Skip to main content

Tips Dapat Job Review

Photo by Austin Poon on Unsplash

tab whatsapp saya kemarin ribut, pasalnya ada salah seorang rekanan saya bocor tentang bayaran saya sekali nulis artikel 500 kata di blog ini. mereka kaget, kok bisa ???

dalam dunia blog, kasta paling wow adalah ketika kita mendapat bayaran atas tulisan kita. istilah kerennya job review. mungkin bocah majalah atau koran sudah biasa menjadi penulis lepasan yang kalau tulisannya dimuat maka kita mendapat bayaran yang paling tidak sanggup untuk beli kopi starbucks barang segelas.

tapi kalau di dunia blog, job review itu banyak untungnya. selain mendapat bayaran (kalau saya) minimal seharga sepuluh gelas caramel machiato with extra whipped cream and caramel sauce decaf tulisan review itu juga akan terarsip secara otomatis di blog kita sehingga akan menambah portofolio review kita. dan pastinya akan menaikkan kunjungan karena tim digital dari pihak klien akan mati matian ngeBuzz tulisan kita.

tapi kak, aku kan blogger cupu. nggak eksis pula, mana bisa aku dapat job review ?


job review itu kan rezeki, tuhan yang atur. yang jelas, kalau berusaha insya ALLAH dapat meski datangnya suka nggak jelas. saya juga tidak menggantungkan hidup dari Job Review karena menulis blog kan hobby saya, bukan mata pencaharian utama, ya tapi kalau dapat Alhamdulillah.

ini hal hal yang saya lakukan (selama ini) yang berkaitan dengan dunia blogging :

menulislah dengan baik, menulis dengan hati. hal yang paling menonjol dari seorang blogger adalah rasa personalnya yang tinggi, blogger bukan pengisi konten majalah yang termindset sudut pandang "kami dan anda" blogger termindset dengan sudut pandang "saya dan kamu" sehingga keakraban atas rasa tulisan sangat terasa. ketika kamu menulis dengan hati, yang membaca juga akan merasakannya dengan hati, begitu juga ketika kamu menulis dengan maksud menyindir, akan sangat terasa aura negatifnya. kamu menulis untuk melapiaskan rasa sedih, bisa jadi yang membaca akan menangis, apalagi kamu menulis dalam keadaan marah, pembaca pun juga akan merasakan emosi yang sama. kekuatan dari seorang blogger adalah tulisan personalnya dan emosi yang dibawanya. makanya tulislah hal hal yang baik dengan hati yang damai.

rajin update blog untuk menciptakan engangement yang erat dengan pembaca blogmu. setiap blogger, bila ada satu saja pembacanya yang terkesan dengan tulisannya pasti akan bertanya "apa lagi yang akan dia tulis ya ?" nah kehausan para pembaca akan tulisan ini harus dipuaskan dengan update blog karena kepercayaan seorang pembaca untuk terus mengunjungi blogmu itu harus dijaga.

sertakan tags atau label yang relevan dan ramah dengan mesin pencari. gampangannya buatlah tulisan yang SEO friendly, artinya kamu sertakan dalam labels di postingan tersebut dan deskripsi pencarian, semakin umum tags yang kamu sertakan, semakin mudah orang "nyasar" ke blog kamu. ini baik di mata mesin pencari. ingat, seorang yang bakal ngasih kamu Job Review pasti akan melihat performa kamu di mata mesin pencari. misal seperti tulisan saya sekarang, saya sertakan tags : blog, blogger, job review, tips. sementara di deskripsi penelusuran saya tulis : cara ampuh mendapat job review, menulis review, blogger reviewer.

selalu indeks tulisan kamu ke google webmaster. kalau saya sih domain aja yang beli, hostingnya tetep pake blogger. kenapa ? gratis dan mudah. karena hosting saya pake blogger.com yang mana juga punya google, jadi secara otomatis terdaftar di google webmaster jadi saya tinggal sign in aja, nggak perlu sign up. nah pokoknya di google webmaster itu ada menu "crawl as google" saya nggak bisa jelasin tutorialnya, googling aja pasti ada. nah menu crawl as google ini berfungsi mengindeks setiap postingan blog kamu menjadi data google, sehingga kalau ada kata kunci yang diketik oleh pengguna google maka tulisanmu akan menjadi prioritas dibanding situs lain yang bukan "bolonya google"

bangun personal branding bahwa kamu adalah pribadi yang terbuka untuk banyak hal baru. saya tidak idealis menjadi blogger seperti yang dijelaskan mereka yang memang mata pencahariannya dari blog. mereka berkata bahwa blog kamu harus segmented, harus spesifik, harus khusus sehingga mudah untuk klien memetakan blog kamu. saya sih enggak, saya hanya harus menulis dan terus menulis, terserah tentang apapun yang penting lahan hobby dan aktualisasi diri saya terpenuhi. sehingga kekuatan saya dari blog adalah personal branding.

maksimalkan sosial media. share link prostingan kamu ke akun sosial media. ikutlah komunitas komunitas blogger yang guyub, ingat tidak semua komunitas blogger itu guyub. bertemanlah dengan baik dengan sesama blogger, karena Job Review lebih mudah didapat karena circle, bukan karena kualitas blog. saya sering dapat Job Review karena klien teman saya tanya "apa punya kenalan blogger lain yang bisa direkomendasikan untuk kami kontak mengenai penawaran kerjasama ?" atau teman teman saya sesama blogger kontak saya, "Rifa nih, ada kerjaan dari xxx, kamu mau nggak ?" saya sih iyes iyes aja selama bukan tentang hal hal yang melanggar prinsip saya.

kalau dapat Job Review lebih dari satu, jangan tulis dua atau lebih job review secara berurutan, karena google nggak suka. google paling nggak suka sama blogger yang cuma mau nulis kalau itu Job review. makanya, siasati dengan menumpuk satu atau dua artikel yang bukan job review di antara dua job review.  misal saya nulis tentang produk A di hari senin, hari selasa saya nulis tentang gimana caranya ngelupain mantan, trus hari rabu saya nulis tentang produk B. ini juga penting untuk menjaga pembaca. pembaca kamu juga males kalau kamunya iklan mulu...

jangan terlalu ngoyo untuk dapat Job Review. ini kan rezeki, naik turun.  kadang ada kadang enggak, saran saya kalau emang mau serius dapat uang dari nulis kerja di portal web aja. tapi untuk blogger ya kalau dapat Alhamdulillah kalau belum dapat ya baca waqi'ah...     

setidaknya itu yang saya amalkan selama ini, kalau kamu berminat, selamat mencoba :)







Bontang, 28 Juli 2015





Rifa Akhsan

Comments

Popular posts from this blog

Hong Kong Day 3: Mengagumi Hong Kong Secara Pelan-Pelan

Halo, terima kasih untuk kamu yang kembali ke sini. kisah tentang Hong Kong sengaja saya ceritakan per hari, agar saya juga mengingat dengan syukur bahwa doa saya terkabul. bahwa mimpi saya terwujud. cuaca saat itu bagus (tidak terjadi thypoon). udara juga cocok untuk saya (pertengahan musim semi). dan semoga, kamu juga bisa meginjakkan kaki ke Hong Kong. Hari Ketiga di Hong Kong adalah harinya slow down. karena saya harus mengatur energi saya dengan baik. hari pertama dan kedua udah dar der dor banget. hari ketiga saya usahakan pace nya lebih lambat. di hari ketiga ini pula saya hanya jalan-jalan berdua dengan Fatimah. karena, Annisa ke Disneyland. KFC Wan Chai dan Jalan Masuk Menuju Wan Chai Market perjalanan kami mulai dari KFC Wan Chai sebagai tujuan sarapan. KFC ini adalah cabang KFC halal terdekat dari apartment, lokasinya persis di depan tram station. ternyata, menu yang ready saat itu baru menu - menu light meal ala KFC seperti sup krim dan omelette. sementara saya dan Fatimah ...

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil Itu..

Rasanya Kuliah di Teknik Sipil itu.. FUN :) yah berkuliah di jurusan yang menangani realisasi dari perencanaan pembangunan. simple nya jurusan yang menghitung kemungkinan bisa tidaknya sebuah rencana bangunan dibangun, atau lebih gampangnya lagi adalah jurusan tukang. adalah jurusan yang 90% peminatnya adalah cowok. dan saya adalah bagian dari jurusan ini. kalian bisa bayangkan, kelas saya. kelas H teknik sipil berjumlah 45 mahasiswa dengan komposisi mahasiswa cowok 43 orang dan mahasiswa cewek 3 orang (termasuk saya). kalau kelas kita dicampur, maksimal cewek dalam satu kelas adalah 9 orang. itu sudah paling banyak. keadaan seperti itu, setiap hari senin-jum'at.  di awal awal masa perkuliahan membuat saya berpikir kayaknya-saya-salah-jurusan-deh. bagi seorang mahasiswa yang selama SMP dan SMA selalu berada di ruang kelas yang satu kelas cewek semua, hal ini sangat baru bagi saya. tapi ini harus saya jalani. dari segi materi, di teknik sipil kamu tidak akan pernah b...

Beryl’s Jalan Panggong Outlet - Kuala Lumpur

  "Riffat, ayo makan buah cokelat"  waktu itu dia petik buah kakao itu, dibukanya, dan disodorkan ke saya "buah cokelat" versi dia.  buah cokelat yang dalam kenyataannya adalah biji kakao. saya masih ingat, rasanya manis dan ada hint pahit. teksturnya seperti buah sirsak versi lebih padat.   rasanya itu adalah awal mula ketertarikan saya dengan cokelat. tetangga saya yang punya pohon kakao di rumahnya.  setelah pengalaman memakan biji kakao mentah itu, perjalanan saya dengan cokelat tidak jauh - jauh dari merek Silverqueen dan Toblerone. trus waktu abah saya pulang dari luar negeri, saya baru tau ada merek cokelat bernama Cadburry. sisanya, ya cokelat ayam murah yang lengket di lidah. lalu, suatu hari saya berkesempatan mengunjungi outlet cokelat ini di Kuala Lumpur. ini bukan sekedar outlet, dia punya costumer experience style yang memberikan transfer knowledge tentang proses bean to bar mulai dari biji kakao sampai ke bentuk akhir cokelat siap makan. mung...