Skip to main content

Posts

Resolusi dan Keikhlasan dalam Menerima Takdir

Kalo kita bicara resolusi, maka kita akan berbicara tentang mimpi, keinginan, tujuan, target, atau ambisi yang belum tercapai dan sekarang masih dalam proses pencapaian.. kalo saya, resolusi itu artinya doa yang spesifik. doa kan bukan cuma permintaan kepada tuhan yang dipanjatkan sehabis beribadah, lantas tidak dibuktikan dengan aksi nyata. orang bijak sering bilang "usaha tanpa doa itu sombong, namun doa tanpa usaha itu bohong"  resolusi, kita bebas membuat resolusi apapun sesuai dengan kemauan kita. namun ketika resolusi itu tidak terwujud. haruskah kita marah kepada tuhan ? baru baru ini teman saya bercerita bahwa selama 2 tahun ini dia membuat resolusi di setiap awal tahun untuk bisa long last dengan pasangan nya. namun, tahun ini, which means tahun ke 3 dia membuat resolusi yang sama, ternyata tidak sesuai seperti tahun yang sudah sudah. hubungan mereka kandas. sebenarnya banyak sekali resolusi yang (mungkin) ketika di akhir tahun kita evaluate dan masih tidak t...

Hatur Nuhun Tukang Parkir :')

"Terima Kasih banyak ya pak" sembari tersenyum saya memberikan uang parkir kepada tukang parkir. manusia mulia yang mengabdikan hidupnya untuk membantu para pengendara mobil dan motor agar mudah memarkir dan mengeluarkan kendaraan ke jalan raya yang ramai. namun seiring berjalan waktu saya menjadi bagian dari kota metropolitan ibukota provinsi Jawa Timur ini saya sering kesal juga dengan tingkah laku tukang parkir liar yang hanya muncul ketika kita mau meninggalkan tempat parkir. seperti pemalak saja. saya datang ga ada, begitu saya mau pergi langsung minta uang parkir. keadaan ini sangat mudah ditemui di kota sebesar ini, namun saya lantas berpikir "apakah berkah menjalani pekerjaan seperti itu?" dalam satu kesempatan saya berdiskusi dengan beberapa teman yang memiliki kepedulian sosial terhadap kehidupan jalanan. mereka cerita ke saya kalo penghasilan seorang tukang parkir bisa mencapai 100.000 rupiah perhari which means 3 jutaan sebulan kalo mereka ra...

Merenung, dan.. Tercenung..

"berawal dari jadi budak nilai akademis, akan berakhir jadi budak profit perusahaan" sebuah tweet singkat dari seorang Alit Susanto yang membuat saya terhenyak. saya terdiam merenung dan akhirnya tercenung tweet simple ini telah dengan gamblang menyindir saya tentang hakikat hidup yang sangat naif bagi otak cetek saya. saya pun berpikir, apakah sesimple itu hidup ? apakah hidup itu hanya untuk pemenuhan target ? saya yakin tuhan tidak mengizinkan kita hidup hanya untuk itu. sampai saya sadar, setelah berdiskusi dengan beberapa orang yang memiliki kemampuan spiritual jauh diatas saya, bahwa hidup itu, untuk bahagia... bahagia ? itupun yang menjadi pertanyaan saya sembari mengerutkan kening. yah bahagia, namun setiap orang punya standar "bahagianya" sendiri sendiri. ada hanya bisa berkumpul dengan orang orang yang dicintai dan mencintai dia sudah merasa bahagia. namun ada juga yang bergelimang materi, dilimpahi barang barang branded, mobil mewah, rumah dikawas...

Selingkuh Itu Harga Mati dari Berakhirnya Sebuah Hubungan

nyesek ya judul postingan saya ? banget. tumben sih saya mau bahas topic ini, kebetulan saya waktu buka twitter dan kak nathalie @nyonyapejabat ngetwit gitu, saya langsung mikir asyik juga ya kalo saya bahas soal this as one of terrible love life.  ada banyak hal yang menyebabkan sebuah hubungan putus, dari masalah klise soal kebiasaan yg sebenernya adalah ketidakbisaan satu sama lain dalam menyamakan persepsi., sampai soal perselingkuhan. perselingkuhan memang menyakitkan, dihadapkan pada kenyataan bahwa "dia" lebih memilih orang lain yang membuatnya merasa nyaman dibanding kita, dibelakang kita. perselingkuhan sebenarnya lebih dari sekedar kelakuan pengecut "stand between two chairs". tapi menurut saya perselingkuhan adalah bentuk penghinaan, pelecehan secara emosi yang meninggalkan kekecewaan mendalam, bahkan rasa trauma dan paranoid. sebenarnya selingkuh itu juga ga akan terjadi kalo ga ada kesalahpahaman, dalam artian komunikasi yang kurang baik. kamu y...

Merekapun Menjadi Bagian dari Malam-mu

malam, jarum jam berpindah dari angka 12 ke angka 1. hari telah berganti. apa yang kamu lakukan saat itu ? sebagian dari kamu sibuk follow up pasien, menjadi bagian dari hecticnya Instalasi Rawat Darurat, menangani pasien rewel di bangsal berisi selusin pasien, berkutat dengan seonggok daging dalam kegiatan operasi, membantu persalinan seorang ibu muda yang sebenarnya terlalu cepat untuk menjadi ibu, tertidur di atas meja dengan textbook menjadi bantalmu, berkutat dengan tugas yang dideadline besok, kebut semalam belajar untuk ujian besok hari,  sementara sebagian lain nya terbuai dalam buaian mimpi dalam rengkuhan istana yang dibangun orang tuamu atau dirimu sendiri, kelelahan dengan beban pekerjaan dan hidup yang semakin terasa sesak, terbaring pasrah di kamar rumah sakit dengan infus menancap di pembuluh darahmu, atau kamu yang sedang menikmati gemerlap malam sebuah kota besar dengan mobil mewahmu yang harga bisa mensejahterakan fakir miskin satu kampung, atau sedang bernegosias...

New Description Blog, but Still with The Same Tittle

halo teman teman :') apa kabar ? kalo saya sih lagi kambuh nih maag kronisnya. oke kali ini saya mau cerita tentang perubahan deskripsi blog saya dari yang sebelumnya "Just a Simple Word to Share" menjadi "F.R. Ma'rifah Akhsan's Mindset Reflection" ada beberapa alasan yang mebuat saya merubah deskripsi blog saya ini. pertama karena saya sadar kalo ternyata semua postingan saya bukan "simple word" memang sih ujung"nya "to Share" tapi wait, ini sama sekali bukan simple word. jadi saya pikir ini kurang pas dengan deskripsi blog "simple word to say" kedua, saya sadar kalo judul blog ini kan "My Random Handwriting" jadi apapun topik saya angkat pure depend on my point of view, yah gampangan nya saya kan ga copas. jadi melalui deskripsi blog ini saya ingin menjelaskan bahwa semua postingan di blog ini adalah cerminan pemikiran saya yang terangkum menjadi tulisan tulisan random saya :') hanya dengan foto ka...

Malam Takbiran yang Meaningfull :')

Assalamualaikum teman teman, sebelumnya. saya, Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan mau mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H :') hehe pada qurban  apa tahun ini ? oke postingan kali ini masih dalam nuansa lebaran, saya cerita tentang malam idul adha yang berlangsung beberapa hari yang lalu. jadi lebaran idul qurban, atau lebaran haji, atau lebaran idul adha tahun ini saya rayakan bersama Rusma, kembaran saya di Surabaya. lucu ya, padahal keluarga saya qurban di rumah kami di Bontang, tapi cuma abah sama umi aja yang di Bontang. saya dan Rusma di Surabaya karena kita kuliah di sini. sementara adek saya, Fuad dan Farhan di Jombang, karena mereka sekolah di sana, sama seperti saya dan Rusma yang menghabiskan masa SMP dan SMA di Pondok Pesantren Darul Ulum Peterongan Jombang. unik memang. tapi berqurban bukan untuk kelas sosial kan ? jadi malam takbiran kemaren saya dan Rusma jalan jalan ke bawah jembatan Suramadu, jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Pulau Mad...