Skip to main content

[Repost] Tersesat di Dua Pilihan

tulisan ini saya buat di note facebook waktu saya masih SMA kelas satu (mohon dimaklumi kalau ada kalimat kaimat alay)



Kadang aku berpikir, kenapa begitu susah menjadi anak SMA di pondokj digossipin pacaran sama si ini si itu, padahal, kenal aja enggak, gimana mao pacaran ?? aku berusaha mengambil positifnya aja, mungkin itu adalah salah satu bentuk perhatian teman-teman aku buatku, tapi ketika mereka meminta sesuatu yang mengharuskan menurunnya nilai finansial ku (alias keluar duit gitu) , gampangan nya PeJe, alias Pajak Jadian, harus gimana donk ??? nah di sini iman kita di uji, kalo ga ngasih dibilang pelit, temen-temen terus aja nagih, terus, ujung-ujung nya kita dijauhin sama temen-temen Cuma gara-gara kita ga ngasih Pajak Jadian yang mereka minta yang sebenarnya itu Cuma bisa-bisaan nya temen-temen aja, secara gitu, hal paling nikmat di pondok adalah MAKAN GRATIS, so, yah mereka manfaatin gossip yang sedang menerpa kita, aduh kasian banget sih aku, udah kena gossip, dimintain sesuatu yang sebenernya ga jelas lagi,
Terkadang kita berpikir betapa egoisnya teman-teman kita, namun sekali lagi itu adalah bentuk kasih sayang dan perhatian teman-teman kita. Kalau aku dihadapkan pada persoalan seperti itu (hahaiii sekarang emang lagi ngalamin bo’) yang aku lakukan adalah memberikan yah semacam makanan ringan, kepada satu kelas dan satu kamar (emang dasarnya Cuma mereka-mereka yang minta).
Dan apa kejadian selanjutnya ?? mereka semakin gencar bilang kalo kita jadian (aduuuh ga terima kasih banget sih, uda di kasih juga) tapi ketika kita minta mereka untuk berhenti melakukan itu ?? apa jawaban mereka, dengan sikap sangat sangat innocent mereka bilang “ loh,fat ini kan bentuk terima kasih kita buat kamu, kita kan doa’in kamu sama si X biar langgeng hehehehe” aduuuh tepok jidat dah.
Menghadapi seperti ini, kita kembalikan aja ke niat, kalau aku sih, niat nya aku niatin shadaqah aja, (bukan minta di do’ain biar langgeng sama si X lah, secara gitu kenal aja enggak !) toh masalah niat itu adalah urusan kita dengan Allah, terserah dunia mau menjudge apa yang kita lakukan sebagai hal yang negative, positif, atau apapun lah, yang terpenting yakin kan diri kita bahwa orang lain tidak mempengaruhi penilaian Allah tentang apa yang kita lakukan.
Awalnya aku sempat bingung, aku harus gimana ?? tapi setelah lama berpikir (aduuh bahasanya) aku jadi bersyukur kepada Allah karena dengan ini Allah membukakan jalan kepadaku untuk bershadaqah kepada sesama, yang secara ga langsung merekatkan silaturahmi dan kasih sayang antara aku dan teman-teman kelas dan kamar. Dan dengan begitu juga aku jadi tau betapa perhatian nya teman-teman aku =).

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.