Skip to main content

Posts

Showing posts with the label bontang

Famous Laundry Bontang

  semua berawal dari saya yang main ke rumah teman saya di Singapore. waktu itu mesin cuci dan dryer di rumahnya rusak sehingga dia mengajak saya ke self service laundry untuk mencuci baju saya yang rencananya mau dicuci di rumah dia. dari hotel tempat saya menginap, saya biasa ke rumah dia naik bus dan menyeberang jalan rumah teman saya, a classic HDB flat di sana, untuk pertama kali saya melihat laundry coin service secara nyata. teman saya juga yang mengajari saya menggunakan jasa layanan cuci kering itu. setelah loading cucian memasukkan koin sebagai alat pembayaran, kami lalu berjalan jalan dan akan kembali lagi dua jam kemudian ketika cucian saya sudah selesai. sekitar dua jam kemudian cucian saya selesai dan saya lalu pulang ke hotel tempat saya menginap untuk bersiap untuk itinerary selanjutnya di hari itu.  pengalaman mencuci baju tanpa melibatkan sinar matahari di Singapura itu amat berkesan di hati saya. tidak perlu menunggu lama untuk menyelesaikan pekerjaan domest...

Mencicipi Manisnya "Wine" Belimbing

  Bang Heri, pemilik kedai kopi estiqomah yang legendaris. dulunya bekerja sebagai staff non-medis di salah satu Rumah Sakit swasta di Kota Bontang. kemudian memutuskan untuk mengejar passion nya dalam urusan minuman (kopi dan minuman fermentasi) yang 100% halal. tentunya setelah terkumpul cukup modal dan dana darurat. tahun ini Bang Heri melebarkan sayapnya. tidak hanya sebatas mencampur kopi dan mocktail di belakang bar. kini, Bang Heri merambah manufaktur kopi (coffee roastery) dan membuka slowbar yang memungkinkan pengunjungnya bisa bercakap dan mengenal lebih jauh tentang kopi dan minuman fermentasi. ketika berkunjung dan bertemu Bang Heri, alih-alih berkontemplasi bersama kopi, saya lebih suka mencoba berbagai minuman fermentasi eksperimen Bang Heri. yang kita sebut saja wine. karena prosesnya begitu. sebelum mencicip manisnya wine belimbing, saya sudah pernah mencoba wine kulit nanas dan wine anggur tentunya. namun, si Belimbing menjadi favorit saya. bagi saya, belimbing buk...

Belajar Tentang Kopi Tanpa Filosofi

  Kita Tau Rasanya Apa, Tapi Kita Susah Menjelaskan Bagaimana..... adalah jawaban yang diberikan Ismail Putra Panggua ketika saya bertanya kepadanya apa perasaan terdalamnya tentang kopi. Putra, sebagaimana saya memanggilnya, adalah seorang Q Arabica Grader yang terdaftar resmi di Specialty Coffee Association.  Bagi saya, Putra yang usianya sebaya adik bungsu saya ini adalah demystified  yang menjelma jadi nyata.  sulit menemukan penilai kopi: yang dari ujung pulpennya nasib harga kopi per gram nya ditentukan. dan Putra adalah satu dari dua Q Arabica Grader di Kalimantan. saya harus bangga pada Kota Bontang yang memiliki Putra Pangguan. Kopi Terenak: Arabika Cianjur di Laborative Roaster miliknya yang terletak di dekat simpang Bukit Sekatup Damai PKT, saya diajak untuk mencicipi Kopi Arabika Asal Petani Cianjur yang di grind manual sendiri oleh Putra dan disajikan dengan metode V60. saya yang agak-agak kagok tapi kepo banget soal kopi belajar mencecap rasa dengan ke...

Pulau Malahing, 12 Years After

  masih jelas di ingatan saya, 12 tahun lalu ketika mengunjungi pemukiman atas laut ini. kala itu, pulau ini tak ubahnya perkampungan biasa tanpa ada yang melirik potensinya. saat itu, masih jelas teringat beningnya air laut kala surut yang memberikan pemandangan serupa kaca tentang indahnya aquarium ciptaan tuhan. bintang laut, algae, bulu babi, dan berbagai karang penjaga laut bisa dilihat dengan mata telanjang effortlessly . 20 Juli 2022, saya kembali ke Malahing. berwisata dengan niat mencelupkan kaki di hangatnya air laut, ditemani sejuknya angin laut, menyerap slow-pace living yang menjadi healing bagi penatnya tugas kantor. sembari berpikir kapan kiranya saya mahir berenang. wajah Malahing sudah sangat berubah. pemerintah sudah masuk dan mengimplementasikan solar cell sebagai sumber pasokan listrik area ini. kemudian perusahaan negara juga mengucurkan dana CSR nya dengan strategis dan penuh komitmen dalam membangun amenitas di area ini sehingga layak menjadi destinasi wisata...

Aplikasi Maxim : Mudah, Murah, Menyenangkan !

  jujur saya termasuk golongan skeptis terhadap perusahaan teknologi, yang memiliki para VP dan AVP bergaji triple digit, mendapat suntikan dari berbagai ventures , namun ternyata memerah keringat para driver di lapangan.  maxim juga tidak terkecuali, perusahaan aplikasi yang sedari awal mengatakan mereka bukan perusahaan transportasi ini pun tidak luput dari tatapan sebelah mata saya. namun, gencarnya promosi mereka yang lebih mirip kampanye caleg ini alih - alih mewajibkan para drivernya untuk memakai atribut membuat saya tertarik mengulik model bisnis perusahaan ini. apa yang membuat maxim berbeda ? mengapa aplikasi ini begitu disenangi ? setelah saya perhatikan, maxim memang hadir di Indonesia beberapa langkah di belakang. namun, kehadirannya seakan menjadi jawaban keresahan para pengguna Order Service Provider ini. salah satu hal yang paling membuat saya menoleh kepada aplikasi kuning ini adalah kehadirannya tidak membuat driver "dikuasai" oleh rating. costumer pengguna ...

Cafe Alam Pondok Jati, Warna Baru Dunia Kongkow Kota Bontang

sebagai anak Bontang asli yang cuma ada di Bontang kalau libur sekolah dan kuliah  saya ini termasuk kategori anak rumahan, nggak biasa nongkrong atau bahasa elite nya kongkow. saya ini nggak ngerti ngerti banget tempat tempat ngeheits di Bontang. saya taunya cuma Bontang Kuala sama Koperasi PKT soalnya mengandung unsur makanan enak.

Catatan Akhir Tahun 2014

waktu begitu cepat berlalu, kadang saya sendiri tidak menyadarinya sampai saya tersadar bahwa saya sudah harus berhadapan lagi dengan tahun yang baru. melihat perjalanan belasan bulan kebelakang, dan ini catatan akhir tahun 2014 yang mampu saya kumpulkan. JANUARI awal tahun saya awali dengan merayakan tahun baru di depan gedung negara Grahadi Surabaya dan beberapa hari kemudian saya habiskan dengan pulang ke rumah saya di Bontang.