Skip to main content

Selamat 22 di Tanggal 22, Riffat !



ah. alhmadulillah, barakallah fii umriik Faizah Riffat Ma'rifah Akhsan :)

kemarin, 22 september, 22 tahun yang lalu saya dilahirkan. umi saya menuliskan cerita kelahiran saya dan Rusma di sini.

tente Mukhlisah Ibrahim, owner of Kayu Tangi Art mengirimkan saya kado agenda etnik yang bahkan sampai sehari sebelum hari ulang tahun saya. duh niat banget si Tante ngirimin dari Jakarta :D



di pagi mata saya kebuka, abah saya kirim whatsapp selamat ulang tahun,





 kemudian abah telpon saya, kami cerita banyak. kemudian umi mengabarkan kalau ucapan selamat ulang tahun untuk kami beliau tulis di sini.

setelah itu saya berangkat kantor, anak kantor heboh ngucapin selamat ulang tahun, mulai dari Bos Y, Mufa, Yussaq, dll

ucapan selamat ulang tahun dari Bos Y
kemudian yussaq juga ngucapin selamat ulang tahun dengan desain kece nya yang luar biasa,


trus mufa juga ngirimin tulisan ucapan selamat ulang tahun,


facebook dan kaskus mengucapkan selamat ulang tahun pada saya, dilanjutkan dengan ucapan yang mengalir di facebook dari teman lama, keluarga, teman kuliah, sampai tetangga saya.

pulang kantor, di kampus. Dhona, Ari, Sri Ayu, bersama mereka menyalami saya seraya berdoa untuk semua hal baik untuk saya.

kemudian ada dosen Jaringan Jalan yang merupakan dosen Wali saya, Bu Teresia dan dosen Struktur Beton, Bu Eka juga mengucapkan selamat ulang tahun untuk saya :)

di akhir perkuliahan, di parkiran waktu saya mau pulang Mas Pandu, dan Rochman menyalami saya dan mengucapkan selamat ulang tahun.

kemudian Mas Lutfi dan Bima datang bersalaman dengan saya seraya mengucapkan selamat ulang tahun untuk saya.

di masjid, sebelum saya keluar Kampus, mas Fega ngasih saya papan properti foto yang dia bikin sendiri plus janji mau ngerjain (beberapa bagian) tugas besar desain baja saya :) Alhamdulillah....

FPR itu inisal dari Fega Pradana

terakhir ada Mas Handi yang ngucapin selamat ulang tahun buat saya, dan sayapun pulang ke Rumah.

berbeda dengan ulang tahun ke 21 saya tahun lalu, dimana teman teman kuliah menginap di rumah saya karena kami harus mengerjakan tugas desain struktur bangunan dan ketika tengah malam, mereka menghadiahi saya dan rusma oreo yang disusun di piring dan dihias dengan lilin PLN, ulang tahun kali ini tidak seheboh itu. tapi lebih...... membahagiakan.

bahagia rasanya bersalaman dan digenggam oleh tangan hangat yang kuat, dengan senyum yang jarang sekali muncul seraya diucapkan "selamat ulang tahun ya, barakallah" dengan penuh ketulusan.

TAPI TRUS MOMEN LANGKA ITU HARUS HANCUR DENGAN UCAPAN "KAMU ULANG TAHUN YANG KEBERAPA ? AKU LUPA, TAPI AKU YAKIN MASIH TUA AKU DARI KAMU"

-_______-

tidak banyak yang saya harapkan di umur yang semakin mendewasa ini, saya hanya berharap bisa terus hidup dengan mimpi, keyakinan, dan cinta yang saya miliki.

terima kasih banyak untuk doa baik yang mengalir untuk saya, doa saya semoga doa doa baik tersebut berbalik kebaikan kepada si pendoa amin.

terima kasih tuhan, telah memberi saya hidup seindah dan sebahagia ini.









Surabaya, 23 September 2015






Riffat Akhsan

Comments

  1. sungguh nyata banyak cinta. itu berarti perjalanan hati semakin meninggi kepada keyakinan yang baik baik saja.
    ujian dipersiapkan tuhan agar kita kuat dan menjadi pemimpin berpengaruh. kadang rasa memahami sering bahasa gagap menerjemahkan. jiwa sedang menerima yang dibutuhkan. ilmu dan kesenangan hati (mustabshiron). Teruslah melangkah bersama mimpi.

    ReplyDelete

Post a Comment

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke sini. silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...