Skip to main content

Belajar Arti Mencintai di Hari Ulang Tahun Abah Saya

hari ini, tepat tanggal 9 Mei 1964, 51 tahun yang lalu abah (panggilan ayah untuk etnis banjar) saya dilahirkan. bagi saya beliau adalah segalanya. atasan, tenaga ahli utama bidang jalan dan jembatan, general superintendent, presiden direktur, komisaris utama, dan yang terpenting, beliau adalah laki laki pertama yang mencintai saya setulus hati, cinta seorang ayah pada anak perempuannya.




kemarin, satu hari sebelum ulang tahun abah saya. saya iseng tanya ke umi (ibu) saya.

Rifa : mi, umi ngasih hadiah apa di HUT abah ?

umi : hidupku

TRUS SAYA NYA BINGUNG AJA DONG

Rifa : mi maksudnya gimana....

umi : yang menggerakkan hidup adalah jiwa/hati
apapun yang bikin senang, semuanya untuk abah
karena hanya beliau yang memiliki ketulusan malaikat sandaran jiwa umi
satu-satunya makhluk di muka bumi yang Allah setiakan di sisi umi

Rifa : banyak suami istri lain yang semakin merasa bosan satu sama lain seiring usia,
apakah umi juga merasa seperti itu ?

umi : rasa hari ini lebih baik dari rasa pertama saat jatuh cinta

mungkin percakapan diatas kelewat sedikit, but its mean a lot for me. saya memang belum pernah menikah, dan juga tidak berencana menikah dalam waktu dekat. namun apa yang ibu saya sampaikan diatas cukup membuat saya tercenung.

ternyata, cinta sejati itu ada.

saya adalah mahasiswa di jurusan yang sangat mengedepankan logika dan memiliki hobi menonton serial melodrama korea. kontradiktif. namun sukses membuat saya (sedikit) apatis tentang apa itu cinta.

namun sedikit penjelasan dari ibu saya tadi membuka mata saya, bahwa mencintai itu tidak pernah salah. meskipun pada akhirnya juga akan terluka. karena perjalanan cinta sejati selalu menuntut luka dan air mata sebagai harga.

 berikut ucapan selamat ulang tahun dari umi saya untuk abah hari ini

selamat tanggal kelahiran
tetaplah menjadi yang terbaik di hatiku
duhai matahari
kekurangan abah sangat banyak tak terhitung seperti bintang di langit
jika abah salah dan hendak minta maaf
umi pasti maklum
duhai sebagian pemilik hati
tabungan maafku sudah tidak terhingga
dari binar matamu
duhai matahati
semakin menyilaukan setiap aku membuka mata di shubuh hari,
menatap wajahmu yang tanpa dosa, sepolos bayi yang baru lahir
sampean di hari ini
seperti hari kemaren
kalau daku bisa memaafkan
itu karena dikau telah mengajarkan kesabaran atas setiap sikapku
jika aku bisa berlapang dada, itu karena aku belajar dari caramu menahan diri atas sikapku yang tidak menyenangkanmu
jika aku bisa mencintai,itu karena engkau telah mengambil tempat di sisiku dengan hidupmu
aku hanya berjalan di koridor terang yang kau semburkan dalam setiap api cinta yang membara
tanpa dikau merasa pernah memberi
aku sudah cukup puas menutup mata di akhir hari dengan hanya mengingat segalanya, dan itu tentang kita
selamat ulang tahun ke-51
dari tulang rusukmu aku diciptakan
untuk Tuhanku dan dirimu aku mengabdi

Selamat Ulang Tahun ke-51 Abah. dari anak sulungmu.


Surabaya, 9 Mei 2015




Rifa Akhsan

Comments

Post a Comment

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke sini. silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...