Skip to main content

Kutipan Do'a yang Mewakili Perasaan Hati Saya :)

beberapa saat yang lalu saya buka salah satu situs jejaring sosial, disana sahabat, sekaligus kakak kelas saya semasa di Boarding School menulis do'a buat her someone special, hmm kok do'anya saya banget yah ? 



Allah Yang Maha Pemurah, terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan 

mempertemukan 

saya dengannya.

Terimakasih untuk saat-saat indah yang boleh kami nikmati bersama.



Terimakasih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama.




Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu.




Saya datang bersujud dihadapan-Mu,






Sucikan hati saya yaa Allah, sehingga dapat melaksanakan kehendak dan 

rencana-Mu dalam

hidup saya


yaa Allah, 




tolong satukan hati kami.



Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya.




Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan 

hatinya.




Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti dan mau menerima saya 


dengan segala kelebihan dan kekurangan saya sebagaimana saya telah Kau 

ciptakan.

Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan rela membagi 

suka dan duka 



saya dengan dia.


Yaa Allah Maha Pengasih, dengarlah doa saya ini.



Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendak-Mu.


Allah Yang Maha Kekal, saya tahu Engkau senantiasa memberikan yang terbaik 

buat saya.



Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya.



Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu, untuk lebih 

peka 

terhadap suara-Mu


yang membimbing saya menuju terang-Mu.


Ajarlah saya untuk tetap setia dan sabar menanti tibanya waktu yang telah 

Engkau 



tentukan. ... 


Ya Allah kabulkanlah doa hambamu. Ini Aaaaaaamiiiiiinnnnnnn ,.........




amiiin amiiin ya Rabb..
 thanks a lot kak Fitriatul Wahdah, miss you so much, btw udah berapa lama ya kita ga ketemu ? hehe 


cheers from here, 



FRA

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...