Skip to main content

Posts

Showing posts with the label malang

Jalan Kaki Muterin Malang Kota Tua

"mas Naufal, ayo kita jalan jalan ke daerah gereja kayutangan" "ayo" Belanja menjajah negeri ini selama berabad - abad, tidak heran mengapa kini kota tua Indonesia didominasi oleh bangunan bangunan ala negeri pecinta emas ini yang masih berdiri kokoh di umurnya yang sudah ratusan tahun. kalau Surabaya kita bisa menyusuri daerah kota tua ini mulai dari daerah House of Sampoerna, jembatan merah, polrestabes Surabaya, terus sampai tugu pahlawan. Malang memiliki kawasan kota tua yang terpusat di sekitar alun alun , dilengkapi trotoar yang "cukup" nyaman, saya Rusma dan mas Naufal memutuskan untuk berjalan kaki menyusuri kota tua sembari menyerap energi yang Malang miliki untuk kebutuhan jiwa kami yang perlu rehat. dimulai dari Bank Indonesia kemudian gereja Kayutangan, kami menyeberang ke arah pasar besar, terus melewati wisma Tumapel, kemudian tembus balai kota, berbelok melewati hotel tugu, java dancer (the best coffe house in town), pas...

Konvoi Arema, Tour De Angkot, dan Extend di Malang

hari kedua di Malang, saya bangun dengan pemandangan gunung yang meskipun diselimuti kabut tipis tapi tetap terlihat sempurna dari jendela lantai 8 kamar tempat saya menginap. saya selalu suka berada di tempat tinggi, karena semakin banyak yang terlihat, semakin bijak kita memaknainya. mereka yang berada di "tempat rendah" sering nyinyir dan benci atas keputusan mereka yang berada di "tempat tinggi". mereka lupa bahwa mereka tidak melihat apa yang "orang tempat tinggi" lihat. bias kelas, bias perspektif, bertindak spekulatif, judgemental, mendewakan asumsi. ah tidak perlulah saya membahas terlalu jauh ciri pokok "tempat tinggi" maupun "tempat rendah". sebelumnya saya sudah dikabari kak Ai  kalau kunjungan saya  di Malang bersamaan dengan konvoi arema 16 - 17 April dalam rangka pengarakan piala Bhayangkara. sebelumnya sudah pernah kejadian, tindakan anarkis perusakan kendaraan dan tindakan anarkisme lain yang d...

Alun Alun Malang : Ketemu Pipit, Diceramahi Pengampunan Dosa, dan Live Action Poligami

rata rata kota kota di Indonesia (khususnya jawa) memiliki lahan yang difokuskan sebagai ruang terbuka hijau. New York punya central park, Malang punya alun alun. "aku mau cuci muka di alun alun, disana ada keran air nggak ?" tanya saya yang dijawab oleh mas Naufal "ada, air mancur" alun alun menjadi titik awal dan akhir perjalanan edian kami siang siang jam 12 jalan kaki menyusuri kota tua Malang mulai dari Bank Indonesia, balai kota terus memutar lewat pasar bunga dan pasar hewan dan berakhir di Alun Alun Malang. Alun Alun Malang menjadi meeting point saya sama pipit ( @friedadm ). setelah celingak celinguk di halte depan kantor pajak akhirnya pipit menghampiri kami dengan menggenggam McFlurry. "tadi aku numpang pipis di mekdi kak, ini nih sekalian beli ini" ucap pipit tak berdosa sambil membuang kemasan McFlurry nya. kami lalu menyeberang ke alun alun melewati jembatan penyeberangan,di tengah tengah jembatan ada beberapa remaja usia...

Hallo Malang :)

surabaya masih gelap, kumandang adzan mengiringi keberangkatan saya dari Surabaya menuju malang. "mari mbak" sapa security perumahan saya dengan wajah ngantuk, maklum sudah semalaman beliau begadang menjaga keamanan perumahan saya dan sebentar lagi shiftnya selesai. dingin, sepi, namun tidak mencekam adalah keadaan yang menemani saya selama perjalanan. saya ke malang untuk bahagia, untuk bersyukur, dan untuk belajar bagaimana tuhan sudah begitu baik pada saya. bahagia rasanya bisa keluar dari hal hal yang menyesakkan, kalau kata paman guru. jangan biarkan gelembung masalah mengurungmu, tapi upayakan untuk masalah bisa berada di bawah kendalimu. dan disinilah saya, sebuah kabupaten yang berada di daerah pegunungan. pagi saya langsung blusukan ke kampung kampung, ngapain ? cari sawah ! karena saya suka filosofi sawah. sawah selalu bisa menyesuaikan diri dengan musim, selalu bisa berdamai dengan keadaan, baik keadaan tanah, air, pupuk, bibit maupun petani. sawah de...

Catatan Akhir Tahun 2014

waktu begitu cepat berlalu, kadang saya sendiri tidak menyadarinya sampai saya tersadar bahwa saya sudah harus berhadapan lagi dengan tahun yang baru. melihat perjalanan belasan bulan kebelakang, dan ini catatan akhir tahun 2014 yang mampu saya kumpulkan. JANUARI awal tahun saya awali dengan merayakan tahun baru di depan gedung negara Grahadi Surabaya dan beberapa hari kemudian saya habiskan dengan pulang ke rumah saya di Bontang.

Batu, Pademangan View 11-12 Oktober 2014

berawal dari ke-ngotot-an Febri, Junan, dan Rusma yang menganggap saya terlihat sangat menyedihkan karena kerjaan kantor dan kuliah. saya diajak untuk short escape ke Batu hari sabtu pagi itu, "biar kamu refresh liat pegunungan" gitu kata mereka.

Museum Angkut, Surganya Si Fotogenic

"Rifa sama Rusma mau ikut nggak ke Museum Angkut ?" tanya salah satu dari empat cowok pada foto di atas.

Kolam Renang Alami Tanpa Ombak ? Segara Anakan Jawabannya !

Segara Anakan terletak di sebelah selatan Pulau Sempu, sebuah pulau konservasi di kabupaten Malang.

Pulau Sempu, Perbedaan yang Berdampingan dalam Harmoni

"rifa ikut ke Sempu yuk" bbm Angga masuk ke hape saya, disaat saya dikebut proposal administrasi tender dan pematangan perencanaan manajemen konstruksi sebuah proyek pembangunan-yang-sebaiknya-tidak-usah-saya-jelaskan-disini.