Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ibu

Saya Menjadi Seperti Ini Karena Doa Ibu Saya

saya begini karena doa ibu saya, ibu saya yang ngotot saya harus melanjutkan sekolah di jawa timur selepas SD. yang waktu itu banyak sekali cibiran "kan sekolah di amuntai (kalimantan selatan) sama di jawa sama aja ilmunya, beda harga aja" ilmu boleh sama, tapi pengalaman hidup jelas beda. di Jombang saya benar benar tau arti dari menjadi minoritas dalam bermasyarakat dan bertahan hidup selama enam tahun di tengah segala keterbatasan, dan saya berhasil, karena doa ibu saya. sampai hari ini kalau saya mengingat masa lalu enam tahun di Darul Ulum saya sering bertanya pada diri sendiri "kok bisa ya aku dulu bertahan ?" kembali, karena doa ibu saya yang yakin dan percaya bahwa Allah yang menciptakan saya, Allah pula yang memelihara saya dimanapun saya berada. kembali doa yang terlantun tanpa henti yang membuat saya bisa bertahan dan akhirnya lulus. lulus di Jombang, lanjut ke Surabaya. tiga tahun sudah saya di kota pelabuhan ini. disaat banyak teman teman saya ...

Ibu Saya Bukan Dokter, Tapi Beliau Paling Tau Apa yang Terjadi Pada Saya

saya pernah menulis untuk ibu saya di  sini  dan di  sini . beberapa hari yang lalu ibu saya mengunjungi saya ke Surabaya dan kemudian kemarin beliau balik ke Bontang. ibu saya menyampaikan banyak hal pada saya, saya memang tidak bercerita secara gamblang tapi naluri seorang ibu menuntun beliau mengatakan hal hal berikut :

Selamat Hari Ibu

ibu saya suka sekali membaca, oh iya beliau juga suka sekali menulis. beliau selalu cerdik dalam mengolah makanan. ibu saya adalah ibu yang tegas. beliau tidak pernah membentak, tapi beliau sangat ketat soal reward and punishment. setiap saya melakukan kesalahan, pasti saya sudah salah tingkah, ibu saya hanya tersenyum dan berkata "kakak tau salah kakak apa ?" dan saya jawab apa bentuk kesalahan yang saya lakukan, alih alih memarahi, beliau malah membantu saya mencari solusi untuk mengatasi kesalaha yang sudah saya perbuat.

Terima Kasih, Umi.

kemarin, saya dikabari oleh salah satu teman baik saya bahwa ibu dari salah satu teman kami meninggal. saya reflek dan menyebut Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Raji'un.