hari kedua di Malang, saya bangun dengan pemandangan gunung yang meskipun diselimuti kabut tipis tapi tetap terlihat sempurna dari jendela lantai 8 kamar tempat saya menginap. saya selalu suka berada di tempat tinggi, karena semakin banyak yang terlihat, semakin bijak kita memaknainya. mereka yang berada di "tempat rendah" sering nyinyir dan benci atas keputusan mereka yang berada di "tempat tinggi". mereka lupa bahwa mereka tidak melihat apa yang "orang tempat tinggi" lihat. bias kelas, bias perspektif, bertindak spekulatif, judgemental, mendewakan asumsi. ah tidak perlulah saya membahas terlalu jauh ciri pokok "tempat tinggi" maupun "tempat rendah". sebelumnya saya sudah dikabari kak Ai kalau kunjungan saya di Malang bersamaan dengan konvoi arema 16 - 17 April dalam rangka pengarakan piala Bhayangkara. sebelumnya sudah pernah kejadian, tindakan anarkis perusakan kendaraan dan tindakan anarkisme lain yang d...
It May Take A While But What’s Meant For You Will Always Find Its Way To You