Photo by Alex Cheung on Unsplash postingan ini dimaksudkan sebagai pengingat, untuk mengasah ketajaman rasa syukur saya pada tuhan. sebuah titik dimana saya sadar bahwa realistis tidak selalu benar. kita lebih butuh mimpi untuk hidup alih - alih prasangka yang lebih banyak salahnya. saya bersyukur akhirnya mampu mewujudkan mimpi sederhana dalam wujud laptop macbook pro. benda yang tidak sempurna, dan mungkin tidak memenuhi idealisme mereka di luar sana. tapi saya bersyukur, atas kasih sayang tuhan dalam wujud laptop ini. Photo by Christian Bouvier on Unsplash waktu saya pakai Asus dulu, 2 tahun setelah beli baterainya rusak. saya lalu beli baterai baru original dan bertahan selama 1 tahun. tapi, sisi sedihnya adalah dia kalau udah lowbatt main mati aja nggak bilang - bilang. padahal sudah saya set lowbatt notification nya semaksimal mungkin. masa - masa itu saya masih jadi staff di divisi drawing . sering banget saya nang...
It May Take A While But What’s Meant For You Will Always Find Its Way To You