Skip to main content

Collagen Brightening Eye Treatment Serum

 


as far as i know, Watson itu (sepertinya) bekerjasama dengan pabrik di Korea sana sebagai manufaktur skin care. jadi mereka menformulasi dan memproduksi product skin care dan pada saat dipasarkan di Indonesia melalui gerai watson, ada emblem nama "by Watson" yang disematkan di produk tersebut.

product ini adalah jenis eye cream pertama yang saya beli. karena susah sekali bagi saya menemukan produk yang klik di hati dan kemudian membelinya. 

karena ini adalah produk cream ya, jadi saya nggak expect dia bakal langsung ngasih hasil yang cepat seperti jenis serum. 

waktu membeli ini kebetulan saya memang dalam rangka melengkapi 10 step skin care. yes, you read it. saya pernah melengkapi 10 step itu dan memakai keseluruhannya setiap malam. hoho. 

selain itu karena pada saat itu saya dihajar deadline godzila yang mengharuskan saya begadang bermalam - malam yang sukses memberikan bonus panda pada mata saya.

jadilah, di luar ambisi melengkapi slot eye cream yang memang belum terisi saya bermaksud menghilangkan panda di mata saya. enggak, saya nggak boleh kalah sama lemburan. buat apa lemburan sampe gila kalau uang jerih payah itu nggak dibelikan skin care.

ya kan ?

satu hal yang saya suka banget dari eye cream ini adalah : wanginya. Allah, sebelum tidur pakai eye cream ini beneran ngasih sparks nggak jelas tapi nyenengin (you know what i mean, kan ? hehe) dengan mencium wanginya. so, the things that I Love about this product is about the fragrance. 

teksturnya light, waktu dipakai agak lama keringnya. jadi bukan tipe yang cepat menyerap gitu. bentuknya tube dengan warna tutup yang glowing. dan isinya (menurut) saya banyak, nggak abis - abis aja gitu padahal saya pakai tiap malam. cukup oke untuk harga yang nggak sampai seratus ribu rupiah.

efeknya ? hmmm, dari produk ini saya belajar bahwa sepertinya seluruh produk manufaktur si Watson ini nggak memberikan hasil yang instan. kita harus rutin pakai untuk tau hasilnya. well, di saya mata panda dan kerutan berangsur - angsur memudar dan hilang setelah rutin pakai berbulan bulan. haha.   

so, repurchase ? hmm kayaknya nggak deh.

terima kasih sudah membaca tulisan ini.





Balikpapan, 12 Januari 2020





Riffat Akhsan, --- yang lagi lagi dikejar deadline Berita Acara PHO.

Comments

Popular posts from this blog

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.