mati trus hidup lagi, dan persoalan perebutan harta dibumbui intrik dan dendam yang nggak bisa diurai benang merahnya).

dengan 6 kriteria diatas, sangat sulit bagi saya untuk merekomendasikan apa k-drama yang bagus untuk ditonton. tapi untuk pertama kalinya saya merekomendasikan drama korea descendant of the sun sebagai drama korea yang HARUS BANGET DITONTON.

kenapa bisa sejatuh cinta ini dengan drama ini ?

yuk lanjut baca !


sinopsis cerita

descendant of the sun bercerita tentang kapten pasukan khusus perdamaian dunia Yoo Si Jin (yang diperankan oleh Song Joong Ki). nah mas Kapten ini jatuh cinta sama dokter cantik Kang Mo Yeon (diperankan oleh Song Hye Kyo), dokter Kang adalah seorang dokter cerdas berbakat yang sayangnya kariernya sebagai ahli bedah yang sangat ingin mendapat gelar professor harus kandas akibat nepotisme yang terjadi di rumah sakit tempatnya bekerja.

Kapten Yoo dan Dokter Kang pertama kali bertemu di UGD rumah sakit tempat dokter Kang bekerja untuk mengantarkan pencuri yang ia ringkus ketika sedang berjalan jalan santai ketika sedang bebas tugas bersama sahabatnya Sersan Seo Dae Young (diperankan oleh Jin Goo).

nah Sersan Seo sahabat kapten Yoo ini terlibat cinta beda kelas, dimana dia mencintai perwira atasannya Letnan Yoong Myung Woo (diperankan oleh Kim Ji Won) yang merupakan anak dari jenderal bintang tiga.

kebetulan Letnan Young adalah dokter militer yang kuliah seangkatan sama dokter Kang.

ayah Letnan Young mau anaknya nikah sama Kapten Yoo karena si ayah yakin Kapten Yoo bisa menjadi jenderal bintang empat. padahal baik Kapten Yoo maupun Letnan Young sama sama punya pilihan sendiri.

yak disini sudah ada keribetan tapi masih dalam tahap wajar.



kalau saya jabarkan, jabatan militer versi descendant of the sun itu....

1. prajurit
2. kopral (komandan prajurit lapangan) -- Tamtama
3. Sersan -- Sersan Seo (sahabat sekaligus anggota tim kapten) -- Bintara
4. Letnan -- Letnan Yoo -- Perwira
5. Komandan Pasukan Khusus -- kapten Yoo (karena Letnan Yoo manggil dia sunbae )
6. Letnan Kolonel --- atasan kapten Yoo di Taebaek
7. Jenderal -- udah selevel menteri karena kerjaannya meeting sama blue house

Kapten Yoo dan Dokter Kang udah menjalin hubungan tidak berapa lama sejak pertemuan pertama mereka, sayangnya date mereka sering mendadak bubar karena Kapten Yoo harus berangkat ada panggilan tugas negara.

disini saya bener bener dikasih visual "eksekutif muda" itu kayak gimana, bayangkan begitu ditelpon panggilan tugas negara Kapten Yoo langsung naik ke atap nunggu dijemput sama HELIKOPTER.

helikopter, bukan lagi mobil dinas.



dokter Kang yang capek sama Kapten Yoo yang misterius karena tidak pernah mau membuka jati diri profesinya (kerja di bagian apa, sebagai apa, gajinya berapa, prosek karier udah sampe mana ) dan selalu gagal date karena tugas negara mutusin Kapten Yoo tepat sebelum Kapten Yoo dikirim ke Urk (sepertinya nama negara)  dalam misi perdamaian PBB.

yah kayak perwira perwira muda TNI yang dikirim ke Lebanon gitu lah.

nah, suatu ketika karena skandal tertentu (tonton aja dramanya) tim dokter di rumah sakit tempat Dokter Kang bekerja dikirim ke Urk untuk misi kemanusiaan, rumah sakit tersebut membangun medicube (semacam barak rumah sakit dengan fasilitas lengkap) untuk mendukung misi perdamaian PBB.

Kapten Yoon dan Dokter Kang ketemu lagi dong dalam satu misi perdamaian yang sama. Kapten Yoon yang merupakan orang nomor satu di militer Urk dan Dokter Kang yang merupakan orang nomor satu di tim dokter.

chemistry mereka bagus banget, sekaligus menjelaskan ke saya betapa susahnya dokter ahli bedah dan tentara papan atas pacaran.

ketika postingan ini ditulis, saya baru nonton sampai episode 8. masih on going, masih banyak misteri yang belum terpecahkan, siapa sebenarnya Dokter Daniel, siapa Argus dan sindikat penyelundupan senjata via Urk, dan bagaimana sindikat penyelundupan berlian ke Korea via Urk.



kesan

film ini mengangkat makna cinta dan kehidupan dalam balutan romansa profesional yang anggun dan berkelas, alur ceritanya sangat smooth dan logis, proses pendekatan Kapten Yoo dan dokter Kang juga sangat natural dan logis, apa apa yang bikin hubungan mereka putus nyambung juga sangat logis.

song joong ki yang baru kelar wajib militer selama 2 tahun sangat fresh dalam memerankan seorang Kapten ganteng, berwibawa, bisa memimpin dengan baik dan cakap dalam menghadapi situasi sulit.

sementara song hye kyo saya lihat lebih nyaman memerankan sosok dokter cerdas, tenang, dewasa dan cinta mati dengan pasangannya ketimbang harus menjadi han ji eun lawan main rain yang memiliki pribadi keras dalam k-drama full house dulu.

dalam drama ini hadir pula onew ketua SHINEE yang memerankan dokter imut kaya nan menggemaskan dalam porsi yang pas. untuk peran debut saya rasa onew sudah sangat berusaha menampilkan akting terbaik.

Sersan Seo dan Letnan Young juga sukses menguras emosi saya betapa susahnya cinta sejati dipisah pangkat jebatan.


kesimpulan

totalitas akting, jalan cerita logis, sinematografi ciamik (laut biru jernih, pantai tersembunyi, pasir putih, tebing eksotis, dll) konflik yang mudah dimengerti, misteri di setiap episode, dan romansa menguras emosi sukses membuat k-drama ini menjadi k-drama terbaik di 2016 sejauh ini.

saya sampai rela mengulang nonton episode awal beberapa kali demi benar benar memahami jalan cerita dan konflik di drama ini.

pokoknya, penulis naskah kim, You Do Great Job :))



Surabaya, 18 Maret 2016



Riffat Akhsan, yang ikut terkena Song Joong Ki Oppa Syndrom



Faizah and Her Enchanting Journey | Designed by Oddthemes | Distributed by Gooyaabi