Skip to main content

Review Yuk Review...

inipostingan kali ini saya mau cerita kalo saya baru aja selesai baca novel bagus :) ini novelnya..


hmm menurut saya buku ini inspiring dan extra ordinary.. jadi buku ini menceritakan tentang kehidupan seorang Garsini yang berusaha untuk survive meraih prestasi ditengah tekanan keluarganya yang masih menganut paham kolot bahwa anak laki-laki lebih mulai dan tinggi kedudukannya dibanding anak perempuan.. akhirnya seorang Garsini yang merupakan bintangnya jurusan Biologi FMIPA UI ini berhasil meraih beasiswa untuk melanjutkan studi di Jepang, namun perjalanannya tidak berjalan mulus, dia yang seharusnya kuliah di jurusan Teknik Kedokteran akhirnya harus menerima kenyataan berkuliah di Jurusan Informatika karena ada kesalahan teknis terkait dengan birokrasi.. hmm ini salah satu potret buram negara Indonesia dengan para pejabatnya..

halaman demi halaman saya baca hingga akhirnya Garsini berhasil menyelesaikan S3 nya di Perancis, ini pun diwarnai dengan perjuangan yang sangat mengangumkan,.namun ternyata perjuangan untuk meraih cinta tidak sesimple perjalanan meraih prestasi, dari novel ini saya belajar bahwa sebuah hubungan terasa begitu rumit seiring kedewasaan kita, selama ini saya selalu berpikir kenapa sih hubungan teman-teman saya dengan pecar-pacar mereka terlihat begitu indah ? tidak dengan saya yang penuh luka, cemburu, harapan dan berbagai emosi rumit lainnya. namun buku ini membukakan mata saya bahwa Dream Catcher seperti saya memang ditakdirkan untuk berbeda, berbeda dalam perjuangan, berbeda dalam memaknai sebuah komitmen, dan berbagai macam keadaan yang membuat kita open minded karena wawasan international yang kita miliki yang hanya dimiliki oleh seper sekian persen dari seluruh penduduk Indonesia.

membaca novel ini membuat saya merasa tidak sendiri dengan segala perbedaan yang saya miliki dengan lingkungan saya, baik perbedaan pandangan, perbedaan pemikiran, dll 

novel yang bersetting lintas negara ini benar-benar menggambarkan potret sebenarnya dari seorang mahasiswa internasional dengan berbagai kemelut pikiran dan tantangan di negeri orang yang tentunya tidak mampun untuk diceritakan kepada mereka yang ditanah air, segala sesuatu tidak seperti yang terlihat. melalui novel ini saya sadar, inilah yang dialami oleh saya dan teman-teman mahasiswa international yang kami bawa selama kami studi karena tidak tega mengingan betapa bangga nya mereka yang ditanah air dengan keberhasilan kami bisa mendapat kesempatan untuk studi diluar negeri..

begitupun dengan komitmen, kadang kita mengalami benturan-benturan dalam menjalani hubungan dengan perbedaan kultur budaya dimana kita studi, yang mungkin berbeda dengan pandangan orang-orang disekitar kita yang tidak merasakan bagaimana menjadi mahasiswa international. tapi buku ini mengajarkan saya bagaimana kita harus Arief dalam menjalin sebuah komitmen, yang yah.. mungkin saja akhirnya tidak seperti yang selama ini terbayang..

Recomended this book for all of the International student, people who dream to be an International student, and people who wants to know an International student's life..



Cheers,


FRA

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.