Skip to main content

Kakak, Aku Diterima Teknik Sipil Tapi Aku Nggak Bisa Matematika Sama Fisika

Sumber Gambar

judul diatas hits banget terucap dari lisan dedek dedek mahasiswa baru dan teman teman saya yang siap siap pindah jurusan ke jurusan sebelah yang lebih mengedepankan estetika tampak bangunan dibanding kekuatan dan realitasnya untuk dibangun.

teknik sipil memang identik dengan angka, karena basic ilmu ini adalah mekanika yang diaplikasikan untuk menghitung distribusi gaya pada sebuah bangunan. ketika distribusi gaya akibat beban sudah ditemukan, barulah perhitungan tahanan strukur dilakukan untuk membuat sebuah bangunan kokoh dan tidak roboh.

latar belakang ilmu teknik sipil memang matematika dan fisika, matematika membantu penyelesaian hitungan. dan fisika membantu menentukan pola persamaan. tapi teknik sipil bukan matematika, teknik sipil juga bukan fisika.

persoalan bisa tidaknya matematika dan fisika ini ternyata menjadi momok bagi para mahasiswa baru yang diterima di jurusan ini, entah karena memang ingin berkuliah disini atau karena takdir yang membawa mereka ke jurusan ini.

saya di jaman SMA memang masuk jurusan IPA. tapi jujur, saya sangat benci fisika dan seringkali sengaja meninggalkan kelas di mata pelajaran matematika. dulu saya sangat mencintai biologi, kecintaan saya ini juga yang membuat saya sempat berpikir untuk mengambil jurusan pendidikan dokter dan membuang jauh jauh pilihan berkuliah di teknik sipil.


Sumber Gambar
itu saya, yang lebih epic itu saudara kembar saya, Rusma. Rusma adalah lulusan SMK Telekomunikasi jurusan Multimedia yang kesasar di jurusan teknik sipil.

awalnya saya juga sempat gentar di teknik sipil karena persoalan nggak bisa matematika dan fisika ini. tapi ayah saya yang duluan kuliah di jurusan ini bilang ke saya : jangan berpikir kemana mana dulu, jalani aja. sambil jalan pasti ada solusi.

dan saya mengamalkan apa kata ayah saya, kurikulum teknik sipil di setiap semester dirancang seimbang antara teori dengan hitungan (meskipun di beberapa semester akhir mata kuliah hitungan semakin mendominasi) tapi yang saya alami, layaknya sekolah teknik sipil juga berjenjang. di semester 1 kami dikuliahi tentang hitungan mekanika sederhana, fisika dasar, kalkulus dasar, dll jadi saya pikir selama ada keinginan untuk belajar dan sungguh sungguh pasti bisa kok kuliah di teknik sipil dan lulus dengan nilai yang baik.

Sumber Gambar

semakin semester atas, logika matematika itu pasti sudah dimiliki oleh para mahasiswa yang sungguh sungguh. semakin semester, teknik sipil hanya butuh analisa pola dari para mahasiswanya untuk membentuk persamaan, karena bala bantuan juga sudah semakin banyak, mulai dari kalkulator sampai software software spesifik.

saya di teknik sipil juga bukan tanpa rintangan, hal yang hampir selalu terjadi setiap semester adalah ketika saya panik nggak bisa ngerjakan soal, saya pasti sakit. sakitnya nggak tanggung tanggung, opname sekalian.

kalau kata ayah saya : teknik sipil lebih butuh mereka yang tekun, sabar, dan kerja keras. bukan mereka yang pintar menghitung.

dijalani dulu aja, nanti juga bakal lulus kok.

selamat diterima di jurusan teknik sipil yah :*





Bontang, 2 Agustus 2015




Rifa Akhsan

















Comments

  1. Bener,dijalani aja dulu,lagian dosen-dosen teknik sipil itats mudah untuk bekerjasama dg mahasiswa yang mengalami kesulitan dibeberapa matakuliah kan?mereka mau diajak diskusi tdk hanya didlm kls,tapi juga diluar kelas,iya kan kak rifa? :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya bener banget bu, bantuan di ITATS selalu ada untuk mereka yang mengalami kesulitan mata kuliah :))

      Delete
  2. Aku juga pengen bgt kak masuk teksip. Tp, aku gak niat bgt sm mtk dan fisika. Kira-kira pas masuk ke teksip aku bakalan bs ngejalaninnya ga kak?

    ReplyDelete
  3. Makasih kak,tpi sya msh kls 10 hmm gpp lah buat nambah ilmu pengetahuan,kalau lulusan teknik sipil itu biasanya kerja apa yaa kak??:)

    ReplyDelete
  4. Pengalaman KK membuat semngt aku menjadi Naik,Makasi KK,,Semoga aku jg bisa☺️

    ReplyDelete

Post a Comment

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke sini. silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.