Skip to main content

Planner 2021 : Organize My Life

sumber gambar : shopee
 

buku agenda terbaik, untuk mengatur waktu dengan baik. kira - kira ini alasan saya akhirnya melabuhkan hati membeli Planner 2021 produksi RA Planner ini. beberapa alasan lain yang mendorong saya membeli planner sebagai bagian dari sesi journaling di 2021 ini adalah  cover, warna, dan caption. poin poin ini muncul pada proses consideration. 2021 harus memberikan optimisme, semangat, dan harapan. hard cover, warna kesukaan saya (blue sapphire), and the future is bright.

yep, the future is bright. amiin.



lantas, apa sebenarnya kegiatan journaling itu dan apa aja isi dari Planner 2021 saya ?

hmm kita bahas apa itu journaling yaaa.

menulis jurnal adalah salah satu cara mengurai isi pikiran agar beban hidup terasa lebih ringan dengan cara menulis pada sebuah medium yang sudah dikondisikan. organized your emotions for better mental health.

medium ini merupakan sebuah buku yang disebut planner. yaitu kombinasi antara buku agenda dan buku harian. di planner ini kita bisa menulis perasaan juga pekerjaan. tujuan dari planner ini adalah sebagai medium untuk memindahkan emosi negatif kita untuk sesuatu yang lebih positif. 



penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama dari journaling adalah melatih kita untuk menyadari diri di saat ini. mindfullness. ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri, daya ingat, kreativitas, dan merecovery kelelahan mental. 


kegiatan ini merupakan kegiatan yang menyehatkan dan menyenangkan. dimulai dari mengurai keseluruhan beban di hati dan pikiran. merapikannya dalam kotak - kotak di otak. kemudian melakukan refleksi, self healing, dan melanjutkan hidup. 

kira - kira begitu. 

dalam proses memilih planner sebagai medium journaling, setiap orang memiliki pertimbangan berbeda sesuai kebutuhan mentalnya. beberapa ingin simple but organized dalam merapikan to do list tak berkesudahan (seperti saya). beberapa baru belajar tentang journaling dan ingin menyalurkan hobi seni dengan membeli planner penuh stiker dan hiasan. beberapa yang lain ingin 2021 yang lebih waras dengan melakukan terapi mental health dengan khusus membeli  well-being journal planner 2021.

kalau saya, berikut isi planner saya :



hal yang saya cinta banget sama planner ini adalah : ikigai, lembar mewarnai, interaksi dengan al qur'an, dan monitoring ibadah rutin. saya salut dengan mendalamnya riset yang dilakukan tim RA Planner. mereka benar - benar menemukan bukti nyata apa - apa saja yang memang perlu dirapikan sehingga hidup lebih terorganisir. kemudian hasil riset tersebut divisualisasikan ke dalam bahasa desain yang menyegarkan pikiran seseorang seperti saya yang nggak ngerti desain sama sekali ini. 

interaksi dengan Al-Qur'an dan monitoring ibadah rutin terasa benar - benar merapikan jadwal ibadah saya dan secara smooth mendorong saya untuk lebih disiplin lagi. saya jadi tau tingkat konsistensi kegiatan spiritual saya dalam satu minggu.





sebelum berkenalan dengan planner untuk journaling, hidup saya terasa monoton mampus dengan agenda seharga lumayan yang wajib dimiliki oleh insan kantor saya (at same level). agenda tersebut  (sepertinya) dirancang untuk lebih dari satu tahun (di tahun 2019, saya sudah menemukan kalender 2023. wow wow wow, ini agenda apa olimpiade sih ? empat tahun sekali baru boleh ganti).

agenda ini dibuat plain tanpa warna sehingga saya selalu menerka kapan kiranya kertasnya habis, kapan saya harus mengisinya lagi (isiannya hanya tersedia di gramedia btw, dan saat saya punya agenda itu 2 tahun saya habis di lapangan dan di Kota Bontang yang belum punya Gramedia. hiks). segala kekakuan dan "up to me" pada agenda tersebut sampai - sampai membuat saya berpikir beberapa kali ketika ingin menulis. 

formatnya terlalu monoton. saya disuruh mikir sendiri. 


sampai akhirnya suatu hari saya ganti tote bag. kalian tau kan, tote bag mbak - mbak itu setara dengan kantong ajaib doraemon ?

saya ingat pada suatu titik dimana saya merasa tote bag saya berat banget dan khawatir talinya putus. wow, this is new. tidak pernah saya kasihan sama tote bag dengan khawatir talinya akan putus karena beban hidup yang saya titipkan di sana.

bye bye agenda bapak - bapak kaku dan bosenin. agenda yang so called exclusive just for executive. 2021 saya harus lebih ceria dengan planner full colour. semoga setelah ini hidup saya menjadi lebih berwarna.

agenda seharga serum shiseido itu tetap saya pakai. tapi buat rapat doang. my daily journal pakai planner 2021 punya RA Planner dong.....


anyway, selamat tahun baru. selamat membuka lembaran baru. semoga hidup kita ada perubahan ke arah yang meingkat dan keadaan menjadi jauh lebih baik.

kalau kamu masih belum punya planner, ini waktu yang tepat untuk beli. karena semakin mendekati akhir bulan Januari, kurva permintaan Planner 2021 pastinya semakin menurun. maka, akan banyak diskon untuk pembelian planner apapun di e-commerce kesayanganmu.

happy journaling, terima kasih sudah membaca 😇





Balikpapan, 14 Januari 2021





Riffat Akhsan, ---yang hari ini dijadwalkan ikut rakernas tapi matanya digandolin anak gajah. ngantuk parah.





Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.