baru baru ini para ukhti dengan jilbab syar'i yang kalau jalan ke masjid kampus jibabnya berkibar ketika tertiup angin mengalahkan kibar bendera negeri ini mulai geger dengan adanya fenomena jilbab halal dimana gelatin yang terkandung dalam jilbab tersebut berasal dari tumbuhan, bukan dari gelatin babi. banner besar dengan strong point kontennya adalah tanda tanya disertai tulisan "YAKIN HIJAB YANG KITA GUNAKAN HALAL ?" mulai muncul di sudut sudut jalan Surabaya, utamanya di perempatan lampu merah kalau saya mau berangkat ke kampus. awalnya cuek, tapi lama lama gemes juga dengan banyaknya promo yang nangkring di sosial media baik emang adsense maupun testimoni personal yang mendukung kehalalan jilbab yang nggak bisa dimakan ini. masalahnya saya nggak suka sama model jilbab halal ini (plis bedakan jilbab dan hijab, kalau nggak paham boleh tanya sama guru agama, bukan googling). model jilbab halal ini nggak cocok sama style saya yang masih nyaman nyaman saja berjil...
It May Take A While But What’s Meant For You Will Always Find Its Way To You