Skip to main content

Yuk Menjadi Pengguna Twitter yang Baik


saya pernah menulis tentang twitter di sini, di sini, dan cerita tentang labilnya anak twitter di sini.

setelah saya ngepost tulisan tulisan tersebut, banyak muncul pertanyaan "trus pengguna twitter yang baik itu yang kayak apa ?" pengguna twitter yang baik itu maksudnya yang nggak norak, yang nggak mempermalukan diri sendiri, yang ramah, yah pokoknya yang baik baiklah.

oke, sebagai mbak mbak buzzer yang berusaha terus dapat tawaran buzzer.  saya coba untuk bagi pengalaman saya bagaimana menjadi pengguna twitter yang baik versi klien yang sudah bayar ke saya. ihik.


 jadi diri sendiri, impress lah apa adanya kamu. twitter jaman sekarang sudah mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu media untuk persoal branding. you are what you tweet, your bio is what you are. jangan pernah berusaha menjadi orang lain dengan meniru gaya ngetwitnya, jangan ngetwit apa yang kamu tidak paham benar, jangan berusaha terlihat pintar dan berwawasan luas. mereka yang memang pintar dan berwawasan luas tidak perlu pencitraan, kali.

jangan gampang terprovokasi. ingat cerita saya soal copasnya akun dagelan dan cerita jaman pilpres dulu ? ada banyak sekali mereka yang terprovokasi oleh akun lain sehingga banyak dari mereka yang justru merendahkan dirinya sendiri dalam upayanya terlihat eksis dan berwawasan.

gunakan twitter untuk mencari ilmu. follow orang orang yang inspiratif, selebtweet juga banyak kok yang pintar dan berwawasan luas. dan yang terpenting, follow orang orang dengan latar belakang profesi yang berbeda. saya mendapati para following saya di twitter, mereka saling mengisi dengan latar belakang profesi mereka, tapi iya sih mayoritas following saya rata rata berlatar bekalang dunia digital dan agensi.

berkomunitaslah dengan komunitas yang sesuai dengan passionmu. saya sarankan berkomunitaslah dengan yang sehobby, saya hobby menulis blog dari jaman purbakala dan saya berkomunitas dengan para blogger, saya jadi dapat ilmu dan (sering) dapat kerjaan.

gunakan twitter untuk membaca trend. sampai hari ini informasi paling cepat saya dapat adalah melalui twitter karena pergerakannya yang setiap detik, dari sini kamu akan bisa membaca tren apa sih yang paling diperbincangkan. tapi sekali lagi, jangan mudah terprovokasi, jadilah pengguna twitter yang "oh, aku tau kok berita itu".

jangan pakai twitter untuk mention mentionan ledek ledekan nggak jelas sama teman temanmu yang tiap hari juga ketemu.  ini sering banget saya jumpai, nggak perlulah seperti itu, toh kalau ledek ledekan nggak jelas kayak begitu nggak harus di twitter juga kan, nah akun yang kayak gini ini simalakama. diunfollow marah, difollow jadi sampah mata *sigh*.

jangan ragu untuk ngomel, dan mengeluh. tapi gunakan bahasa yang baik. twitter dan jagat media sosial paham kok salah satu tujuan twitter dirilis adalah sebagai media pelampiasan sesuatu yang tidak mampu tersampaikan secara langsung. tapi gunakan bahasa yang baik, saya juga sering kok ngomel tentang kerjaan gambar yang nggak habis habis (tapi bingung kalau emang beneran bos saya bilang masih belum ada gambar yang harus saya gambar) saya juga ngomel habis ribut sama anak copywiter, tapi saya nggak mau merendahkan diri saya dengan mencaci maki yang saya tau persis hanya akan membuat citra diri saya rusak.

jalin pertemanan yang akrab dengan orang orang yang menginspirasi. saya punya kenalan orang orang wow di dunia digital marketing dari twitter, dan benefitnya banyak. memang tidak mudah, tapi bisa. keuntungan paling nyata adalah kita bisa belajar ilmunya dengan cara yang asyik, bisa via DM, chat, dll

hal hal diatas adalah hal hal yang saya lakukan selama menjadi warga twitter, kamu masih bingung bagaimana rules bertwitter ? setidaknya ikutilah cara cara saya diatas, nanti lama lama juga akan bisa improvisasi kok.







Bontang, 28 Juli 2015





Rifa Akhsan

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...