Skip to main content

China - Malaysia Friendship Garden



letaknya di Putrajaya, area yang menjadi pusat pemerintahan Negeri Jiran Malaysia. ini baru pertama kali juga sih saya ke sini. setelah puluhan kali mengunjungi Kuala Lumpur. karena ya, simply saya kurang tertarik dengan government sector. dan, city girl ini kurang paham kenapa harus ke Putrajaya.

lalu kemudian di 2026 saya tertarik ke sana. sebabnya sederhana: katanya banyak yang foto pre-wedding di sini dan auto menyihir penonton karena mengira itu berada di Tiongkok beneran. 


bukan, saya bukan mau pre-wedding. saya dan Fatimah iseng aja. lagi pengen sedikit keluar dari Kuala Lumpur City Centre. sudah jadi rahasia umum betapa terintegrasinya transportasi umum berbasis rel di Malaysia ini. mudah bagi kami menuju Putrajaya via MRT.


dari MRT Putrajaya Sentral kami naik bus dengan tujuan halte turun di halte Kementerian Sukan dan Belia. perjalanan melewati IKN nya Malaysia ini cukup menyihir visual saya. area ini begitu rapi dan memiliki tata ruang yang apik. beberapa gedung residensial dan perumahan pegawai yang menunjukkan aktivitas domestik sedikit banyak memberi impresi bahwa Malaysia berhasil memindahkan ibukota pusat pemerintahannya dengan baik. 

sesampainya di Halte, justru gedung Civil Aviation Authority of Malaysia lah yang menarik perhatian saya. karena bagi saya, itu lebih menarik aja sih secara arsitektur


dari halte bus, saya dan Fatimah harus jalan kaki untuk menuju garden ini. rupanya si garden bertema Chinese ini berada di area taman besar di pinggir Putrajaya Lake. 




sesampainya di sana, saya terperangah. wow, China - Malaysia Friendship Garden ini cantik sekali. untuk saya amat sangat yang tertarik dengan budaya Chinese dan Peranakan. Garden ini tidak besar. tapi detailsnya luar biasa. sesaat saya paham mengapa foto pre-wedding dengan latar Garden ini begitu menyihir. karena, saya pun sesaat lupa kalau sedang berada di Putrajaya.

Fatimah dan Tumbler Zus Coffee nya




secara unsur landscape, garden ini hanya tentang : bangunan dengan arsitektur Chinese ; kolam ikan ; tanaman hijau dan lampion merah. namun kombinasi elemen ini dirawat dan ditata dengan baik. menciptakan suasana yang sukses mereplikasi tema besar tentang garden ini : friendship.  






all in all. meskipun harus menempuh jarak satu jam dari KLCC, saya puas akhirnya bisa mengunjungi garden ini. namun saran saya, better naik grab aja deh dari stasiun MRT Putrajaya Sentral ke area ini. cukup taruh titik KBRI Putrajaya di aplikasimu dan driver Grab nya langsung tau kamu dimana. karena frekuensi bus yang lewat cukup lama (satu jam sekali). kamu juga harus mengkomunikasikan dengan supir bus halte mana yang akan kamu tuju. kamu juga harus benar - benar aware dengan arahan supir bus karena petunjuk tentang halte bus tidak terlalu jelas.

well, terlepas dari urusan bus vs grab di Putrajaya, area ini memang sangat cantik. kalau kamu nggak punya minat yang sama dengan saya, di dekat China - Malaysia Friendship Garden ada Pantai Floria, Putrajaya Lakeside Photo Spot, beberapa kedai kopi. 


terima kasih sudah membaca, sampai bertemu di tulisan berikutnya.   






Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Hongkong Day 1: Landing and Hong Kong Island Core

Penerbangan Singapore Airlines menuju Hong Kong berjalan dengan lancar. ini pertama kalinya bagi saya melakukan perjalanan internasional dengan pesawat full service . menyenangkan rasanya memiliki kesempatan melihat video safety demonstration dari layar di depan kursi. selama ini saya pikir safety demonstration harus diperagakan manual oleh awak kabin. kemudian saya juga baru tau bahwa inflight meal itu lengkap meliputi : roti dengan butter , makanan utama, yogurt dengan potongan buah segar, dan air mineral. lalu ada free flow berbagai minuman (saya coba orange juice, apple juice, chinese tea , dan milo) yang bisa dipesan hot atau cold .   kamar mandi juga menyenangkan. saya bisa mengisi bidet portable saya sehingga urusan toilet yang selama ini menjadi momok menjadi perkara yang bearable selama penerbangan. saya bahkan meminta snacks tambahan ke galley dan dikasih.   wow, Singapore Airlines benar-benar menaikkan level pengalaman perjalanan udara saya ke tingkat ya...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...