Skip to main content

Posts

belajar seni menghitung ketepatan langkah dari pertarungan tender konstruksi

sumber gambar saya hidup dari ketidakpastian bisnis karena pengaruh sosial politik ekonomi. ya, dunia konstruksi selalu bergantung pada situasi perekonomian makro mengingat ini menyangkut penggunaan dana miliaran rupiah. setiap pekerjaan konstruksi dengan nilai kontrak fantastis selalu didahului dengan proses tender. proses penawaran harga per satuan pekerjaan dengan harapan pemenang tender dapat mengerjakan proyek dengan dana seefisien mungkin. tender konstruksi bagaikan kompetisi, selalu ada para pelaksana proyek (kontraktor) yang bertarung untuk menjadi pemenang, tentunya dengan ketepatan perhitungan harga penawaran. hukum pasti dalam proses tender konstruksi adalah : harus dihitung dengan benar per item pekerjaan, bila salah kerja bakti atau bahkan rugi. pertarungan tender konstruksi itu keras, ibarat cewek mungkin prosesnya bukan lagi jambak - jambakan. tapi udah level cakar - cakaran berdarah darah. ada yang menarik dari proses tender ini, mau tender proyek apapun, b...

Muda Itu Berbeda dengan Karya

source tulisan ini adalah tulisan yang saya tulis sebagai blogger tamu di blognya mas  Arif Munandar .  Muda Itu Berbeda dengan Karya Masa muda adalah masa keemasan, masa dimana kamu bisa bertahan menyelesaikan masalah sesulit apapun. Masa berubah ataupun masa membuat perubahan. Yang saya liat, anak anak muda sekarang terjebak dalam skema hura hura yang melenakan, banyak dari mereka maunya yang simple, maunya yang nyaman, maunya ikut arus aja. Saya juga masih muda, masih 20-an. Masih suka nonton korea dan main main kesana kemari dengan alasan “mumpung masih muda” dan “kapan lagi begini” Tapi kemudian saya berpikir, apakah nyaman menjalani hidup begini begini saja, so typical. Saya lalu menarik benang merah kesuksesan milyuner milyuner muda dunia dan sampai pada satu kesimpulan : mereka berbeda karena karyanya. Tidak perlu jauh jauh berbicara tentang perubahan, apalagi berbicara sebagai anak muda yang merupakan agen penentu masa depan. kita berbicara ten...

Ridhollohu Bi Ridho Walidain

source "nasihat orang tua itu didengerin buat dapetin value, bukan untuk proffesional advice" adalah ungkapan pongah seseorang yang saya baca di sebuah situs media online yang diamini oleh para fans fanatiknya. DEG, saya lemas membacanya. banyak yang berpendapat bahwa orangtua sangat tidak kompeten dalam memberikan proffesional advice, terlebih dalam membaca tren dan proyeksi karier masa depan. sehingga nasihat dan arahan orangtua juga harus difilter, mana yang dituruti yang mana yang diiyakan saja tanpa tindak lanjut. sebelum saya lanjutkan postingan ini, perlu diketahui bahwa ini murni pendapat pribadi saya, dan saya mempersilahkan yang tidak setuju dengan saya untuk berceramah di tab komentar. seperti yang terjadi baru baru ini dan tanpa mengurangi rasa hormat saya tidak akan menanggapi ceramah anda. oke lanjut. saya ini anaknya abah umi saya lahir batin, saya tidak bisa menyembunyikan apapun dari beliau berdua. meskipun saya nggak lapor pasti orangtua sa...

Guru Bijak Berhati Mulia Itu Telah Pergi...

kemarin, 5 oktober 2015 adalah hari yang sulit untuk saya. dunia saya terasa runtuh, "ayah" saya Ust. Imam Sugioto berpulang ke penciptanya akibat terpeleset di kamar mandi setelah wudhu dan bersiap berangkat mengajar ke Darul Ulum.

Dari Dua Orang Tuna Grahita, Saya Belajar Arti Legawa

Saya-Mas Ping An- Mas Adi- Bos Y beberapa hari ini, saya sedih banget dikatain gendut sama beberapa orang yang nggak bisa jaga mulutnya. terlebih waktu say nimbang, berat badan saya nak (lagi) makin sedihlah saya. saya juga marah besar dalam hati sama seorang teman kuliah berinisial P yang dengan sok taunya menuding bahwa saya putus dengan mantan saya karena si mantan yang ilfil karena saya yang gendut, buktinya pacarnya yang sekarang adalah perempuan kalem cantik tinggi semampai berkulit putih dan kuliah di jurusan yang lulus nanti bakal kerja di bank. saya sedih, bukan sedih. nangis, kok ada orang yang setidak punya perasaan seperti P ini.

Loh, Riffat Ganti Profesi ?

ID Card nya masih atas nama craftinasia, belum berubah jadi craftincraft "loh Riffat ganti profesi ya ?" adalah pertanyaan paling wow semester ini, gimana enggak. hampir setiap hari saya disodori pertanyaan yang kurang lebih sama oleh orang yang berbeda. rasanya pengen ngebroadcast message aja ke whatsapp mereka menjelaskan cerita sebenarnya dan nggak terima pertanyaan setelahnya.

Catatan Perjalanan Riffat : Hat Yai

Riffat The Explorer mungkin bisa dikatakan takdir, tidak pernah terbayang oleh saya bisa menjejakkan kaki di kota paling selatan negeri dengan huruf mirip honocoroko ini. Thailand terlebih Hat Yai tidak pernah masuk ke dalam wish list maupun keinginan iseng saya. sebagai seseorang yang memiliki pengalaman traveling "biasa aja" saya tidak begitu memahami apa yang mau saya lakukan di kota ini. terserah kaki melangkah sajalah.