Skip to main content

Posts

Showing posts with the label personal thought

From Budget Traveler to Price Wise Traveler

hai, apa kabar ? lama rasanya saya nggak menulis di sini. senang rasanya bisa kembali menulis dengan tenang, jernih, dan apa adanya lagi. kehidupan saya beberapa bulan terakhir benar-benar menenggelamkan saya hingga saya hampir kehilangan arah. and sadly, kehilangan kebahagiaan menulis di sini. kali ini, saya mau berbagi hasil kontemplasi saya dalam memaknai value dari sebuah kegiatan perjalanan. kini, saya bukan lagi Budget Traveler. kini saya pindah kuadran menjadi Price Wise Traveler. berikut ceritanya : 1. Saya Lebih Memilih Maskapai Full Service. Jika Tidak Memungkinkan, Maka Saya Memilih LCC dengan Seluruh Add Ons Scoot Airlines membuka penerbangan langsung ke Balikpapan sebagai respon atas hadirnya calon IKN Nusantara di bumi etam. seiring terbukanya konektivitas dan meningkatnya minat masyarakat Kalimantan Timur, Air Asia. Malaysia Airlines, dan Royal Brunei juga membuka penerbangan langsung ke Balikpapan.  di awal awal, saya semangat sekali terbang lewat Balikpapan dengan ...

Singapura dan Cerita Tentangnya

Research shows that the stronger our sense of belonging, the stronger our well-being. adalah kalimat yang dijadikan highlight oleh google ketika saya mengetik "The Place Where You Were Belong Means". keyword ini saya ketik dilatarbelakangi oleh salah satu TikTok konten kreator yang bilang ada satu tempat yang dia kunjungi yang memiliki energi baik, membuat dia lebih bahagia dari tempat manapun yang pernah dia kunjungi. sebuah pulau kecil yang saat itu lagi mendung, jaraknya jauh dari tempat dia tinggal, dia sendirian pula. namun dia nggak peduli dengan kekhawatiran karena tempat tersebut membuat dia merasa baik-baik saja. and he conclude that those place is the place where he belongs to. menurut dia the place where he were belongs to adalah tempat dia dia seharusnya, tempat dimana dia merasa nyaman, dan bisa jadi diri sendiri. karena nggak semua tempat bisa memberikan energi seperti itu ke diri dia.   trus saya mikir dong, ada ya tempat begitu ? saya perbaiki pertanyaannya, a...

Tujuh Belas Hari di 2024

Hai, Faizah here. bercerita tentang belasan hari di tahun baru ini sungguhlah menarik. yeah, I need to way out, everything inside my head yang bikin saya super overwhelm. baru beberapa kali dua puluh empat jam, namun rasanya sudah berpuluh episode perubahan saya hadapi.  pertama, akhirnya saya mencapai target 1000 orders complete sehari. keberhasilan ini yang membuat lisensi perusahaan yang saya pimpin batal digantung. bisa dibilang, insya Allah ini akan menjadi titik balik bahwa aplikasi perusahaan transportasi online milik keluarga saya akan permanen tidak berpindah tangan. karena udah lolos probation. bilang apa dulu ? Alhamdulillahi Rabbil Alamin *** kedua, saya yang "dimutasi" ke ruangan sendiri.   keberhasilan saya tidak lepas dari anggota tim saya yang solid. thanks to Annisa dan Theo yang membantu saya sampai kita semua ada di titik hari ini.  2024, abah saya yang tidak ikut - ikutan urusan perusahaan transportasi online ini, tiba - tiba involve penuh dan ber...

Jalan Panjang Menuju Boston

sumber: bu.edu semua bermula dari saudara kembar saya, Fatimah. kala itu, setelah lebaran Idul Fitri 2022 ia mudik ke rumah nenek bersama adik saya Fuad dan Abah saya. saya sengaja tidak ikut karena akan menemani umi yang ujian proposal disertasi di waktu yang sama. di rumah nenek, Fatimah melakukan video call dengan kakak sepupu kami. kakak Azmi, yang ibunya merupakan kakak dari Abah. percakapan berlangsung hangat melalui iPhone mama haji. begitu kami memanggil ibu dari kakak Ami. cerita berlanjut ke kakak Ami yang mendoakan agar saya dan Fatimah bisa lanjut master di negeri Paman Sam. doa kakak Ami diaminkan Fatimah dengan jawaban bahwa ia ingin sekali kuliah di Boston. tak dinyana, terkuak bahwa kakak Ami yang merupakan dosen tetap di University of Saskatchewan dan telah menjadi Permanent Resident di Canada lebih dari satu dekade itu baru saja menyelesaikan Post Doctoral nya di Harvard Law School. almamater yang diincar oleh saudara kembar saya. ya, Fatimah sangat ingin berkuli...

Menuju Lebaran Glowing 2022 with Scarlett !

  yihaa, kantor baru. skincare baru ! ketika saya menulis ini, sudah bulan ketiga sejak kepindahan saya dari Balikpapan ke Bontang. entah kenapa, di kantor baru ini hasrat menggebu untuk menumpuk harta duniawi hasil keringat banyak lari ke tumbler   alih - alih skincare . jadi, saya beneran selektif banget untuk urusan skincare . apalagi, sekarang local  brand  dan brand impor harganya udah mirip - mirip. makanya faktor efikasi skincare dan harga berada di urutan prioritas teratas ketika saya memutuskan membeli sebuah produk skincare .  saya beruntung Scarlett masih membanderol produknya dengan harga di bawah seratus ribu. tepatnya Rp. 75.000,00 yang mana ini masih masuk akal untuk saya. namun tidak semua local brand seperti Scarlett. jadi, maafkan saya ya jika postingan  skincare  menjadi cukup jarang. namun, sebisa mungkin saya akan terus usahakan untuk menulis.  berbicara tentang skincare , tidak bosan bosannya saya sampaikan kepada handai ...

Don't Feel Small, be Brave Faizah !

  On my last day in Balikpapan (in my previous office), I ask to my staff to take this picture. a picture who speaks loudly about my future plan right after my resignation.  Since beginning of my career in State-Owned Enterprise, my vision is clear : I build a strong portfolio, be critical engineer, then find sexy problem who will be my story to make a personal statement and motivation letter, then find two strong key players to write a recommendation for me.  After all the requirement process is done, I take an IELTS test. next is to apply for University admission and scholarship. the plan is perfect, so that is time to resign.  But you know what ? that's perfectly planned is set up due to covering up my wounded soul. you know my past, I experienced moving from Surabaya to Samarinda while my undergraduate degree is not completed yet. I continue my degree in Samarinda, at the university when toxic and bullying culture still alive, spreading across all the university ...