Skip to main content

Posts

Showing posts with the label teknik sipil

Apa Benar Sarjana Teknik Sipil Setelah Lulus Jadi Tukang ?

  hari ini sedih sekali saya membaca DM instagram seorang mahasiswa teknik sipil yang pindah ke jurusan akuntansi karena tidak tahan dibully "teknik sipil adalah sekolah tukang".  Life After Graduation : Being Civil Engineer rasanya sudah lama saya tidak menulis tentang teknik sipil. maka Direct Message hari ini rasanya cukup untuk memancing saya bercerita karir setelah mendapatkan gelar ST / B.Eng dari program studi teknik sipil. karir teknik sipil saya bagi menjadi tiga. Kantor, Lapangan, dan Lainnya. sebagai informasi, kantor saya bergerak di bidang consulting . jadi mungkin penjelasan saya akan lebih cenderung ke sana. Teknik Sipil yang Berkarir di Kantor karir ini berfokus pada pengendalian biaya dan administrasi kontrak proyek konstruksi. saya adalah salah satu insan konstruksi yang berkarir di sini. karir saya dimulai dari menjadi tenaga administrasi lapangan (ketika masih belum lulus kuliah). kemudian tepat setelah ijazah sarjana teknik sipil saya keluar, saya naik m...

Perempuan Perempuan Konstruksi

builder (dot) mn postingan ini sebenarnya postingan menghibur hati menyusul kabar penempatan saya untuk suatu proyek multi years salah   satu infrastruktur di pedalaman Kalimantan Timur. berbicara tentang perempuan selalu menarik, proyek juga begitu. kalau saja subjek dalam tulisan ini adalah seorang Adam, maka semua jadi "ya sudahlah ya, kan sudah seharusnya". tapi lain dengan perempuan. butuh dedikasi, konsistensi, dan persistensi untuk bertahan dan memimpin dalam jagad konstruksi. kita inspiratif, karena kita perempuan. berikut perempuan perempuan konstruksi inspirasi saya. 1. tante wati beliau adalah insinyur teknik sipil perempuan pertama dalam hidup saya. waktu itu saya masih umur 4 tahun rasanya. saya main ke kantor abah saya karena penasaran kata abah di kantor abah ngitung pasir sama batu tapi yang saya lihat hanya kertas bertebaran dan meja serta staff yang sibuk. tante Wati ini usil banget sama saya. tapi waktu saya perhatikan beliau kerja, keli...

Ini Lho Isi Tasnya Mbak Mbak Proyek

kenapa ya kok rata rata mas mas dan mbak mbak insinyur di proyek konstruksi rata rata tas nya besar dan berjenis ransel ? apa apa aja sih yang mereka bawa ? sebelumnya terima kasih sudah (kembali) mampir ke blog ini, maafkan saya yang jarang ngepost. tolong salahkan jam tidur berantakan, tugas riset tanpa henti, revisi yang datang bagai badai, asistensi yang suka mendadak, serta ujian yang menguras separuh beban hati saya atas segala kudet postingan blog ini. anyway, kali ini saya mau berbagi what's inside by bag kalau saya lagi ke proyek. kalau ke proyek tuh tas saya mirip mirip dora yah, soalnya jumlah cewek yang sangat terbatas dan ekpektasi saya yang sangat rendah tentang hal hal kecil namun sangat saya butuhkan akan disediakan oleh kantor saya membuat saya memilih membawa banyak sekali barang di tas saya ke proyek konstruksi yang bahasa kerennya construction site . apa saja itu ???? 1. hand sanitizer dan  hand lotion   believe it or not, proyek konstruk...

Sekali Lagi, Tentang Ilmu Lapangan

beberapa waktu yang lalu, saya dimintai tolong oleh orang yang malang melintang pentantang petenteng mengerjakan pekerjaan konstruksi tanpa latar belakang ilmu konstruksi yang mumpuni. bertahun tahun iya nyinyir dengan usia muda saya yang menempati jabatan penanggungjawab teknis sementara kemampuannya sudah diakui oleh tukang tukangnya dari banyaknya bangunan yang ia kerjakan. heran saya, kenapa kok ya minta tolong ke saya. rupanya berdasarkan lobby lobby unyu si bapak karena pengalaman konstruksinya yang malang melintang di daerah saya beliau diberi rezeki oleh tuhan berupa proyek mandiri pembangunan saluran irigasi yang nilai fisiknya lumayan. sayangnya si bapak lupa kalau selama kariernya di dunia konstruksi beliau selalu melaksanakan pembangunan proyek konstruksi yang sudah terlebih dahulu memiliki berkas lengkap seperti (detail engineering design) yang mana tertera jelas dimensi penampang konstruksi sampai ke berapa buah besi tulangan hingga jarak antar tulangan. sepint...

Seberapa Terpakai Ilmu Teori Teknik Sipil di Proyek Sebenarnya ?

Hai kak Rifat  Apa kabar? Alhamdulillah, tahun ini aku berhasil diterima di Universitas. Pastinya dengan jurusan Teknik   Sipil .  Mohon doanya ya kak, semoga bisa menjalani dengan penuh rasa tanggung jawab serta  keikhlasan. Mengingat jurusan T.S buat aku dag dig dug. Ada yang mau aku Tanya kak. Berhubung kakak Sudah berkecimpung di dunia T.S berikut lap.kerjanya juga. Kira2 berapa persen perbandingan mata  kuliah  yg memang berguna. ( pastinya berguna ya  ) Mksdku yang terealisasikan. Sorry ya kak kalau pertanyaannya membingungkan. Terimakasih. email tersebut masuk kira kira enam bulan yang lalu, pengirimnya bernama Rizky Amalia. sudah saya jawab sih, tapi kayaknya menarik buat saya ulas disini ya. seberapa berguna ilmu teori teknik sipil di perkuliahan dalam aplikasinya di lapangan ? jawaban nya : semuanya. selama itu memang mata kuliah madya - sarjana (maksudnya bukan mata kuliah dasar seperti kalkulus, fisika, kimia...

Kenapa Sih Kita Harus Belajar Dinding Penahan Tanah Sampe Satu Semester Lamanya ?

saya inget banget waktu masih awal awal mata kuliah rekayasa pondasi kayaknya tuh satu kelas menggerutu kenapa sih dinding penahan tanah atau lebih dikenal dengan turap (yang bentuknya gitu doang) harus dipelajari sampe satu semester ? buahahahaha kebeneran saya juga barusan ngerjain hitungan perencanaan dinding penahan tanah jadi yah inget masa lalu gitu deh. sodara sodara, dinding penahan tanah itu adalah bangunan teknik sipil yang nggak kalah pentingnya sama jalan, jembatan, pelabuhan, bendungan dan yang lain..... kita ambil satu contoh ya : Kalimantan Timur meskipun bukan termasuk zona rawan gempa bukan berarti aman aman saja, justru tanah nya terus bergerak sehingga sering banget jalan tiba tiba bergelombang atau patah. nah disinilah turap hadir sebagai pahlawan. intinya sih sama persis hitungan turap di lapangan seperti turap yang kalian kerjakan waktu ujian akhir semester, beda nya mungkin di data tanah (sudut geser dalam, jenis tanah) beban, sama dimensinya sajooo. ...

Quick Question : 10 Hal Tentang Teknik Sipil

berkuliah di dua kampus yang berbeda, ya saya dulu berkuliah teknik sipil di salah satu institut di Surabaya dan kini saya pindah kuliah di salah satu universitas di Samarinda memberikan pengalaman yang nggak jauh jauh beda tentang jurusan teknik sipil pada umumnya. kebeneran masih musim mahasiswa baru (saya juga mahasiswa baru kok, tapi saya mahasiswa pindahan dengan segala drama konversi transkip nilai saya nggak kelar kelar) O - Week ? OSPEK ? apaan tuh ? nggak ngerti deh *smirk* jadi dimanapun kalian kuliah, setidaknya kalian akan banyak sependapat dengan saya, saya mencoba menjawab pertanyaan cepat tentang 10 hal apa yang terlintas di pikiran saya ketika mendengar kata "teknik Sipil" apa saja itu ? ayo atuh scroll ke bawah.... 1. tugas setiap jurusan pasti ngasih tugas, ya secara lah ya kuliah dua sks dosen ngoceh satu setengah jam itu pasti menghasilkan berlembar lembar tugas yang menyita waktu tidur, nge-mall, hingga waktu nonton drama korea. sungguhlah l...

After Ten Years

Juni 2006. sepuluh tahun lalu, saya berangkat ke Jawa Timur untuk melanjutkan pendidikan SMP dan dan SMA di  Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang  selama enam tahun, kemudian lanjut berkuliah  di Teknik Sipil ITATS Surabaya . sepuluh tahun bukan waktu yang sebentar, sudah banyak pengalaman dan pengajaran yang saya terima. kini, setelah sepuluh tahun, ketika kuliah saya selangkah lagi menuju gerbang kelulusan, saya resmi menerima tawaran pekerjaan di banua etam. saya kembali ke haribaan banua etam, di dunia yang menjadi passion saya sejak kecil. konstruksi. saya kembali menjadi blogger dan mbak mbak proyek yang ribet dengan drama korea dan kuliahnya. kembali menjadi bagian di industri digital dari sisi content tulisan. sudah cukup pengalaman saya manuver ke bidang baru, kini saatnya kembali fokus menatap masa depan dengan konstruksi sebagai runway-nya. jangan bosan bosan dengan tulisan saya tentang proyek konstruksi ya :)) Bontang, 26 Juli 2016 Riffat ...

Teknik Sipil Ilmu Pasti, Proyek Konstruksi Ilmu Hidup

"kakak satu depa berapa meter kak ?" tanya abah saya suatu pagi. "hah ? emang ukuran itu masih dipake bah ?" "udah ada konversi pastinya kok kak" *googling* "satu depa 1,7 meter bah" "kalau satu borong berapa meter persegi kak ? luasan maksudnya" *googling* "seperenam hektar bah" "maksud abah berapa kali berapa catchment area nya ?" "hmm berapa ya.." "ambil kalkulator sama kertas sana, mana bisa kamu dapat hitungan pasti sambil tiduran dan main hape gitu" "lagian ngapain pake ukuran gitu sih bah, kan sudah ada SNI" "ya itu satuan ukuran tanah lokal di Indonesia kak" jleb jleb jleb hari ini saya baru mengetahui bahwa teknik sipil tidak mengajarkan ilmu kehidupan pada saya. ukuran tanah ala masyarakat lokal seperti depa, borong, tombak, tampah, ubin, bahu, lupit, iring, paron, sangga, rakit, kesuk, anggar, rantai, dan lain sebagainya merupakan ses...

Jangan Main Main Kuliah di Teknik Sipil

"kita tuh susah susah kuliah teknik sipil kayak gini, ilmunya nggak dipake juga diproyek.." adalah kalimat yang keluar dari mayoritas lulusan SMK Pembangunan yang pernah memiliki (sedikit) pengalaman di proyek konstruksi dan kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di jurusan teknik sipil. mendengar kalimat seperti itu, mendadak saya terpikir untuk memukul kepala si pembicara dengan alat pancang biar otaknya agak bener sedikit jadi kalau ngomong hati hati.

Kakak, Aku Diterima Teknik Sipil Tapi Aku Nggak Bisa Matematika Sama Fisika

Sumber Gambar judul diatas hits banget terucap dari lisan dedek dedek mahasiswa baru dan teman teman saya yang siap siap pindah jurusan ke jurusan sebelah yang lebih mengedepankan estetika tampak bangunan dibanding kekuatan dan realitasnya untuk dibangun.

Kuliah Teknik Sipil, Apa Tanggapan Orangtua ?

Teknik Sipil, Jurusan dimana Aku dan Kamu Menjadi Satu "cewek kok ya kuliah di teknik sipil, cewek itu jadi guru, kuliah ekonomi. enak, adem kerjanya di kantor, gajinya tinggi. lah ini kerja panas panas sama cowok cowok. cewek macam apa itu keganjenan kuliah di jurusan nggak jelas" adalah ucapan paling sinis yang pernah saya dengar dari mulut seorang ibu, mendengar itu saya luar biasa sedih. inilah, fakta ironi bahwa ungkapan jangan asal menjustifikasi kalau kita nggak tau tau banget itu benar adanya. si ibu tidak salah dengan tidak tahu apa itu jurusan teknik sipil, tapi dia tanpa sadar telah menoreh luka pada yang mendengar, terlebih yang mendengar tau persis maksud perkataan si ibu.

Hal - Hal yang Cuma Dialami Mahasiswa Teknik Sipil

Photo by ThisisEngineering RAEng on Unsplash pengumuman ujian masuk perguruan tinggi udah kelar. untuk adek adek yang diterima, selamat ya. untuk yang tidak diterima,  kuliah di swasta juga nggak buruk kok . saya yakin pasti ada dari kalian kalian yang diterima kuliah di jurusan teknik sipil. WELCOME TO THE JUNGLE DEK. kalau adek adek masih belum sepenuhnya sadar jurusan teknik sipil itu kayak apa bisa dibaca di sini beserta mitos mitos yang menyertai dunia teknik sipil   kalau adek adek kebetulan diterima kuliah di Surabaya dan masih regional Surabaya timur trus bingung mau makan dimana juga bisa liat tulisan saya yang ini  kamu cewek dan diterima di teknik sipil ? selamat dek  ini hal hal yang bakal sering kamu alami . atau ternyata cowok kamu yang diterima di jurusan teknik sipil ? mungkin tulisan ini bisa membuka mata kamu.

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Hal - Hal yang Sering Dialami Mahasiswi Teknik Sipil

dari sumber lalu lintas berdasarkan keyword analytics yang mampir ke blog saya, sebagian besar adalah mereka mereka yang kepo dengan dunia konstruksi dan teknik sipil dan saya disarankan untuk memperbanyak konten yang berkaitan dengan dua hal diatas. OKEH SAYA TURUTIN.

Mengenal Proses Fabrikasi Baja

"mbak Rifa, jadi orang teknik sipil enak ya, uangnya banyak. baja yang cuma gitu aja mahal banget. pantas uangnya banyak mobilnya bagus" "bapak sudah tau proses fabrikasi baja ?" tanya saya. "ya gitu gitu aja sih mbak fabrikasi itu, di pabrik.  orang proyek itu gitu ya semua material di dokumen penawaran harganya mahal mahal diatas harga pasar. trus proyeknya ada terus jadi nggak khawatir kehilangan pekerjaan." BAPAK PERLU SAYA FABRIKASI OTAKNYA BIAR NGOMONGNYA AGAK HALUSAN DIKIT ?  *ucap saya dalam hati* memang saya akui semua bahan bangunan teknik sipil mengandung mahal karena beberapa dari mereka melalui proses yang panjang dan mahal. seperti baja dan printilan printilan pekerjaan arsitektur.

Teknik Sipil Jurusan Nggak Laku (Katanya)

teknik sipil : jurusan dimana aku dan kamu menjadi satu.

Pembangunan Selalu Menuntut Pengorbanan

Photo by Josue Isai Ramos Figueroa on Unsplash beberapa waktu yang lalu, mungkin masih segar di ingatan anda, kasus pembangunan pabrik semen di Jawa Tengah yang menuai kicauan sumbang di twitter. intinya adalah tidak seharusnya pabrik semen dibangun, karena mengancam kelangsungan hidup para petani. serta menyebabkan kerusakan lingkungan. ketika issue tersebut sedang ramai diperbincangkan, saya memilih diam dan menyimpan opini saya. pun ketika ada mention masuk ke twitter saya bertanya seputar issue pembangunan pabrik semen yang sedang bergulir saya tetap memilih diam dan tidak menanggapi.

Teknik Sipil dan Cowok Cowok yang Overload

banyak yang tanya, Rifa kerja dimana sih ?? oke oke, di hari Ahad yang cerah ini. akan saya ceritakan. saya adalah anak dari seorang ayah yang memiliki perusahaan di bidang teknik sipil. sebut saja sebuah konsultant perencanaan dan pengawasan pembangunan.