Skip to main content

Posts

Showing posts with the label proyek

Skin Care Mbak - Mbak Proyek Part 2

foto nggak lengkap, waktu ambil gambar ada yang lupa dipajang hoho, setelah tulisan sebelumnya tentang skin care  menuai respon positif. saya jadi bersemangat untuk nulis tentang skin care saya yang berubah - ubah sesuai term and condition.   muka cuma satu, skin care nya berlapis - lapis. kutipan yang aduh huhuhu sekali. 1. Micellar Oil awalnya saya mikir kalau double cleansing artinya micellar water + sabun muka. sampai akhirnya saya baca jurnal bahwa untuk kulit berminyak, tidak ada yang bisa membersihkan oil (kulit berminyak) kalau bukan dengan oil juga. akhirnya saya putuskan pakai Garnier Micellar Oil . karena selain ia tidak bikin dompet dan portofolio investasi saya teriak teriak karena mahal dia juga gentle banget buat angkat semua dosa dari wajah saya. 2. Micellar Water salah satu ciri khas saya dalam urusan per-skin-care an ini adalah saya suka beli botol dengan volume besar. biar saya nggak beli skin care di slot itu-itu aja tiap bul...

Ini Lho Isi Tasnya Mbak Mbak Proyek

kenapa ya kok rata rata mas mas dan mbak mbak insinyur di proyek konstruksi rata rata tas nya besar dan berjenis ransel ? apa apa aja sih yang mereka bawa ? sebelumnya terima kasih sudah (kembali) mampir ke blog ini, maafkan saya yang jarang ngepost. tolong salahkan jam tidur berantakan, tugas riset tanpa henti, revisi yang datang bagai badai, asistensi yang suka mendadak, serta ujian yang menguras separuh beban hati saya atas segala kudet postingan blog ini. anyway, kali ini saya mau berbagi what's inside by bag kalau saya lagi ke proyek. kalau ke proyek tuh tas saya mirip mirip dora yah, soalnya jumlah cewek yang sangat terbatas dan ekpektasi saya yang sangat rendah tentang hal hal kecil namun sangat saya butuhkan akan disediakan oleh kantor saya membuat saya memilih membawa banyak sekali barang di tas saya ke proyek konstruksi yang bahasa kerennya construction site . apa saja itu ???? 1. hand sanitizer dan  hand lotion   believe it or not, proyek konstruk...

Sekali Lagi, Tentang Ilmu Lapangan

beberapa waktu yang lalu, saya dimintai tolong oleh orang yang malang melintang pentantang petenteng mengerjakan pekerjaan konstruksi tanpa latar belakang ilmu konstruksi yang mumpuni. bertahun tahun iya nyinyir dengan usia muda saya yang menempati jabatan penanggungjawab teknis sementara kemampuannya sudah diakui oleh tukang tukangnya dari banyaknya bangunan yang ia kerjakan. heran saya, kenapa kok ya minta tolong ke saya. rupanya berdasarkan lobby lobby unyu si bapak karena pengalaman konstruksinya yang malang melintang di daerah saya beliau diberi rezeki oleh tuhan berupa proyek mandiri pembangunan saluran irigasi yang nilai fisiknya lumayan. sayangnya si bapak lupa kalau selama kariernya di dunia konstruksi beliau selalu melaksanakan pembangunan proyek konstruksi yang sudah terlebih dahulu memiliki berkas lengkap seperti (detail engineering design) yang mana tertera jelas dimensi penampang konstruksi sampai ke berapa buah besi tulangan hingga jarak antar tulangan. sepint...

Teknik Sipil Ilmu Pasti, Proyek Konstruksi Ilmu Hidup

"kakak satu depa berapa meter kak ?" tanya abah saya suatu pagi. "hah ? emang ukuran itu masih dipake bah ?" "udah ada konversi pastinya kok kak" *googling* "satu depa 1,7 meter bah" "kalau satu borong berapa meter persegi kak ? luasan maksudnya" *googling* "seperenam hektar bah" "maksud abah berapa kali berapa catchment area nya ?" "hmm berapa ya.." "ambil kalkulator sama kertas sana, mana bisa kamu dapat hitungan pasti sambil tiduran dan main hape gitu" "lagian ngapain pake ukuran gitu sih bah, kan sudah ada SNI" "ya itu satuan ukuran tanah lokal di Indonesia kak" jleb jleb jleb hari ini saya baru mengetahui bahwa teknik sipil tidak mengajarkan ilmu kehidupan pada saya. ukuran tanah ala masyarakat lokal seperti depa, borong, tombak, tampah, ubin, bahu, lupit, iring, paron, sangga, rakit, kesuk, anggar, rantai, dan lain sebagainya merupakan ses...

10 Hal yang Saya Rindukan dari Proyek Engineering Konstruksi

dunia IT dimana saya bekerja saat ini merupakan sisi lain diri saya, IT memberikan fleksibilitas dimana saya bisa berkreasi dalam mewujudkan mimpi saya. saya suka model bisnis IT ini, karena teknologi selalu menuntut inovasi cerdas dan kreatif dimana kita bisa mengunci resiko dan mengukur sejauh mana kita akan bertanggung jawab. dunia IT lebih fleksibel, luwes pergerakannya dan memungkinkan ekspansi hingga mimpi tergila. sudah hampir satu tahun saya meninggalkan dunia engineering konstruksi, dunia dimana saya hidup dan dibesarkan. tidak, saya belum pasti menarik diri total dari dunia engineering konstruksi. saya mencintai konstruksi sedalam saya mencintai hidup saya sendiri. masih belum pasti apakah saya benar benar menarik diri total dari dunia konstruksi. toh saya juga masih kuliah dan masih bermimpi menjadi tenaga ahli engineering konstruksi dan bisa memiliki tower saya sendiri. yah namanya juga cinta, pasti rindu dong. kalo nggak rindu ya rangga. berikut 10 hal yang saya r...

Hal - Hal Menyebalkan di Proyek Konstruksi

Photo by Scott Blake on Unsplash konstruksi tidak selalu menyenangkan, layaknya ying dan yang, semua harus seimbang. banyak hal yang saya alami di proyek yang membuat saya semakin mensyukuri nikmat tuhan yang terjadi dalam hidup saya. namun saya juga manusia, saya juga bisa sebal, capek, marah, nangis, bahkan ngambek nggak ke proyek karena hal hal tertentu. berbicara tentang rasa sebal, hal hal menyebalkan di proyek seringkali terjadi ketika kami sedang ada proyek di wilayah pemukiman. saya jarang ditempatkan di proyek luar kota, meskipun bukan berarti tidak pernah. sehingga oleh kantor saya sering ditempatkan di proyek yang "kota kota aja" di postingan kali ini saya coba bagi hal hal yang menyebalkan yang pernah saya alami di proyek konstruksi. apa saja itu ?

Mistis dan Konstruksi, Dua Sisi yang Tak Pernah Berpisah

banyak yang teman teman yang bukan berlatar belakang konstruksi yang ketika tau saya adalah mbak mbak proyek konstruksi lantas bertanya "di proyek gitu mistis banget ya ? katanya harus ada "ganti" untuk sebuah proyek pembangunan ? (sebut saja "tumbal")

Jangan Main Main Kuliah di Teknik Sipil

"kita tuh susah susah kuliah teknik sipil kayak gini, ilmunya nggak dipake juga diproyek.." adalah kalimat yang keluar dari mayoritas lulusan SMK Pembangunan yang pernah memiliki (sedikit) pengalaman di proyek konstruksi dan kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di jurusan teknik sipil. mendengar kalimat seperti itu, mendadak saya terpikir untuk memukul kepala si pembicara dengan alat pancang biar otaknya agak bener sedikit jadi kalau ngomong hati hati.

Oleh Oleh dari Proyek

halo semuanya... jadi kemarin saya diajak abah untuk pemetaan lahan di kutai timur, tapi sungguh sayang karena kontraktor yang tau lokasi lahannya mendadak nggak jelas nggak bisa dihubungi. jadinya pemetaan lahannya nggak jadi, padahal saya udah niat mau foto pake helm proyek.

Ramadhan Ala Dunia Konstruksi

Sumber Gambar Tidak Diketahui Ramadhan jatuh pada esok hari versi pemerintah maupun versi lain. Ramadhan artinya bentar lagi lebaran, yihaaaaaaa. bakal dapat rejeki tambahan nih. amiin. Ramadhan juga memberi harapan lebih pada saya untuk bisa beribadah dalam 10 hari terakhir, yang artinya satu malam dari 10 malam terakhir adalah malam lailatul qodar. jadi saya bisa berdoa untuk kelancaran hubungan cinta saya sama masnya *eh berbicara tentang Ramadhan, berarti berbicara tentang puasa. saya tidak mau sok alim. namun saya hanya ingin berbagi cerita tentang suasana Ramadhan di proyek yang memberi banyak pelajaran bagi saya, lebih ektremnya banyak hal hal di proyek selama Ramadhan yang "menampar" saya.

Teknik Sipil dan Cowok Cowok yang Overload

banyak yang tanya, Rifa kerja dimana sih ?? oke oke, di hari Ahad yang cerah ini. akan saya ceritakan. saya adalah anak dari seorang ayah yang memiliki perusahaan di bidang teknik sipil. sebut saja sebuah konsultant perencanaan dan pengawasan pembangunan.