Skip to main content

Tatakan Laptop : My Work Saver !


 

ih Faizah punya mainan baru !
.
apa itu ? kipas (laptop) kah ?
.
bukann, ini tatakan laptop.
.
hah ? buat apa ?
.
ini biar layar laptop sejajar mata saya.....
.
adaaaaa aja, mainan ajaib nya Faizah... *geleng geleng kepala*


sumber gambar : shopee


di kantor, saya sudah terkenal suka beli "mainan" yang berhubungan dengan gadget dan teknologi. ini wajar rasanya. sewajar rekan kerja saya yang selalu beli spare part sepeda rakitan. 

ada banyak hal yang menjadi "mainan saya". diantaranya : headset super kedap suara dari luar seharga (hanya) lima puluh ribu. headset ini bener - bener meredam suara dari luar ketika saya memakainya. teman - teman kantor saya sampai bilang kalau ada fire alarm bunyi di kantor, mereka sudah keluar buat evakuasi, saya masih anteng di depan laptop karena nggak denger apapun. iya, se kedap suara itu headset harta karun ini.

kemudian barang lain yang saya beli adalah hardcase macbook untuk menyembunyikan gores - gores kecerobohan diri ini. converter mini DVI (thunderbolt) yang membuat saya nggak worry kalau ada presentasi yang harus nyolok kabel HDMI. kantong penyimpan macbook yang sukses membuat semua orang terkecoh mengira kalau itu adalah kantong penyimpanan berkas alih - alih macbook. hingga berbagai macam eu plug untuk mengakomodir magsafe di berbagai situasi. 

kali ini, saya mau cerita tentang "mainan" saya yang paling baru. yang menjadi topik hangat pembicaraan di kantor saya. iya, karena hanya saya yang membeli dan memakai barang ini di seantero kantor dengan warna yang match dengan warna macbook saya. Aluminium Stand Holder Laptop namanya. atau juga dikenal dengan Ergonomic Stand Holder Laptop.

punya saya dimensi nya 26 cm x 19 cm dengan tinggi 9 cm. untuk saya tinggi segini pas, karena saya pengabdi excel. nggak pakai mouse dan keyboard tambahan. jadi murni beli untuk kenyamanan mata dan ketenangan hasrat belanja online aja.

sumber gambar : shopee

bagi orang lain, terutama digital worker atau desainer, tatakan laptop ini kurang tinggi. mereka umumnya memilih yang memiliki tinggi 12 cm atau 16 cm. karena laptop mereka harus terhubung dengan berbagai alat tambahan seperti converter ke layar yang lebih besar, keyboard external, magic mouse, maupun creative pen tablet (seperti wacom intuos)

beberapa jenis tatakan laptop ada ada yang lebih canggih lagi. bisa di adjust ketinggian nya. bisa pula di adjust mau dipakai untuk laptop ataukah untuk tablet seperti iPad. ada pula yang bisa dilipat (foldable).  beberapa malah ada yang disertai kipas pendingin. 

saya sudah merasa cukup dengan tatakan laptop sederhana, dengan tinggi 9 cm dan bahan Alumunium yang mengakomodir macbook saya yang seberat batu bata. karena kalau yang heboh - heboh sudah barang tentu saya pakai PC kantor aja hahaha.

sumber gambar : shopee

apapun bentuk dan fiturnya, pada intinya Stand Holder Laptop memiliki tujuan sama : agar posisi duduk  tetap baik, nyaman, dan rileks sehingga meminimalisir rasa pegal yang disebabkan oleh leher, punggung, atau pinggang yang kaku. selain itu alat ini juga mengoptimalkan sirkulasi panas laptop yang lebih baik (meski tidak memakai cooling pad). manfaat lain yang saya rasakan secara personal adalah kabel magsafe saya jadi nggak berantakan dan meminimalisir ganti magsafe karena kabel yang tertekuk. magsafe jadi lebih awet.  

sederhananya : barang sederhana ini menyelamatkan fisik dan mental laptop beserta penggunanya agar senantiasa waras ketika bekerja.

sumber gambar : shopee

sebagai pengabdi excel yang hanya butuh magsafe saja, saya rasa tatakan laptop milik saya ini amat sangat pas dan membantu produktivitas saya dalam bekerja. posisi nya yang membuat layar sejajar mata membantu saya untuk lebih fokus. juga tinggi keyboard yang membuat mengetik jadi lebih nyaman. kekurangannya mungkin bentuknya yang nggak bisa dilipat kadang makan tempat kalau saya lagi mau bawa pulang. jadi bagi saya nama adalah doa. nama barang ini adalah Ergonomic Stand Holder Laptop. tatakan laptop ergonomis. saya rasa sesuai lah sama namanya. 

btw apa itu ergonomic ?

ergonomic adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem, serta profesi yang mempraktikkan teori, prinsip, data, dan metode dalam perancangan untuk mengoptimalkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan, kelemahan, dan keterampilan manusia. 

jadi, sesuatu ber embel embel ergonomi bisa diartikan sebagai produk dari hasil analisis menyesuaikan kebutuhan manusia dalam suatu sistem tertentu. dalam kasus tatakan laptop, para ahli ergonomika menganalisis bagaimana manusia dengan segala kelemahannya ini membutuhkan suatu benda yang membuat keterampilan dalam bekerja dengan laptop menjadi lebih nyaman dan maksimal. 

ya dibuatlah sebuah tatakan yang dinamakan Ergonomic Stand Holder Laptop. 

untuk hasil analisis (dan mungkin riset) tentang tatakan latop, harga sekian ratus ribu itu rasanya rela aja saya keluarkan. ini barang value nya jauh melebihi harganya, dan saya sangat merasakan manfaatnya.

akhir kata, buat kamu para pengabdi excel, photoshop, logic, imovie, software quantitative analysis (ehem, senggol my HERB), atau software - software posesif lain yang menuntut kamu harus kawin sama laptopmu, benda ini harus banget dibeli. working life saver banget deh. 

terima kasih sudah membaca !






Balikpapan, 13 Desember 2020






Riffat Akhsan -- yang di tanggal 13 desember juga lulus sidang skripsi.

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...