Skip to main content

Posts

Jing-Si Books and Cafe Goergetown

kalau ada nominasi kota paling estetik, saya nobatkan Goergetown di Penang adalah juaranya. kota ini merupakan surga bagi penyuka arsitektur dan interior. mungkin karena lokasi geografis yang eksotis, dan promosi kepada segmen yang tepat membuat pembangunan hunian menengah-mewah vertikal amat sangat masif di kota ini.  sesuatu yang membuat mudah sekali menemukan mock up interior kamar tidur atau dapur di pinggir jalan. display promosi para vendor interior di Kota ini. diantara itu semua, industri cafe juga tampil tak kalah cantik. ribuan video bisa kamu temukan di tiktok hanya bermodal keyword "penang aesthetic cafe". namun Jing-Si books and cafe seemly is under the radar. saya dan Fatimah tidak sengaja menemukan tempat ini ketika jalan kaki dari Lebuh Pantai menuju Padang. interiornya yang "Cina Banget" menarik perhatian saya dan saya pun mengajak Fatimah untuk mampir. cafe ini, suasanya "beda". ada kelas tersendiri yang dihembuskan vibes tempat ini. sepe...

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Hong Kong Day 2: The Flamingos and What Hong Kong Best Offer

Selamat pagi dari Causeway Bay! hari kedua di Hong Kong saya memulai hari dengan kegiatan favorit saya: membaca koran ! South China Morning Post adalah koran favorit saya setelah The Straits Times. jurnalisme berimbang, informatif dan tidak provokatif. membuat saya bisa mencerna paparan peristiwa dengan struktur logika tanpa harus melibatkan emosi. hari kami dimulai menjelang siang, karena ternyata tempat makan halal di Hong Kong umumnya baru buka menjelang tengah hari. sehingga pilihan yang ada hanyalah Hong Kong Style Breakfast, sependek yang saya tau, tempat HK Style Breakfast halal adalah Chrisly Cafe. tapi ya masa pagi-pagi perut kosong langsung ke Mong Kok sih, saya kan nginepnya di Hong Kong Island. jadi, yaudah diputuskan Brunch sekalian Lunch di Islamic Centre Canteen.  Islamic Centre Canteen menjual dimsum halal terenak di dunia. benar saja, ketika masuk di lantai 5 bangunan Ammar Mosque & Osman Ramju Sadick Islamic Centre terdengar hiruk pikuk kegiatan makan yang, sa...