Skip to main content

Posts

Showing posts with the label masyarakat

Kuliah Teknik Sipil, Apa Tanggapan Orangtua ?

Teknik Sipil, Jurusan dimana Aku dan Kamu Menjadi Satu "cewek kok ya kuliah di teknik sipil, cewek itu jadi guru, kuliah ekonomi. enak, adem kerjanya di kantor, gajinya tinggi. lah ini kerja panas panas sama cowok cowok. cewek macam apa itu keganjenan kuliah di jurusan nggak jelas" adalah ucapan paling sinis yang pernah saya dengar dari mulut seorang ibu, mendengar itu saya luar biasa sedih. inilah, fakta ironi bahwa ungkapan jangan asal menjustifikasi kalau kita nggak tau tau banget itu benar adanya. si ibu tidak salah dengan tidak tahu apa itu jurusan teknik sipil, tapi dia tanpa sadar telah menoreh luka pada yang mendengar, terlebih yang mendengar tau persis maksud perkataan si ibu.

Tentang Berteman

Photo by Chang Duong on Unsplash pernah berusaha untuk tetap bisa menjaga pertemanan disaat situasi memaksa untuk berpisah ? pernah berusaha untuk tetap diterima dalam lingkup pertemanan tapi tetap saja dianggap tidak pantas ? pernah diterima dengan sangat baik dalam sebuah lingkup pertemanan yang rapuh ? kelihatannya dari luar sangat kompak tapi ternyata masing masing anggotanya saling menusuk satu sama lain ? pernah masuk dalam lingkup pertemanan palsu penuh kepentingan ?

Menikah, Siapkah ?

Photo by Jeremy Wong Weddings on Unsplash kapan nikah ? kapan nyusul ? lhoo calon nya kok belum dikenalin ? mungkin itu pertanyaan pertanyaan yang sering menghampiri perempuan perempuan gila karir (seperti saya) akhir akhir ini saya sering sekali tergabung dengan curhatan ibu ibu tentang parenting dan pola perilaku anak (padahal saya belum menikah). ada satu hal yang saya tergelitik disana, mereka membahas tentang pola didikan anak yang menyebabkan si anak memiliki mental abuse atau emotional abuse (mental dimana anak seringkali diancam, dibentak, dipermalukan, dipersalahkan, dan bentuk kekerasan secara emosional lainnya yang menyebabkan si anak berbuat sama kepada teman atau pasangan dan anaknya di masa depan)

Ada Apa dengan Berbeda Pendapat ?

Photo by Mimi Thian on Unsplash akhir akhir ini saya takut ngetwit kritis. jadi bisa dilihat linimasa saya kebanyakan hanya berisi retweetan atau twit tentang aktivitas teknik sipil dan sekuritas saja. kenapa ? saya sendiri kaget, alasannya simpel. saya sering dibully karena saya ngetwit kritis tentang suatu permasalahan sosial dan politik terkait kebijakan dan keadaan masyarakat yang seringkali  pandangan saya cenderung sangat berseberangan dengan kebanyakan pengguna twitter lain.