Skip to main content

Resource Gratis yang Saya Gunakan Selama Belajar untuk Ujian IELTS

 Photo by Jeswin Thomas on Unsplash

is it true, that I got scholarship in order to pursue my IELTS dream by having the privilege to one-on-one private intensive IELTS preparation program in August until November 2021.

tapi, perjalanan saya belajar mandiri sudah dimulai sejak Agustus 2020, dimana saya belajar otodidak mencari sumber kesana kemari karena tidak bisa menjangkau biaya les persiapan. even the cheapest one. bahkan ketika masa masa les persiapan, saya terus bertanya dan mencari sumber belajar gratis kepada coach saya. hingga setelah les berakhir, saya kembali belajar mandiri dengan sumber - sumber yang Alhamdulillah nya sudah jauh lebih terkurasi. sumber - sumber yang saya rasa ikut membantu saya dalam memecah beban belajar menjadi bullet point yang reachable.

dalam tulisan ini, saya ingin membersamai teman - teman yang mungkin ada di titik saya kala itu. 


Academic Training Module atau General Training Module ?


ujian IELTS selalu hadir dalam 2 kategori : Academic (dengan kode AC) dan General (dengan kode GT). perbedaan dari dua kategori ini ada pada set soal reading - writing task 1 dan tujuan ujian.

jika kamu adalah seseorang yang mau melanjutkan kuliah / short course di luar negeri (berhubungan dengan dunia pendidikan) maka kamu wajib mengambil modul AC. modul ini menekankan reading passage dengan artikel ilmiah dan academic article lain. sementara, untuk writing task 1 kamu akan diminta menarasikan data visual yang memerlukan analisis akademik.

karena saya mengambil modul AC, saya kurang tau banyak tentang modul GT. sejauh yang saya tau modul IELTS yang ini diperuntukkan untuk mereka yang mau bekerja (seperti mengajukan Work Holiday Visa / sertifikasi Tour Guide / atau kepentingan lain di luar pendidikan). di reading passage untuk modul GT ini (yang pernah saya lihat) berasal dari potongan berita di koran atau artikel majalah. sementara untuk soal writing task 1 kamu diminta untuk menulis surat kepada seseorang (formal letter).

selebihnya, untuk listening - speaking - writing task 2 - serta lembar jawaban, tidak ada perbedaan antara AC dan GT.


Syarat Wajib yang Harus Kamu Miliki : Set Soal Ujian Terbaru


setelah kamu tau modul apa yang akan kamu ambil untuk ujian IELTS, langkah pertama dalam belajar mandiri adalah memiliki set soal ujian terbaru sesuai dengan modul yang akan kamu ambil : Cambridge IELTS series.

Cambridge adalah pembuat soal IELTS. sementara lembaga seperti IDP, British Council, dan IALF adalah penyelenggara ujian IELTS. setiap tahun, Cambridge selalu merilis soal yang mereka gunakan di tahun sebelumnya, ketika saya belajar di tahun 2020, saya menggunakan set soal yang diujikan di tahun 2019. ketika saya belajar di tahun 2021, saya belajar dari set ujian tahun 2020. 

berikut saya rincikan series bahan ujian yang saya gunakan :

Cambridge IELTS 16 -- set soal yang diujikan di tahun 2020
Cambridge IELTS 15 -- set soal yang diujikan di tahun 2019
Cambridge IELTS 14 -- set soal yang diujikan di tahun 2018
Cambridge IELTS 13 -- set soal yang diujikan di tahun 2017
Cambridge IELTS 12 -- set soal yang diujikan di tahun 2016
Cambridge IELTS 11 -- set soal yang diujikan di tahun 2015
Cambridge IELTS 10 -- set soal yang diujikan di tahun 2014

makin kecil series Cambridge IELTS yang kamu gunakan, semakin mundur tahun ujian dengan set soal tersebut diselenggarakan. misal kamu pakai Cambridge IELTS 1,  artinya kamu sedang memakai set soal yang diujikan di tahun 2004.

di awal, saya pikir mendapatkan soal ini harus bayar. dengan membeli di amazon atau marketplace lain, namun ternyata ia bisa didapatkan gratis melalui channel telegram Cambridge IELTS Practice | Official (Trade Mark)/tm 



Guru Private Online Gratis


ada banyak guru IELTS di youtube, tapi setelah perjalanan belajar, dan proses membandingkan, akhirnya saya memilih IELTS Advantage, sebagai satu - satunya channel youtube yang saya tonton dalam belajar IELTS. seperti halnya kuliah, ada banyak guru/dosen yang mengajar. namun, hanya ada beberapa yang sampai di hati saya. either karena memang beliau tulus mengajar, cara mengajarnya cocok dengan cara saya belajar, atau karena materi yang beliau sampaikan benar- benar menjawab ketidaktahuan saya.bagi saya, Chris Pell adalah guru itu. 


Listening


sumber gambar : apkmirror


tidak ada yang lebih menolong saya selain mengerjakan test listening itu sendiri. namun, untuk membuat telinga saya familiar dengan kecepatan dan intonasi IELTS speaker, saya mengunduh aplikasi BBC sound. di aplikasi ni terdapat ribuan konten podcast yang bisa didengarkan dalam berbagai durasi. saya memilih topik - topik yang saya sukai dan topik - topik yang membawa saya merasa "dekat" dengan mimpi saya.

jika sedang ingin menonton, saya menonton film atau serial dengan aplikasi Disney+ Hotstar, saya paksa diri saya untuk menggunakan subtitle bahasa inggris. mungkin rasanya tidak senyaman jika memakai subtitle bahasa sendiri. namun, setidaknya hal ini membuat saya mendapat tambahan idiommatic tanpa sengaja. juga, saya belajar untuk memahami konteks pembicaraan meskipun saya tidak selalu paham seluruh kata dalam satu kalimat. 

namun ada kalanya saya merasa exhausted dan overwhelm. saya merasa otak saya nge freeze dan tidak bisa menangkap apapun pembicaraan yang saya dengarkan. ketika berada di titik ini, saya langsung swtich seluruh fokus listening saya ke mendengarkan youtube channel Mindful Movement. sekalian take a deep breath, slow down, seluruh kalimat dalam video ini hadir dalam tempo lambat dan bahasa inggris simpel. setelah beberapa kali mendengarkan (iya, ini channel youtube tapi saya nontonya sambil tutup mata) saya jadi ngerasa ada harapan dan semangat saya balik.

because you don't know what God's plan behind your hope....

Reading

IELTS reading melatih saya untuk menajamkan critical thinking, 

sejauh yang saya ingat, menajamkan reading endurance saya adalah dengan terus membaca materi yang dijadikan reading passage dalam soal - soal IELTS. karena rata - rata kekuatan orang Indonesia ada di reading, dan listening. 

jadi, membaca banyak buku tidak meningkatkan reading endurance saya. justru yang membuat reading endurance saya naik adalah dengan meresume setiap paragraf yang saya baca. saya mencoba menganalisis struktur dan key feature yang coba disampaikan oleh suatu paragraf dalam reading passage.

orang bilang, teknik ini namanya article analysis. saya mengutip kalimat penulis dari Grand Valley State University, Michigan (USA) 

Typically, an article analysis does three things: Summarizes an article's main points. Analyzes the evidence offered to support the writer's main point, taking care to point out where there are flaws in the argument.

dalam proses menjawab soal, tidak ada yang lebih membantu selain mempelajari apa maunya IELTS examiner berdasarkan tipe soal yang ada. dalam hal ini, lagi - lagi saya menonton video dari IELTS Advantages. 


Writing


seminggu sebelum ujian, coach IELTS saya : Betari Aisah yang kebetulan baru menerima hasil ujian IELTS exam juga, memberikan link berikut. link belajar yang menurutnya cukup memberikan insight dan berkontribusi secara tidak langsung dalam mengantarkannya mendapat score IELTS writing band 7


Master IELTS Essays written by Ebrahim Tahassoni - adalah kitab suci saya mengerti wrting task 1 (my kryptonite) dari sini saya belajar bagaimana merangkai sebuah kalimat yang jelas dan efektif dalam 160 - 170 kata. dari sini juga, saya mengatasi ketakutan saya bahwa writing task 1 itu pendek .

write and improve with cambridge - tools yang bisa kasih score writing task 1 dan 2


saya beruntung menemukan website ini, website dimana ada feedback dan score IELTS yang keluar segera setelah saya selesai mengerjakan soal. website ini memiliki 2 versi : gratis dan berbayar. kebetulan saya hanya memakai versi basic. dimana kesempatan untuk mengerjakan soal dan mendapat feedback + score hanya satu kali dalam sehari per akun. 
untuk writing task 2 saya banyak belajar dari buku IELTS Essay Writing written by Mike Wattie dimana penjelasannya sejalan dengan apa yang diajarkan coach IELTS saya : Betari Aisah


Speaking


saya beruntung memiliki dua orang speaking buddy yang kebetulan akan mengambil ujian IELTS berdekatan dengan saya. setiap malam kami latihan speaking berbekal buku dari IELTS Makkar. selain itu, saya banyak menonton tips IELTS dari IELTS Advantages.


You are More Than Your IELTS Score


akhir kata, ini adalah kata - kata yang selalu dikatakan oleh support system saya. pada akhirnya, setelah rangkaian doa, usaha, tinta printer, kertas, listrik, koneksi internet, air mata, kopi dan cemilan, hanya doa dan ridho tuhan yang tersisa untuk IELTS.

believe your process, believe to Allah. berusaha sebaiknya, berdoa sekuatnya, sehingga ketika nanti hasil ujian keluar, tidak ada rasa penyesalan.

sampai disini dulu tulisan ini, semoga resource gratis saya ini bisa berkontribusi terhadap perjuangan kalian berlajar ~




Balikpapan, 25 Januari 2022




Riffat Akhsan -- yang dua hari lagi ujian IELTS

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...