Skip to main content

Stop Kekerasan Pada Keyakinan

bertahun tahun yang lalu, ada seorang anak muda dengan perjalanan takdir akhirnya menerima kenyataan bahwa dirinya adalah seorang pewaris sebuah perusahaan dibidang konstruksi. si anak muda mulai mengidentifikasi masalah yang terjadi di perusahaannya adalah tentang tenaga ahli. ia pun mulai bermimpi untuk menjadi seorang tenaga ahli agar perusahaannya mengerjakan proyek proyek besar skala provinsi sampai nasional dengan berdoa agar diberi jalan untuk menjadi magister teknik dibidang manajemen konstruksi. tapi sebelum itu ia bermimpi untuk memiliki jaringan tenaga ahli di semua bidang konstruksi. mimpi ini ia mulai dari awal kuliah dan terus hidup dalam hatinya.

ayah dan beberapa rekan senior di kantornya menertawakan mimpinya dan berusaha untuk mengintervensi keyakinan si anak muda, si anak muda menangis ke ibunya kenapa kenyataan tidak mendukungnya padahal yang ia inginkan adalah kebaikan bagi perusahaan. ibunya menjelaskan bahwa rekan senior kantor hanya tidak bisa menerjemahkan mimpinya.



hari demi hari dijalani oleh si anak muda dengan terus memelihara mimpi besar itu di dalam hatinya. realita dan kenyataan kantor terus memberitahunya bahwa mimpinya terlalu tinggi, karena jangankan proyek skala provinsi hingga nasional. proyek kelas kabupaten dan kotamadya saja kantornya sudah kewalahan untuk mengerjakan. tidak usah muluk muluk, ini saja yang dijalani. begitu kata rekan rekan satu kantornya.

waktu berlalu, seingat saya dua tahun yang lalu si anak muda mulai membangun mimpi. dan sekarang si anak muda sudah memiliki jaringan tenaga ahli seperti mimpinya, kini ia hanya perlu memencet sederet nomor untuk menghubungi para tenaga ahlinya untuk kebutuhan proyek provinsi dan nasional yang dikerjakan oleh kantornya.

kini si ayah telah memberikan kepercayaan penuh karena si anak muda bisa melakukan hal yang sangat luar biasa, membangun jaringan tenaga ahli di berbagai bidang di usia yang sangat belia, 22 tahun.

kini rekan kantornya hanya bisa terdiam, melihat si anak muda yang bahkan masih belum lulus kuliah strata satu berhasil memenangkan tender milyaran rupiah karena ketepatan dan kecerdasan metode pelaksanaan. dan tentunya, jaringan tenaga ahli yang dimilikinya.

si anak muda sudah berjalan jauh, sementara rekan rekan kantornya masih disitu situ saja tanpa perubahan.

kini si anak muda menapaki hidup berdasarkan mimpi dan apa yang dia yakini, dan saya yakin si anak muda hanya akan memberikan kejutan kejutan kesuksesan yang lebih luar biasa lagi di masa depan.

kadang kita tidak sadar telah melakukan kekerasan pada keyakinan seseorang dengan menertawakannya sembari bercerita tentang realita dan kenyataan.

mungkin saya, juga anda. sering berkata "ah mau jadi apa kamu kuliah di jurusan anu" ketika adik atau teman kita mengambil jurusan kuliah yang masih asing dalam pandangan kita. atau ketika ada mereka yang memulai untuk merintis usaha kemudian dicibir "ngapain usaha itu, mending cari yang pasti pasti aja. jadi karyawan" atau ketika ada yang bermimpi diterima di perguruan tinggi tertentu kemudian dicibir "itu kampus grade nya tinggi, nilaimu lho segitu. apa ya mungkin"

kata kata diatas sebenarnya adalah bentuk nyata kekerasan pada keyakinan, kita tidak pernah tau apa yang bisa dilakukan oleh seorang pemimpi dengan mimpinya. mencoba mengajak si pemimpi untuk menghadapi kenyataan dan realistis sama sekali tidak akan menyurutkan langkah si pemimpi untuk berhenti, apa yang bisa kalian lakukan selain hanya membuat hatinya sedih dan menangis.

seorang pemimpi, selalu memiliki langkah yang spesifik dalam perjalanan mewujudkan mimpinya.

kenyataan memang sering membuat langkah itu terhenti, tapi mereka yang teguh bermimpi tidak akan putar balik hanya karena kenyataan. otaknya akan bekerja untuk menyesuaikan mimpinya menjadi kenyataan.

anda tidak akan pernah memegang product apple bila saja Steve Jobs menghentikan mimpinya, anda tidak akan bisa membeli barang bekas secara aman di bukalapak.com jika saja Achmad Zaky menyerah untuk mimpinya atas kekerasan yang dilakukan oleh teman teman kuliahnya yang berkata lebih baik menjadi karyawan di perusahaan asing ketimbang membuka usaha dibidang start up.

semua karena mimpi, yang sayangnya seringkali terlukai oleh kekerasan pada keyakinan.

mungkin maksud mereka yang berusaha memaparkan realita itu baik........ adalah kata kata pembelaan untuk mereka pelaku kekerasan pada keyakinan, jujur saja saya tidak melihat baiknya itu dimana. jujur saja saya sedih dengan mereka yang menangis karena mimpinya tidak didukung oleh orangtua dan lingkungan. kadang saya suka bertanya, sebegitu susah-nya kah untuk mengaminkan sebuah mimpi ?

saya ini pemimpi, dan saya yakin para pembaca saya juga pasti memiliki mimpi.

yuk, kita stop menjadi pelaku kekerasan pada keyakinan orang lain yang berusaha mewujudkan mimpinya.

anak muda yang saya ceritakan tadi bisa, saya juga pasti bisa, kamu bisa, kalian juga pasti bisa.


Sumber Gambar


"anak muda tidak boleh dihentikan mimpinya oleh realita, biarkan ia sendiri yang mengarifi realita dengan mimpinya"


Surabaya, 26 Juni 2015







Rifa Akhsan

Comments

  1. Di awal saat baca judul saya kira keyakinan beragama, ternyata salah... Hehe
    Setuju keyakinan dan mimpi akan jadi pasangan yang klop

    ReplyDelete
  2. @Catcilku:Keyakinan beragama yang sudah diterjemahan.
    Tinggal baca dan nikmati. #salam kenal.

    Faizah: teruslah bangun mimpimu!

    ReplyDelete
  3. @Catcilku:Keyakinan beragama yang sudah diterjemahan.
    Tinggal baca dan nikmati. #salam kenal.

    Faizah: teruslah bangun mimpimu!

    ReplyDelete
  4. Keyakinan beragama yang sudah diterjemahkan. Teruslah bangun mimpimu!.

    ReplyDelete

Post a Comment

pembaca yang baik, terima kasih telah berkunjung ke sini. silahkan meninggalkan kritik, saran, pesan, kesan, dan apresiasi untuk saya menulis lebih baik lagi. terima kasih pula untuk tidak nge-Spam di Blog Saya :)



Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...