Skip to main content

Posts

Jalan Panjang Menuju Boston

sumber: bu.edu semua bermula dari saudara kembar saya, Fatimah. kala itu, setelah lebaran Idul Fitri 2022 ia mudik ke rumah nenek bersama adik saya Fuad dan Abah saya. saya sengaja tidak ikut karena akan menemani umi yang ujian proposal disertasi di waktu yang sama. di rumah nenek, Fatimah melakukan video call dengan kakak sepupu kami. kakak Azmi, yang ibunya merupakan kakak dari Abah. percakapan berlangsung hangat melalui iPhone mama haji. begitu kami memanggil ibu dari kakak Ami. cerita berlanjut ke kakak Ami yang mendoakan agar saya dan Fatimah bisa lanjut master di negeri Paman Sam. doa kakak Ami diaminkan Fatimah dengan jawaban bahwa ia ingin sekali kuliah di Boston. tak dinyana, terkuak bahwa kakak Ami yang merupakan dosen tetap di University of Saskatchewan dan telah menjadi Permanent Resident di Canada lebih dari satu dekade itu baru saja menyelesaikan Post Doctoral nya di Harvard Law School. almamater yang diincar oleh saudara kembar saya. ya, Fatimah sangat ingin berkuli...

Malahing Vacation - Overwater Villa Experience

  di awal Desember tahun ini, saya nggak bisa keluar kota karena beban pekerjaan. jadi opsi yang saya miliki hanyalah liburan di area Bontang. Bontang memiliki wisata yang (sebenarnya lengkap) : mall, hotel, taman, pantai, danau, laut, cafe, sampai wisata pesisir. bicara liburan di area Bontang, saya memutuskan untuk memilih wisata pesisir. karena, wisata ini sedikit "berjarak" dari riuh ramai kota. sebagai pecinta laut, saya cukup senang dengan experience naik kapal kayu menelusuri laut Bontang yang indah. ada beberapa pilihan wisata pesisir di Kota Bontang: pulau beras basah dengan pantainya yang indah. Pulau Gusung yang sekilas mirip Pulau Pramuka di Kepulauan Seribu. ada pula perkampungan atas laut yang oleh masyarakat disebut "Pulau" meski tidak memiliki daratan : Pulau Malahing, Pulau Selangan, dan Pulau Tihi - Tihi.  dan pilihan saya jatuh ke Pulau Malahing.  Malahing menjadi pilihan saya karena warganya sudah siap menjadi pelaku pariwisata, disana ada overwa...

Mencicipi Manisnya "Wine" Belimbing

  Bang Heri, pemilik kedai kopi estiqomah yang legendaris. dulunya bekerja sebagai staff non-medis di salah satu Rumah Sakit swasta di Kota Bontang. kemudian memutuskan untuk mengejar passion nya dalam urusan minuman (kopi dan minuman fermentasi) yang 100% halal. tentunya setelah terkumpul cukup modal dan dana darurat. tahun ini Bang Heri melebarkan sayapnya. tidak hanya sebatas mencampur kopi dan mocktail di belakang bar. kini, Bang Heri merambah manufaktur kopi (coffee roastery) dan membuka slowbar yang memungkinkan pengunjungnya bisa bercakap dan mengenal lebih jauh tentang kopi dan minuman fermentasi. ketika berkunjung dan bertemu Bang Heri, alih-alih berkontemplasi bersama kopi, saya lebih suka mencoba berbagai minuman fermentasi eksperimen Bang Heri. yang kita sebut saja wine. karena prosesnya begitu. sebelum mencicip manisnya wine belimbing, saya sudah pernah mencoba wine kulit nanas dan wine anggur tentunya. namun, si Belimbing menjadi favorit saya. bagi saya, belimbing buk...

Scarlett Phyto Biotics Renewing Moisturizer: Jawaban untuk Kebutuhan Anti Aging

selamat datang 2023. ini adalah tulisan pertama saya di tahun ini. tolong doa ya teman-teman agar saya bisa lebih rajin menulis di tahun ini. di tahun ke - 11 usia blog saya ini, saya makin menyadari menulis adalah salah satu terapi saya untuk rehat pikir dari lelahnya menjalani hidup. tentu saja, saya akan terus mengedepankan asas manfaat karena saya sangat berharap blog ini bisa memberikan impact untuk siapapun pembaca yang ditakdirkan tuhan mampir ke blog ini.  dari jutaan blog di semesta internet, dan kamu bisa baca tulisan ini. saya percaya ini karena takdir. *** bicara 2023, tahun ini adalah tahun dimana saya akan berumur 30 tahun. selamat datang wahai 30's club. kali ini, kita kembali ke edisi review skincare . berhubung saya sudah mau kepala 3 di tahun ini, sepertinya tepat untuk saya mulai membahas dan mengulik lebih dalam produk - produk anti-aging. kenapa penting bagi saya untuk merawat kulit agar terhindar dari penuaan (dini) ? jawabannya karena saya lebih nyaman dipang...

Belajar Tentang Kopi Tanpa Filosofi

  Kita Tau Rasanya Apa, Tapi Kita Susah Menjelaskan Bagaimana..... adalah jawaban yang diberikan Ismail Putra Panggua ketika saya bertanya kepadanya apa perasaan terdalamnya tentang kopi. Putra, sebagaimana saya memanggilnya, adalah seorang Q Arabica Grader yang terdaftar resmi di Specialty Coffee Association.  Bagi saya, Putra yang usianya sebaya adik bungsu saya ini adalah demystified  yang menjelma jadi nyata.  sulit menemukan penilai kopi: yang dari ujung pulpennya nasib harga kopi per gram nya ditentukan. dan Putra adalah satu dari dua Q Arabica Grader di Kalimantan. saya harus bangga pada Kota Bontang yang memiliki Putra Pangguan. Kopi Terenak: Arabika Cianjur di Laborative Roaster miliknya yang terletak di dekat simpang Bukit Sekatup Damai PKT, saya diajak untuk mencicipi Kopi Arabika Asal Petani Cianjur yang di grind manual sendiri oleh Putra dan disajikan dengan metode V60. saya yang agak-agak kagok tapi kepo banget soal kopi belajar mencecap rasa dengan ke...