Skip to main content

Skin Care Mbak - Mbak Proyek Part 2

foto nggak lengkap, waktu ambil gambar ada yang lupa dipajang

hoho, setelah tulisan sebelumnya tentang skin care menuai respon positif. saya jadi bersemangat untuk nulis tentang skin care saya yang berubah - ubah sesuai term and condition.  

muka cuma satu, skin care nya berlapis - lapis.

kutipan yang aduh huhuhu sekali.

1. Micellar Oil

awalnya saya mikir kalau double cleansing artinya micellar water + sabun muka. sampai akhirnya saya baca jurnal bahwa untuk kulit berminyak, tidak ada yang bisa membersihkan oil (kulit berminyak) kalau bukan dengan oil juga. akhirnya saya putuskan pakai Garnier Micellar Oil. karena selain ia tidak bikin dompet dan portofolio investasi saya teriak teriak karena mahal dia juga gentle banget buat angkat semua dosa dari wajah saya.

2. Micellar Water

salah satu ciri khas saya dalam urusan per-skin-care an ini adalah saya suka beli botol dengan volume besar. biar saya nggak beli skin care di slot itu-itu aja tiap bulan. maksudnya gini : kalau saya beli micellar ukuran 30 ml, maka bulan berikutnya saya harus beli produk yang sama karena punya saya udah habis. beda kalau saya beli langsung 250 ml. budget skin care bulanan saya bisa dialokasikan ke slot lain seperti toner, serum, dll. jadi nggak beli micellar water melulu.

sehingga saya cenderung pakai merk drugstore. kali ini saya pake Micellar Water Gentle Cleanser punya Watson. karena ukurannya besar dan oke banget buat angkat kotoran dan keringat yang luput diangkat oleh micellar oil.

3. Exfoliator

exfoliator saya artikan sebagai scrub diluar slot toner. mungkin teman - teman ada yang mengartikan beda dengan saya. namun menurut saya Safi Deep Exfoliator ini juara sih bikin kulit saya yang gradakan pulang proyek langsung mulus habis pake ini. butirannya nggak terlalu kasar juga buat saya. jadi saya masih pertahankan produk ini seperti tulisan saya sebelumnya. kalau memang masih oke, kenapa harus ganti. iya kan ?

4. Face Wash

sama seperti exfoliating scrub yang masih setia saya pakai. untuk sabun muka saya masih pakai Senka Perfect Whipped warna biru. meskipun tergoda dengan Senka Acne Care warna hijau ataupun sodara kembar saya yang udah pindah ke Cosrx Salicylic Acid.

5. Exfoliating Toner

setelah menghabiskan satu botol Some By Mi Tea Tree 30 Days Miracle dan kesulitan waktu mau restock, saat ini saya pakai Some By Mi yang Snail Truecica. dan sepertinya saya masih mau nambahin merk lain seperti  Cosrx BHA blackhead Power Liquid Toner untuk saya pakai seminggu 2 - 3 kali buat perang sama komedo.


perkara toner ini saya masih coba merenung bahan apa yang sebenarnya saya inginkan untuk menutrisi kulit saya. apakah stay di Tea Tree, Centella Asiatica, ataukah bahan lain seperti Yuja.

6. Hydrating Toner

thanks to Danang Wisnhu Wardana yang berani nge state kalau Skin 1004 Madagascar Centella Asiatica Ampoule adalah the best hydrating toner untuk dipakai harian. karena itulah yang saya rasakan. setelah gagal dengan Laneige Hydrating Toner karena botolnya rentan serta volume yang cuma 30 ml, kemudian move on ke N Pure Face Toner. akhirnya saya pakai Skin 1004 Madagascar Centella Asiatica Ampoule kalau lagi kaya, dan pakai N Pure Face Toner kalau budget skin care saya menuju batas bawah.  tapi saya lagi ada minat untuk coba Hada Labo yang Gokujyun Premium Toner.

7. Essence

setelah gagal dengan Garnier Pinkish Sakura White karena merasa nggak ada efek apapun setelah setengah botol dipakai, gagal juga masukin Skin 1004 Madagascar Centella Asiatica Ampoule ke slot essence karena ternyata dia lebih cocok di slot hydrating toner. saya lalu pindah ke Nacific Jeju Artemisia, wohoooo yang paling kerasa dari essence ini adalah dia mengecilkan pori - pori. sepertinya saya masih akan setia sama dia kedepan.

8. Serum

sama seperti toner, setelah menghabiskan satu botol Some By Mi 30 Days Miracle dan kesulitan waktu mau restock, saat ini saya pakai Some By Mi yang Snail Truecica. 

perjalanan mencari serum ini belum berakhir. karena saya masih belum bisa putuskan mana serum yang efeknya juara banget di saya. berbeda dengan toner yang sudah ada ancang - ancang nambah merk apa. serum ini saya masih blank.

9. Moisturizer

saya masih setia sama Nature Republic 92% Aloe Vera Soothing and Calming Gel. beberapa orang bilang kalau gel ini sebenarnya hanya serupa air. tapi saya cinta, gimana dong. efeknya gel ini di muka saya tuh berasa banget. tapi saya lagi naksir sama holika holika aloe vera juga....

10. Eye cream

eye serum saya baru coba satu product punya Watson yang Collagen Eye Cream. karena saya belum ada pengalaman di eye care jadi tahapnya masih coba - coba aja.

11. Mask

            Sleeping Mask

saya pakai Some By Mi Yuja Niacin dan Cosrx Ultimate Moisturizing Honey. untuk yang Cosrx sodara saya masukin ke slot moisturizer sementara saya lebih nyaman buat sleeping mask.

            Sheet Mask

karena product knowledge saya Alhamdulillah makin ditambah oleh internet. saya jadi lebih santai soal sheet mask. karena basicly saya nggak gitu suka juga pakai sheet mask. jadi yang mana yang harganya oke dan efeknya kerasa aja sih. merk yang biasa saya beli adalah : Innisfree, Nature Republic, Rorec, dan SNP. 

            Peel Off Mask

masker jenis ini masih sama seperti tulisan sebelumnya. karena menurut saya sepertinya tren peel off mask udah turun jadi saya juga udah nggak terlalu minat sama masker jenis ini. masih sama sih saya pakai Innisfree Jeju Volcanic Lava Peel Off Clay Nose Mask dan Bioaqua Remove Blackhead Mask. 

            Gel Mask

saya pakai yang fungsinya polishing punya Freeman yang Charcoal + Black Sugar. saya nggak ingat apa di tulisan sebelumnya saya sudah pakai produk ini atau nggak. efeknya hangat di wajah waktu awal - awal pemakaian. analisis saya sih kayaknya ini karena efek charcoal nya.

            Clay Mask

ini masker yang unik menurut saya. karena habis dipakai dia digosok - gosok gitu jadi sekalian jalanin fungsi exfoliating. untuk ini saya pakai lagi - lagi punya  Freeman yang Diamond Mineral. wah masker ini maksimal juara nya. efeknya tuh dingin segar. habis eksfoliasi trus waktu cuci muka berasa cuci muka pakai air es. kalau lagi stress di kantor kadang siang - siang sebelum wudhu shalat dzuhur saya pakai ini biar lebih tegar menghadapi sisa hari.

            Gel Cream Mask

ini masker kecintaan saya. karena nggak perlu dibilas pake air. saya pake ini biasanya pagi - pagi sebelum berangkat kantor. atau sore - sore waktu hari libur. masker ini langsung bikin instantly glowing. saya pakai punya  Freeman yang Glacier Water + Pink Peony.    

12. Sunscreen 

saya punya hubungan yang cukup rumit sama krim tabir surya. padahal saya kenal slot skin care ini udah dari jaman lulus SD karena suka banget main ke pantai. awalnya saya pakai Skin Aqua UV Moisture Gel, tapi patah hati karena nggak ada ukuran besar. trus pindah ke L'oreal UV Perfect Matte & Fresh tapi merana karena perih banget di mata. yang mana bikin saya menahan air mata keringetan panas - panas di proyek. sampai akhirnya saya ketemu sama Cosrx Aloe Soothing Sun Cream. udah nggak perih, ukurannya besar, dingin di wajah. yah, meskipun saya harus deal dengan proses beli yang harus PO dari korea. nama sekarang kena pajak lagi *sad*.


hmm segini dulu cerita saya, sampai bertemu di cerita selanjutnya !



Bontang, 17 Mei 2020




Riffat Akhsan --  yang lagi cemilin nastar karena lagi nggak puasa.

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...