Skip to main content

Besok Siang

Photo by Anna Pelzer on Unsplash


salah satu resolusi saya yang harus saya capai tahun ini adalah turun berat badan. jadi baby step yang harus saya lakukan dalam satu hari  adalah mengurangi porsi nasi menjadi hanya satu kali sehari plus memakan buah mentah setiap hari.

ya meskipun kopi pagi dan ajakan teman teman untuk kumpul makan ikan bakar kelar proyek jam 10 an malam masih sulit saya tolak sih.....

oke lupakan, kita fokus ke makan nasi hanya satu kali setiap hari. 

nah biasanya saya makan ini di siang hari. jadi you dadah babay sama sate atau nasi goreng yang biasanya hadir untuk makan malam. sorry bro sis, saya nggak bisa makan kalian kalau saya nggak lagi buka puasa.

biasanya sebelum ada upaya turun berat badan ini, ketika saya sudah makan satu menu di siang hari saya akan memakan menu lain yang saya mau di malam hari. nah semenjak makan satu kali sehari saya jadinya harus menunda keinginan saya dengan bilang "besok siang ya".

ucapan "besok siang" ini memberi solusi untuk semuanya. program saya di hari itu nggak rusak, plus hati saya nggak kecewa :))

turun berat badan saya ini bukan bertujuan untuk kurus, tapi untuk saya lebih kuat fisik. secara kan saya kerja di proyek bisa sampai berbelas belas jam, belum kalau harus balik kantor. kasian banget asisten saya kalau saya harus sakit hanya karena saya nggak jaga kesehatan saya.

upaya turun berat badan ini juga sekalian biar saya lebih bisa mencintai diri saya sendiri. gimana tubuh saya udah kerja keras sampai hari ini memastikan saya sehat. yang bisa saya lakukan adalah dengan memberikan apa yang menjadi hak tubuh saya : seperti pencernaan yang harus lancar setiap hari, selalu dipenuhi kebutuhan air putihnya, dan tidak memaksa tubuh saya bekerja keras di jam yang sulit.

karena bukan bertujuan untuk kurus ( jadi nggak pake booster semacam obat kurus, fat burner, atau apalah itu) maka konsistensi yang jadi tantangan saya. saya paham butuh waktu minimal 6 bulan bahkan satu tahun untuk akhirnya saya bisa turun berat badan. 

yup, ini jadi satu pelajaran lagi buat saya. bagaimana saya bisa bertahan dalam komitmen dalam jangka waktu yang lama. karena ini bukan kerjaan yang imbalannya nyata. tapi ini tentang manfaat yang sifatnya linier dengan upaya saya. semakin saya mencintai tubuh saya, semakin dia akan memberi manfaat untuk hidup saya.

jadi, besok siang kayaknya saya mau makan nasi padang deh. karena hari ini sudah makan ayam asam manis.





Samarinda, 20 Oktober 2018





Riffat Akhsan, yang bahagianya sederhana banget. tiba - tiba dibawain sate ayam sama anak proyek buat sahur puasa sunnah misalnya.

Comments

Popular posts from this blog

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.