Skip to main content

Preferensi Skin Care yang Bergeser


aslinya saya kena jadwal Work From Home seminggu ke belakang. tapi hari ini, saya harus Work From Office sampai pemberitahuan selanjutnya karena alasan emergency.

melihat ke belakang, pandemi mengubah banyak sekali hal. yang paling mengagetkan saya, adalah pandemi mengubah preferensi skin care saya.

di awal dulu, saya anak skin care impor banget. mau penjualnya ada di luar pulau juga saya jabanin. fase ini memunculkan asli nya diri saya yang nggak sabaran, sehingga beberapa skin care yang masih bisa didapatkan di watson atau guardian jadi incaran saya.

maklum mak, di kalimantan nggak ada sephora.

maret - april 2020 di pandemi gelombang pertama saya masih berani ke mall untuk belanja skin care. tapi semenjak 2021 dimana keadaan makin mencekan, saya jadi takut jalan ke mall. bahkan nonton film saja mulai saya alihkan dari nonton bioskop jadi nonton via laptop. saya ingat, film bioskop terakhir yang saya tonton adalah mbak Wonder Woman - Gal Gadot itu.

ketika skin care saya habis, saya takut untuk ke mall. di sinilah saya putar otak untuk mencari skin care subtitusi skin care yang biasa saya beli di mall. thanks to internet, saya bisa lihat komenan netizen twitter dan para anggota forum female daily yang secara cuma - cuma memberikan review jujur mereka atas produk - produk tertentu.

saya amat sangat bersyukur hidup di jaman digital. tidak hanya preferensi skin care saya yang bergeser, tapi juga parfum saya 😊. saya jadi tau kalau brand pucelle itu parfumnya inspired by victoria secret, parfum murah tapi sama sekali nggak murahan. saya jadi tau kalau citra aloe moisturizer itu amat sangat jauh lebih keren efeknya di wajah dibandingkan nature republic aloe vera.

aaaaa, ku cinta skin care indomaret. 

meskipun essence, serum, dan toner belum bisa saya dapatkan di indomaret. tapi sampai sini saja saya sudah bahagia karena basic skin care berupa micellar oil, micellar water, facial wash, moisturizer dan sun screen bisa saya dapatkan dengan mudah.

tentunya ini menjadi subsidi silang, artinya saya bisa menambah budget essence, serum, dan toner saya.

assalamualaikum La Mer ~

hahaha segini dulu tulisan saya, terima kasih sudah membaca. 




Balikpapan, 12 Juli 2021




Faizah Riffat, yang baru selesai swab. Alhamdulillah hasilnya negatif.

Comments

Popular posts from this blog

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Mitos Mitos Tentang Teknik Sipil

salah satu mahasiswa teknik sipil yang lagi praktikum ukur tanah kembali lagi tentang teknik sipil, terima kasih kepada sumber lalu lintas yang menerangkan bahwa semakin banyak yang kepo tentang teknik sipil. juga kepo tentang saya :D tapi ada hal yang membuat saya tergerak untuk menulis tulisan ini, karena mayoritas kata kunci yang dimasukkan tentang teknik sipil adalah tentang mitos mitos teknik sipil yang masih belum ada yang mengulasnya. okeh, dibawah ini adalah mitos terumum di dunia teknik sipil.

Rasanya Jadi Anak Kembar itu...

Rifa-Rusma Dek Fuad-Rusma-Rifa Rusma-Mom-Rifa Rifa-Rusma Rifa-Dad-Rusma Rifa-Rusma-Mom Menjadi anak kembar identik adalah takdir yang harus saya jalani, bahkan sebelum saya melihat dunia. ya, saya bersama dengan Rusma Fatimah Ma'rifah Akhsan mulai dari berbagi rahim  sampai sekarang.